Governance, Risk Management & Compliance

Antisipasi Ramadhan dan Idul Fitri , Mandiri Siapkan Rp54,9 Triliun

Jumat 10 Mei 2019 12:28:0

Mandiri mengalokasikan sekitar 82 persen untuk memenuhi ketersediaan dana di mesin-mesin ATM Mandiri, sedangkan 18 persen akan ditempatkan di kantor cabang

JAKARTA, Stabilitas– Bank Mandiri menyiapkan dana tunai sebesar Rp54,9 triliun atau sekitar Rp1,9 triliun per hari untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai di masyarakat pada Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Menurut Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi, antisipasi tersebut akan diberlakukan selama 28 hari kerja pada 13 Mei – 9 Juni 2019 karena alokasi dana tunai harian meningkat sekitar 19 persen dari rata-rata kebutuhan harian pada kondisi normal.

"Alokasi dana tunai yang disiapkan tersebut telah memperhitungkan kebutuhan dana masyarakat, terutama nasabah korporasi mengingat masa pembayaran gaji bulan Mei diperkirakan akan berbarengan dengan Tunjangan Hari Raya (THR) pada sekitar akhir Mei." ungkap Hery.

Dari besaran tersebut, dia melanjutkan, pihaknya mengalokasikan sekitar 82 persen untuk memenuhi ketersediaan dana di mesin-mesin ATM Mandiri, sedangkan 18 persen akan ditempatkan di kantor cabang.

"Untuk mengantisipasi peningkatan transaksi tunai di ATM menjelang libur Idul Fitri, kami akan melakukan pengisian limit maksimal di setiap ATM Mandiri sejak pekan kedua Mei hingga pekan pertama Juni 2019," imbuh Hery

Hery menambahkan, Bank Mandiri akan menyiapkan jaringan IT secara optimal untuk memastikan seluruh operasional channel pembayaran elektronik lainnya, seperti jaringan ATM, SMS Banking, Mandiri Online dan Mandiri Call 14000 tetap terjaga dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga selama liburan.

"Seluruh layanan perbankan 24 jam ini menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi seperti Informasi rekening, Transaksi Transfer, Transaksi Pembayaran Listrik, Air, Telepon/Handphone, Kartu Kredit, Tiket Pesawat dan Kereta Api, Pajak, Pendidikan, Asuransi, Televisi Berlangganan, Internet, Pembelian isi ulang Pulsa."papar Hery.

Adapun pada masa libur Idul Fitri pada 3-7 Juni 2019, Hery mengungkapkan, Bank Mandiri akan tetap mengoperasikan 385 cabang di seluruh Indonesia secara bergantian untuk memberikan layanan perbankan terbatas kepada masyarakat, termasuk untuk pembayaran Delivery Order pembelian BBM oleh SPBU-SPBU dan pembayaran pajak.

"Informasi terkait kantor-kantor cabang yang operasional pada saat libur Idul Fitri akan dapat diketahui nanti melalui website www.bankmandiri.co.id," kata Hery.

Sedangkan untuk membantu masyarakat melakukan penukaran uang kecil, katanya, Bank Mandiri menyiapkan 2 unit Mandiri Mobil (Mamo) untuk melayani penukaran uang bagi masyarakat, masing-masing di kawasan Monas pada 13-17 Mei 2019 dan Musium Bank Indonesia Kota pada 20-24 Mei 2019

Sementara itu di sisi lain, sebagai dukungan pada mobilitas masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik pada musim libur Idul Fitri 1440 H, Hery mengatakan pihaknya juga telah meningkatkan ketersediaan uang elektronik Mandiri e-money untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran tol.

Untuk itu, kata Hery, Bank Mandiri juga meningkatkan kerjasama dengan merchant-merchant mitra melalui Indomaret, Alfamart, PVJ Mall, Jogjamart, Gramedia, Gunung Agung, Mitra 10, Merchant Online (Tokopedia, Shopee, Blibli, Bhinneka, Dinomarket, JD. ID, dan Es.ID) dan lain-lain.

Hingga April 2019, kartu Mandiri E-money yang telah diterbitkan Bank Mandiri mencapai hampir 18 juta kartu dengan nilai transaksi selama Januari-April 2019 sebesar Rp 4,8 triliun, dimana 89 persen transaksi dilakukan pada gerbang tol.

Adapun ruas jalan tol yang dapat diakses kartu Mandiri E-money mencapai sebanyak 49 ruas, sepanjang lebih dari 1.100 km, antara lain ruas tol sepanjang Pelabuhan Merak sampai ke Surabaya. (Is)

Libur Lebaran Bank Mandiri Tetap Operasikan 350 Cabang

Mon, 27 May 2019 - Informasi mengenai cabang yang beroperasi pada hari libur dapat diakses melalui website Bank Mandiri serta call center 14000.

Cetak Laba Rp25 Triliun, Mandiri Bagikan Deviden Rp11,2T

Thu, 16 May 2019 - Dalam RUPS tersebut juga disepakati pengangkatan kembali Askolani sebagai komisaris perusahaan. Selain itu pemegang saham juga sepakat perubahan nomenklatur.

Ekonom Mandiri Sebut Ada Kemungkinan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Wed, 15 May 2019 - Bank Indonesia diprediksi hanya akan menurunkan 25 basis poin dari suku bunga acuan saat ini di level 6 persen dengan memperhatikan 3 faktor, salah satunya tingkat inflasi yang stabil dan terjaga.

LPS Putuskan Pertahankan Suku Bunga Penjaminan

Mon, 13 May 2019 - Keputusan mempertahankan suku bunga penjaminan ini diambil dengan mempertimbangkan tren suku bunga yang melandai, kondisi likuiditas yang membaik serta stabilitas sistem keuangan yang berada dalam kondisi stabil.

Wuling Finance Gandeng Sinar Mas Beri Akses Pembiayaan Kendaraan

Mon, 13 May 2019 - Melalui keja sama ini, Sinar Mas berinvestasi melalui Sinar Mas Multiartha berupa 19 persen kepemilikan saham di Wuling Finance



Non Bank

Ekonom DBS Perkirakan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Ada beberapa faktor yang mendukung BI turunkan bunga ac

Sequis Hadirkan Produk untuk Milenial

M!Protection adalah produk asuransi yang diperuntukkan

Resmi Diluncurkan, LinkAja Kenalkan Jajaran Manajemen dan Pencapaian

Meski baru resmi diluncurkan, LinkAja tercatat telah be

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi