Governance, Risk Management & Compliance

Akhirnya, ICDX Siap Perdagangkan Cryptocurrency di Indonesia

Jumat 13 Juli 2018 8:48:0

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) telah memasukkan produk cryptocurrency ke dalam daftar komoditas yang diperdagangkan di bursa berjangkanya.

JAKARTA-Setelah memunculkan kontroversi lantaran tak juga mendapatkan pengakuan dari kalangan otoritas, kini para pegiat mata uang digital (cryptocurrency) bisa bernafas lega. Adalah Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) atau Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) yang telah memasukkan produk cryptocurrency ke dalam daftar komoditas yang diperdagangkan di bursa berjangkanya. Keputusan itu diambil seiring dengan telah dibukanya ijin produk cryptocurrency sebagai komoditas bursa berjangka oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Ijin tersebut disampaikan langsung oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). “(Kebijakan) Ini kami lakukan untuk mencegah pasar ilegal sekaligus mensosialisasikan pasar komoditas di kalangan milenial. Sekarang banyak orang sudah menggunakan produk forex. Tapi kalau produknya ilegal bisa berbahaya. Uang tidak akan kembali. Ini banyak sekali di internet, berbahaya dan membuat biayanya jadi sangat mahal,” ujar Direktur Utama ICDX, Lamon Rutten, di Jakarta, Jumat (13/7).

Karena kini produk cryptocurrency di ICDX legal, menurut Lamon, maka sudah bisa dipastikan bahwa produknya juga akan jauh lebih murah dibanding produk cryptocurrency lain yang sudah lebih dulu ada. Selain murah, faktor keamanan juga menjadi keunggulan lain karena sudah mengantongi regulasi dari kalangan otoritas. Laon pun berharap jumlah investor ICDX akan lebih bertambah dan menggunakan cryptocurrency futures sebagai salah satu format investasinya. Pasalnya, ICDX bakal menawarkan harga kontrak berjangka dengan nilai minimum US$10.000 atau lebih rendah dari biasanya hingga US$100.000.

“Hingga saat ini, persiapan cryptocurrency tersebut telah mencapai 80% sehingga ditargetkan mata uang digital tersebut dapat diperdagangkan paling lambat pada Desember tahun ini. Akan ada empat produk yang kami perdagangkan, tapi belum bisa dipastikan sekarang. Tunggu saja,” tegas Lamon.



Non Bank

AXA Mandiri Berikan Penghargaan bagi Bengkel Rekanan Terbaik

Program STAR WORKSHOP AWARD memberikan penghargaan kepa

Gandeng 'tanamduit', Bukalapak Luncurkan Investasi Reksadana

Kelima produk investasi baru yang bekerja sama dengan t

FWD Life dan Bank Mestika Jalin Kerja Sama Bancassurance

Melalui kerjasama bancassurance ini, FWD Life dan Bank

Randi Anto Menjadi Ketua Himppara

Anggota Himppara terdiri dari delapan perusahaan yakni

Portofolio

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Penyelesaian Transaksi Bursa Dua Hari (T+2) Berjalan Lancar

Percepatan transaksi bursa T+2, memiliki tujuan untuk m

Dorong Milenial Investasi, SGE Gelar Festival

Berdasarkan data terbaru dari Bursa Efek Indonesia, gen

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi