Governance, Risk Management & Compliance

Bidik Segmen Ritel, BSM Sumut Gandeng Pemprov

Kamis 12 Januari 2017 17:41:0

Melalui Nota Kesepahaman tersebut, BSM dan Pemprov Sumut bersepakat untuk bekerjasama dalam penggunaan jasa dan produk keuangan syariah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut.
MEDAN, Stabilitas--Bank Syariah Mandiri (BSM) menandatangani perjanjian nota kesepahaman (Memorantum of Understanding/MOU) dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut), di Medan, Kamis (12/1). Penandatanganan dilakukan oleh Group Head Pawning BSM, Dian Faqihdien Suzabar (Difa) dan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi di Kantor Gubernur Sumut.
 
Melalui Nota Kesepahaman tersebut, BSM dan Pemprov Sumut bersepakat untuk  bekerjasama dalam penggunaan jasa dan produk keuangan syariah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut. Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut berkaitan dengan fokus BSM pada segmen ritel dan juga status BSM sebagai Bank Pembayar Gaji PNS atau Bank BO II, sehingga, PNS yang menghendaki gajinya dibayarkan melalui bank syariah bisa melalui BSM. 
 
BSM menawarkan produk dan jasa khususnya pembiayaan terkait umrah dan haji serta cicil dan gadai emas bagi pegawai negeri di lingkungan Provinsi Sumut.  Produk gadai dan cicil emas bisa digunakan untuk kebutuhan dana mendesak dan investasi, sementara pemasaran produk haji dan umrah sejalan dengan meningkatnya animo masyarakat  untuk beribadah ke Tanah Suci. 
 
Sebelumnya dalam hal serupa BSM juga sudah bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan serta lembaga pemerintah lainnya.
 
Sejalan dengan fokus di segmen ritel, BSM memiliki lima produk unggulan yakni Tabungan dan Tabungan Mabrur Junior, Pembiayaan Gadai dan Cicil Emas, Pembiayaan Griya (KPR), Pembiayaan Mikro, dan Pembiayaan pensiun.               
 
Bank Syariah Mandiri merupakan anak usaha Bank Mandiri. ”Saat ini BSM masih merupakan bank syariah dengan pangsa pasar terbesar dengan kisaran 24-27% untuk sisi aset, dana, serta pembiayaan,” jelas Difa. 
 
Hingga November 2016, aset BSM telah mencapai Rp77,4 Triliun, Pembiayaan Rp54 triliun, dan total penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp68,1 triliun.
 
Lebih jauh Difa menyampaikan untuk Provinsi Sumatera Utara, kinerja BSM mencatatkan perolehan dana pihak ketiga Rp2,87 triliun, Pembiayaan Rp2,04 trilun dan Asset sebesar Rp2,98 triliun.
 
Di Provinsi Sumatera Utara, BSM memiliki 3 area yaitu Area Medan Ahmad Yani, Area Medan Gajah Mada dan Area Pematang Siantar dengan total outlet sejumlah 49 outlet.
 
”Kami berharap penandatanganan MoU ini dapat segera disusul perjanjian kerjasama sehingga kami segera dapat mensupport kebutuhan perbankan syariah jajaran Pemrov Sumut” tutup Difa.
Bidik  Pertumbuhan KPR 13%, BSM Gandeng Ciputra Group

Wed, 12 Apr 2017 - BSM membidik pertumbuhan 13% karena potensi pembiayaan rumah cukup besar mengingat masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah

Perbaiki Kualitas, BSM Bukukan Laba Rp325,4 M

Wed, 01 Mar 2017 - Laba bersih yang dibukukan BSM per Desember 2016 mencapai Rp325,4 miliar

BSM Tawarkan Program Umrah Promo

Mon, 23 Jan 2017 - kerjasama tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian BSM agar masyarakat Indonesia terhindar dari penipuan umrah yang kerap terjadi

BSM Buka Kesempatan Magang Bagi Pelajar dan Mahasiswa

Fri, 09 Dec 2016 - Untuk memenuhi kualifikasi tersebut, BSM membuka kesempatan bagi calon SDM keuangan syariah diantaranya mahasiswa konsentrasi keuangan syariah dan siswa SMK program studi keuangan syariah untuk melakukan praktek kerja lapangan (PKL).

BSM Raih Dana Segar Rp500 Miliar dari Bank Mandiri

Wed, 23 Nov 2016 - Dengan penambahan modal sebesar Rp500 miliar, modal disetor BSM menjadi Rp2,49 triliun dengan jumlah saham Bank Mandiri sebanyak 397,81 juta lembar saham. Adapun modal inti tercatat Rp6,09 triliun.



Non Bank

AXA Mandiri Berikan Penghargaan bagi Bengkel Rekanan Terbaik

Program STAR WORKSHOP AWARD memberikan penghargaan kepa

Gandeng 'tanamduit', Bukalapak Luncurkan Investasi Reksadana

Kelima produk investasi baru yang bekerja sama dengan t

FWD Life dan Bank Mestika Jalin Kerja Sama Bancassurance

Melalui kerjasama bancassurance ini, FWD Life dan Bank

Randi Anto Menjadi Ketua Himppara

Anggota Himppara terdiri dari delapan perusahaan yakni

Portofolio

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Penyelesaian Transaksi Bursa Dua Hari (T+2) Berjalan Lancar

Percepatan transaksi bursa T+2, memiliki tujuan untuk m

Dorong Milenial Investasi, SGE Gelar Festival

Berdasarkan data terbaru dari Bursa Efek Indonesia, gen

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi