Governance, Risk Management & Compliance

ASEAN Soroti Ekspor Produk Berfungsi Ganda

Sabtu 17 Agustus 2019 12:35:0

Salah satu hal yang dibahas dan didiskusikan dalam pertemuan tersebut adalah daftar produk-produk UE yang berfungsi ganda.

HANOI, Stabilitas – Kementerian Perdagangan turut berperan aktif dalam pertemuan perdana dengan Uni Eropa (UE) mengenai kontrol ekspor (export control) di kawasan Asia Tenggara terhadap produk-produk berfungsi ganda (dual-use goods). Pertemuan "Kick-off Meeting of Europe Union Partner-to-Partner (EU P2P) Export Control Programme for Dual-Use Goods in South East Asia, 2019–2021" ini berlangsung pada 14-15 Agustus 2019 di Hanoi, Vietnam. Hadir dalam pertemuan tersebut negara-negara di Asia Tenggara, kecuali Myanmar dan Singapura, delegasi dari Amerika Serikat sebagai pengamat.

"Indonesia berpartisipasi aktif dalam pertemuan tersebut mengingat semakin berkembangnya perdagangan internasional yang bernilai tambah dan berteknologi tinggi. Selain itu, kasus-kasus perdagangan juga semakin berkembang, yaitu yang terkait dengan transit, layanan alih muat (transhipment), dan re-ekspor untuk produk-produk yang memiliki fungsi ganda di pasar dunia," jelas Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Olvy Andrianita.

Pengawasan ekspor atau di beberapa negara dikenal sebagai Pengawasan Perdagangan Strategis (Strategic Trade Control/STC) adalah pengawasan atau tata kelola perdagangan internasional untuk barang dan teknologi yang memiliki fungsi ganda. Produk-produk berfungsi ganda tersebut dapat diekspor dan digunakan sebagai produk dengan fungsi sebagaimana mestinya, namun bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan senjata pemusnah massal (senjata nuklir, senjata militer, dan peralatan intelijen).

Tidak mudah untuk mengidentifikasi produk-produk yang dikategorikan sebagai produk-produk berfungsi ganda. Namun, produk-produk tersebut, antara lain berupa perangkat lunak, produkproduk berteknologi tinggi, bahan-bahan kimia, bakteri, virus, dan toksin. Produk-produk tersebut dapat digunakan menjadi senjata pemusnah massal tanpa dimodifikasi terlebih dahulu.

Olvy menyampaikan, pertemuan ini digelar sebagai wadah untuk memperkenalkan Program EU P2P serta forum bertukar pikiran antara negara-negara di ASEAN mengenai kebijakan STC di negara masing-masing.

"Dalam pertemuan tersebut, masing-masing otoritas yang berwenang dalam STC saling berbagi informasi mengenai posisi di masing-masing negara," imbuh Olvy.

Olvy juga menjelaskan, hal-hal yang dibahas dan didiskusikan dalam pertemuan tersebut antara lain daftar produk-produk UE yang berfungsi ganda, pembuatan konsep kerangka hukum, perizinan ekspor dan impor, perantara jual beli (broker), serta pengawasan dan pemantauan untuk agensi terkait, termasuk pendekatan kepada industri.

Yang perlu digarisbawahi pula adalah, pengawasan ekspor bukanlah pembatasan perdagangan, namun merupakan mekanisme pangawasan. Di ASEAN, negara-negara yang telah menerapkan STC, antara lain Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Negara ASEAN yang sudah memiliki STC yaitu Singapura (2010) dan Malaysia (2011). Sementara Filipina dan Thailand masih dalam proses menerapkan peraturan terkait STC. Sedangkan Indonesia berencana untuk menyusun STC. Melalui pertemuan ini, UE dan negara-negara di Asia Tenggara berupaya membangun diskusi lebih lanjut terkait STC.

"STC merupakan langkah yang tepat bagi Indonesia. Selain sebagai langkah antisipatif untuk mengamankan dunia dari penyalahgunaan produk-produk tersebut, juga dapat meningkatkan kinerja ekspor Indonesia khususnya untuk produk-produk elektronik berteknologi tinggi dan bernilai tambah, guna mendorong industri dalam negeri," tandas Olvy.

Label dan Sertifikat Halal Tetap Diwajibkan Dalam Importasi Hewan

Thu, 12 Sep 2019 - Pemenuhan jaminan halal juga dipersyaratkan ketika produk hewan akan diperdagangkan di dalam wilayah NKRI melalui kewajiban pencantuman label halal sebagaimana diatur dalam Pasal 10 PP No. 69 Tahun 1999 Tentang Label dan Iklan Pangan

Indonesia Perbarui Aturan Impor Ayam

Fri, 06 Sep 2019 - Penyesuaian aturan dilakukan dengan cara mengharmonisasikan kepentingan nasional, kesehatan masyarakat dan aturan yang telah disepakati oleh Indonesia di WTO.

Kemendag Matangkan Strategi Hadapi Risiko Global

Thu, 05 Sep 2019 - Langkah-langkah strategis reformasi perdagangan dan investasi, yaitu mengutamakan produk olahan bernilai tambah dan memperbaiki manajemen impor, melalui ketersediaan barang modal dan setengah jadi dengan harga yang kompetitif.

Dukungan UKM Produk Dekorasi Masuk Pasar Eropa

Fri, 16 Aug 2019 - Dalam program ini, fokus produk terbagi atas produk dekorasi rumah berbahan kayu, rotan, maupun serat alami lainnya.

Kemendag Perketat Syarat Mutu Barang

Thu, 25 Jul 2019 - Veri menuturkan, saat ini Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk atau barang-barang yang beredar belum semua diberlakukan secara wajib.



Non Bank

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa QII 2019 Tumbuh 31,9%

Di kuartal Kedua 2019, total Pendapatan Premi memang me

AAJI Gali Potensi Pasar Asuransi Jiwa di Segmen Milenial

AAJI kembali menyelenggarakan DRIM AAJI 2019 pada 25-27

Dukung Inklusi Keuangan, Cigna Bermitra dengan Lifepal

PT Asuransi Cigna meresmikan kerja sama dengan Lifepal,

Perluas Pasar Sumatera, Generali Resmikan Kantor Baru di Palembang

Pembukaan kantor lantaran didukung oleh potensi dan tin

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi