Governance, Risk Management & Compliance

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Kamis 6 Desember 2018 18:7:0

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah itu sendiri tapi ada faktor modal di luar pasar modal syariah yang dampaknya positif terhadap pasar modal syariah.

JAKARTA-Stabilitas— Adiwarman Karim, Pengamat Ekonomi sekaligus Founding Partner Karim Consulting dalam Seminar Outlook Pasar Modal 2019 mengatakan,prospek industri pasar modal syariah di 2019 lebih positif dari 2018.

Dikatakannya,perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah itu sendiri tapi ada faktor modal di luar pasar modal syariah yang dampaknya positif terhadap pasar modal syariah.

"Outlook dibagi ke semester 1 dan 2. Di semester 1 kebijakan moneter akan lebih ketat. Semester 1 merupakan periode yang krusial karena puncak terjadi tekanan eksternal yakni kebijakan moneter yang lebih ketat, tren pelemahan rupiah dan kenaikan tingkat bunga The Fed,"ungkap Karim.

Menurut Karim, tekanan eksternal tahun depan dapat diidentifikasi menjadi tiga hal. Pertama, kebijakan moneter yang lebih ketat. Tren pelemahan rupiah, kenaikan harga minyak, kenaikan tingkat bunga AS, yang ketiganya akan terefleksi pada kenaikan tingkat bunga acuan BI.

Karim menjelaskan, banyak proyek infrastruktur yang dibiayai oleh bank akan dibiayai ulang oleh pasar modal melalui penerbitan sukuk.Saat ini banyak proyek infrastruktur yang menggunakan dana dari bank.

"Ketika IDC grace periodeselesai, maka mulai bayar cicilan pokok dengan merubah pembiayaan yang asalnya dari bank ke pasar modal dengan menerbitkan sukuk untuk melunaskan pinjaman dari bank"

Jika dilihat, tambah Karim, kebutuhan tambahan modal juga mendorong Initial Public Offering (IPO) perusahaan meskipun liquiditas mengetat.Likuiditas perbankan yang makin ketat akan mendorong pelaku usaha mencari sumber dana dari pasar modal.

"Penawaran saham, penerbitan sukuk, EBAS SP dan produk pasar modal lainnya akan menjadi pilihan melengkapi keterbatasan likuiditas sektor perbankan,"pungkas Karim.

Muliaman: Keuangan Syariah Solusi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Mon, 10 Oct 2016 - “Prinsip-prinsip khas keuangan syariah memihak pada pemerataan pendapatan dan berorientasi pada kegiatan sosial lingkungan…”



Non Bank

IdEA Akan Gelar Pasar E-Commerce 2019

Menyadari potensi besar industri e-commerce di Indonesi

Penetrasi Pasar Jadi Tantangan E-commerce menjadi Unicorn

Asosiasi E-commerce Indonesia menilai penetrasi pasar b

Chubb Life Tunjuk Budi Tatawidjaja Sebagai Direktur Kepatuhan

PT Chubb General Insurance mengangkat Budi Tatawidjaja

Riset HSBC: Baru 30 Persen Orang Indonesia Sadar Investasi

Penelitian HSBC menunjukkan masih banyak orang Indonesi

Portofolio

Hadirkan Produk Derivatif GOFX, Pasar ICDX Semakin Liquid

GOFX adalah kelompok produk derivatif komoditi, terdiri

Pemanfaatan data Dispendukcapil, KSEI: Pembuatan Rekening Lebih Mudah

kerjasama ini dilakukan untuk memperdalam pasar investa

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi