Governance, Risk Management & Compliance

Allianz Indonesia Ikuti Perkembangan Fintech Tingkatkan Penetrasi Asuransi

Kamis 4 April 2019 12:45:0

Dengan mempertimbangkan pesatnya perkembangan fintech, Allianz mempertimbangkan sinergi fintech untuk mendukung penetrasi asuransi dan inklusi keuangan di Indonesia.

JAKARTA, Stabilitas-- Perusahaan jasa keuangan berbasis teknologi informasi atau financial technology (fintech) telah tumbuh dengan pesat di tanah air sejalan dengan kondisi demografi dan bertambahnya infrastruktur internet yang terus berkembang dalam lima tahun terakhir. Rendahnya inklusi keuangan juga membuat fintech menjadi alternatif bagi masyarakat yang belum tersentuh jasa keuangan karena bisa menembus masyarakat hingga lapisan paling bawah. Demikian disampaikan Chief Operation Officer Allianz Utama Indonesia Fabian Huber saat mengisi pada seminar yang mengangkat topik "Digital Opportunities to Enhance the Financial Services Sector Innovation" di Jakarta.

"Berangkat dari kondisi tersebut, perusahaan mendukung program pemerintah dalam hal ini OJK untuk meningkatkan penetrasi asuransi dan literasi keuangan maupun inklusi keuangan, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia siap mengikuti perkembangan fintech dan bersinergi untuk perkembangan bisnis perusahaan,"kata Fabian.

Selain itu dia mengatakan, perusahaan juga menyadari bahwa saat ini pasar bergerak ke generasi milenial, dimana generasi tersebut akan mendominasi menjadi target pasar terbesar selanjutnya dan identik dengan digitalisasi, sehingga memberikan peluang bagi pengembangan fintech pada perusahaan asuransi.
"Kami menyadari bahwa tren digital menjadi peluang besar untuk berinovasi. Untuk itu, kami terus melakukan transformasi digital dan sejumlah inovasi khususnya di bidang layanan berbasis digital untuk memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah."kata dia.

Lebih jauh dikatakan Fabian, berbagai inovasi lain yang juga telah dilakukan oleh Allianz Indonesia diantaranya dengan menjadi salah satu perintis di industri asuransi yang sejak awal telah berinvestasi serta bekerja sama dengan unicorn terbaik di Indonesia. Tidak hanya itu, perluasan kerja sama dengan mitra digital, agregator maupun perusahaan startup fintech juga dilakukan untuk bersama-sama melakukan sinergi mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh industri asuransi saat ini.

"Allianz Indonesia menyadari bahwa layanan yang cepat dan mudah adalah syarat mutlak untuk memenangkan hati nasabah dan mitra bisnis pada era ekonomi digital & disrupsi digital saat ini. Melalui kerja sama bisnis yang strategis dengan beberapa mitra digital, agregator maupun perusahaan start up fintech kami memastikan produk dan layanan asuransi dapat semakin dirasakan manfaatnya, kian mudah diakses oleh masyarakat, serta mudah dipahami oleh semua jenis nasabah," ungkap Peter van Zyl, Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia yang turut hadir dalam kesempatan yang sama.

Dirinya menambahkan, perkembangan teknologi digital secara tidak langsung membawa upaya percepatan akses jasa keuangan kepada lebih banyak orang. Sinergi antara platform digital dengan penyedia layanan keuangan, seperti bank, asuransi dan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak orang mendapatkan layanan keuangan yang layak, sehingga inklusi keuangan meningkat dan literasi keuangan dapat tersebar di seluruh Indonesia.



Non Bank

Kian Mudah, Adira Perkenalkan Klaim #1JariBeres

Sepanjang tahun 2019, Adira Insurance telah menerima 4.

Kredivo Luncurkan Inovasi Terbaru

Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih opsi cicila

Adira Insurance Buka Kantor Perwakilan di Pusat Perbelanjaan

Keberadaan kantor representatif Adira Insurance ingin m

Gandeng Ralali.com, ASM Maksimalkan E Commerce

Secara korporasi, kerjasama dengan Ralali.com ini juga

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi