Governance, Risk Management & Compliance

Askrindo Jamin Aset Pelindo III Sebesar Rp 12,2 Triliun

Selasa 6 Februari 2018 14:49:0

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) baru saja menandatangani kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III terkait kerjasama penjaminan risiko atas aset yang dimiliki oleh Pelindo III.

JAKARTA-PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) baru saja menandatangani kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III terkait kerjasama penjaminan risiko atas aset yang dimiliki oleh Pelindo III. Kerjasama ini sekaligus sebagai wujud sinergi antar BUMN yang dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi concern pemerintah melalui Kementerian BUMN. Direktur Operasional Komersil Askrindo, Dwi Agus Sumarsono menjelaskan, pihaknya melakukan penutupan asuransi aset milik Pelindo III beserta groupnya antara lain, PT Terminal Teluk Lamong, PT Pelindo Service Marine Service, PT Pelindo Husada Citra (PHC), PT Pelindo Energi Logistrik, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia dan PT Berlian Manyar Sejahtera. “Total Aset Pelindo III dan Group yang diasuransikan oleh Askrindo sebesar Rp12,2T selama periode asuransi 1 tahun kedepan,” ujar Dwi, dalam keterangan resminya, Senin (5/2).

Dwi menjelaskan, beberapa jenis asuransi yang dicover oleh Askrindo diantaranya meliputi Property All Risk Insurance (PAR), Earthquake Insurance, Movable All Risk Insurance, Contraktor Plant Machinery Insurance, Civil Engineering, Completed Risk Insurance hingga Marine Hull Insurance. Ke depan menurut Dwi pihaknya juga bakal menawarkan kepada vendor-vendor Pelindo III beserta anak-anak usahanya baik untuk mengcover pembiayaan penjaminan ataupun untuk mengcover asuransi aset-asetnya. “Kita nantinya juga akan mengcover atas pengembangan aset Pelindo III yang lain, seperti jalan tol serta kapal-kapal yang masuk ke kawasan Pelindo III yang belum di cover oleh asuransi,” tegas Dwi.



Non Bank

IdEA Akan Gelar Pasar E-Commerce 2019

Menyadari potensi besar industri e-commerce di Indonesi

Penetrasi Pasar Jadi Tantangan E-commerce menjadi Unicorn

Asosiasi E-commerce Indonesia menilai penetrasi pasar b

Chubb Life Tunjuk Budi Tatawidjaja Sebagai Direktur Kepatuhan

PT Chubb General Insurance mengangkat Budi Tatawidjaja

Riset HSBC: Baru 30 Persen Orang Indonesia Sadar Investasi

Penelitian HSBC menunjukkan masih banyak orang Indonesi

Portofolio

Hadirkan Produk Derivatif GOFX, Pasar ICDX Semakin Liquid

GOFX adalah kelompok produk derivatif komoditi, terdiri

Pemanfaatan data Dispendukcapil, KSEI: Pembuatan Rekening Lebih Mudah

kerjasama ini dilakukan untuk memperdalam pasar investa

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi