Governance, Risk Management & Compliance

APT Tuntut Seluruh Aksi Korporasi BFI Finance Ditangguhkan

Rabu 8 Agustus 2018 8:12:0

Berbekal putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menyatakan bahwa kepemilikannya atas 32,32 saham BFI Finance adalah sah, pihak APT pun meminta semua pihak untuk menghormati produk hukum yang mengikat tersebut.

JAKARTA-Permasalahan sengketa saham antara PT BFI Finance Tbk dan PT Aryaputra Teguharta (APT) terus bergulir dan bahkan memasuki babak baru. Berbekal putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menyatakan bahwa kepemilikannya atas 32,32 saham BFI Finance adalah sah, pihak APT pun meminta semua pihak untuk menghormati produk hukum yang mengikat tersebut. Hal itu berdampak pada seluruh aksi korporasi perusahaan berkode emiten BFIN itu, tak terkecuali transaksi jual-beli saham yang melibatkan pihak lain, yaitu Compass Banca SpA. “Kami sudah surati pihak Compass Banca SpA agar mereka dapat menangguhkan dulu transaksi yang akan mereka lakukan terkait saham BFIN, karena obyek yang akan mereka perjualbelikan masih sedang dalam sengketa,” ujar ujar kuasa hukum APT, Asido M. Panjaitan, di Jakarta, Rabu (8/8).

Karena masih dalam proses sengketa, menurut Asido, sudah seharusnya perusahaan keuangan asal Italia itu menerapkan prinsip hukum caveat emptor, bahwa pihak pembeli harus awas dan menunjukkan itikad baik jika dia tahu objek yang ditransaksikan sedang dalam sengketa. Terlebih, Compass Banca SpA adalah perusahaan internasional yang seharusnya lebih ketat dalam tingkat kepatuhannya atas status hukum yang tengah berlaku. Sayangnya, saat pihak APT meminta semua pihak agar menghormati putusan PTUN dengan menangguhkan seluruh transaksi yang berkaitan dengan BFI Finance, Trinugraha Capital & Co SCA selaku pemegang 42,8 persen saham BFIN justru telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sale purchase agreement/CSPA) dengan Compass dan juga beberapa investor lain. Karena dianggap tidak memiliki iktikad baik, pihak APT pun berharap agar PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku regulator di industri pasar modal nasional turut bisa berperan dalam upaya menjalankan putusan PTUN tersebut. “Sebagai yang punya kewenangan di pasar modal, kami harap juga ada tindakan konkret dari BEI untuk menertibkan, yaitu dengan meminta pihak BFI Finance untuk menunda dulu seluruh aksi korporasinya sampai sengketa yang ada terselesaikan,” tegas Asido. (TSA)



Non Bank

Bhinneka Life Kenalkan Asuransi pada Petani Tasikmalaya

“Dalam tiga tahun ke depan, kita akan memberikan eduk

Dorong Profesionalisme, AAJI Berharap 50% Agen Asuransi Jiwa Masuk MDRT

Kendati anggota MDRT Indonesia masih sekira 1 persen da

"The Gade Clean and Gold" Menukar Sampah menjadi Tabungan Emas

Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya b

PEFINDO Biro Kredit dan Trimegah Sekuritas Resmikan Perjanjian Keanggotaan

“Kami menyambut baik bergabungnya Trimegah Sekuritas

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi