Governance, Risk Management & Compliance

2015, Total Investasi Seluler Capai Rp48 Triliun

Selasa 6 Januari 2015 23:13:0

Nlai investasi tahun ini menurun ketimbang tahun lalu oleh karena komponen sharing infrastruktur yang semakin tinggi namun biaya semakin murah.

Jakarta – Tahun ini, empat industri telekomunikasi seluler papan atas di Tanah Air menginvestasikan dananya mencapai 4 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp48 triliun. Empat operator lokal tersebut adalah Telkom group, Indosat, XL, dan Smart.

"Di bidang seluler saja sama telko tahun ini total diperkirakan minimal US$4 miliar dari empat operator sebagai penyelenggara jaringan," ujar Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/1).

Namun demikian, nilai investasi tahun ini menurut dia menurun ketimbang tahun lalu. Hal ini karena investor mengharapkan efisiensi industri mulai dari komponen infrastruktur. Jika komponen sharing infrastrukturnya semakin tinggi maka biaya secara industri semakin rendah.

"Kalau biayanya semakin rendah diharapkan affordability, daya beli masyarakat makin bagus," lanjut Rudiantara. Total investasi tersebut dikatakannya tidak berubah tapi diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri lebih besar.

Pemerintah sendiri juga tidak akan melakukan floor price dalam kompetisi sharing price diantara empat operator tersebut. Floor price tidak dilakukan karena aspek kompetisi dan pilihan layanan dan harga. Itu semua masalah bisnis untung rugi yang mana untung atau rugi tidak boleh berlebihan. Dari empat operator tersebut Telkom group tercatat paling besar presentasenya mencapai 40 – 45 persen.

Sementara terkait soal PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), Rudiantara mengemukakan tahun lalu tercapai Rp13 triliun dan tahun ini ditargetkan kurang lebih sama. Tapi dia mencatat PNBP tidak bisa dijadikan satu-satunya sektor pertumbuhan industri.

Rudiatanra pun masih berharap PNBP tidak naik tinggi-tinggi. Kalau bisa setara dengan pajak agar penerimaan pemerintah akan jauh lebih tinggi. Pelemahan kurs dikemukakannya tidak begitu banyak mempengaruhi industri telekomunikasi.

"Ada tapi enggak terlalu banyak, enggak sampai 10 persen, pengaruh yang paling banyak di interest-nya, kalau utang atau obligasi banyak dalam dollar Amerika Serikat, bunganya akan lebih besar," pukas dia.

OJK & Bareskrim Polri Sepakat Berantas Investasi Ilegal

Fri, 02 Aug 2019 - Dalam rangka penindakan terhadap fintech peer-to-peer lending ilegal tersebut, Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat melaporkan entitas tersebut ke Kepolisian Republik Indonesia apabila ditemukan ada unsur pidana.

Dituduh Rugikan Nasabah, Northcliff Minta Waktu Bertemu OJK

Mon, 29 Jul 2019 - Tim Waspada Investigasi OJK berencana akan memanggil NCI lantaran keluhan satu nasabah yang merasa dirugikan. Namun pihak NCI akan menjelaskan sendiri hal tersebut ke pihak otoritas.

TBIG Siapkan Global Bond Hingga US$850 Juta

Tue, 21 May 2019 - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk bersiap menerbitkan global bond dengan total nilai diperkirakan hingga US$850 juta.

Satgas Hentikan 144 Fintech Lending Ilegal

Sun, 28 Apr 2019 - Satgas juga hentikan 73 entitas penawaran investasi tanpa izin

OJK Kembali Hentikan 168 Fintech & 47 Investasi Ilegal

Wed, 13 Mar 2019 - Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya. Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima.

BKPM Lirik Investasi Sektor Pendidikan

Wed, 13 Feb 2019 - Kepala BKPM sedang menggarap proyek investasi di sektor pendidikan. Selain sektor pendidikan, dirinya juga tengah mempertimbangkan penanaman modal di sektor jasa seperti rumah sakit.


Non Bank

Adira Insurance Buka Kantor Perwakilan di Pusat Perbelanjaan

Keberadaan kantor representatif Adira Insurance ingin m

Gandeng Ralali.com, ASM Maksimalkan E Commerce

Secara korporasi, kerjasama dengan Ralali.com ini juga

Koperasi Obor Mas Melakukan Spin Off dan Membentuk Holding

Spin off dilakukan untuk mengembangkan usaha koperasi k

Merchant Cashlez Terima Pembayaran dengan GoPay

Lebih dari 6.000 Merchant Cashlez Bisa Terima Pembayara

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi