Governance, Risk Management & Compliance

AXA Mandiri Serahkan Dana Tabarru

Kamis 15 Juni 2017 12:8:0

Selama tahun 2016 nilai total surplus underwriting yang berhasil diperoleh AXA Mandiri mencapai lebih dari Rp642 juta

Jakarta, Stabilitas– PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) kembali mewujudkan komitmennya untuk menjalankan amanah para pemegang polis asuransi syariah dengan menyerahkan sebagian surplus underwriting atau kumpulan dana dari pemegang polis syariah, yang biasa disebut dengan dana tabarru kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), di Jakarta, Rabu (14/6).

President Director of AXA Mandiri, Jean-Philippe Vandenschrick mengatakan, surplus underwriting tersebut berasal dari aktivitas produk asuransi syariah AXA Mandiri. “Selama tahun 2016 nilai total surplus underwriting yang berhasil diperoleh AXA Mandiri mencapai lebih dari Rp642 juta”, kata Jean-Philippe. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, penyerahan dana dilakukan kepada Baznas yang kemudian akan menyalurkan dana tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut Jean-Philippe menjelaskan bahwa penyaluran dana melalui kerjasama dengan Baznas ini, selain merupakan wujud nyata komitmen AXA Mandiri dalam menjalankan amanah para nasabah asuransi syariah, juga merupakan sebuah kegiatan yang sejalan dengan tujuan perusahaan yaitu “empower people to live better life”. “Kami bersyukur bahwa seluruh elemen dalam AXA Mandiri, terutama para pemegang polis dapat membantu dan memberdayakan sesama melalui hibah dana tabarru ini. Kami serahkan dana tersebut kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), guna mendukung progam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang dikelola oleh BAZNAS,” tambah Jean-Philippe.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA menjelaskan bahwa kerjasama ini sangat penting bagi upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. “Kami terus mendukung komitmen AXA Mandiri untuk menyalurkan sebagian surplus underwriting demi kesejahteraan umat. Dana tabarru produk asuransi syariah ini jelas bermanfaat bagi masyarakat yang menerima,” tutur Bambang. Ia juga mengharapkan agar kerjasama ini dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga dapat menjadi contoh nyata bagi sektor swasta lain untuk melakukan kegiatan positif yang serupa. Sebagian dana ini nantinya akan digunakan untuk menyediakan paket Ramadhan berisi bahan makanan untuk kebutuhan sehari-hari hingga hari raya yang akan diserahkan kepada masyarakat di sekitar AXA Tower Kuningan.

Sementara itu, Director of In-Branch Channel AXA Mandiri Tisye Diah Retnojati menambahkan bahwa dana surplus underwriting didapatkan dari hasil selisih dari total kontribusi para Peserta Asuransi Syariah ke dalam dana tabarru setelah dikurangi pembayaran santunan atau klaim, kontribusi reasuransi dan penyisihan teknis, dalam satu periode tertentu. Melalui produk asuransi syariah, AXA Mandiri berusaha untuk memenuhi kebutuhan perlindungan yang dikelola dengan prinsip syariah bagi keluarga muslim. Pada tahun 2015 AXA Mandiri telah menyediakan perlindungan asuransi syariah melalui lebih dari 20 ribu polis asuransi dan pada tahun 2016 meningkat menjadi lebih dari 33 ribu polis asuransi syariah.

“Sementara dari sisi pendapatan premi, di tahun 2015 kami mencatatkan pendapatan premi sebesar lebih dari Rp342 miliar yang meningkat 17% menjadi lebih dari Rp399 miliar di tahun 2016,” tambah Tisye. Saat ini AXA Mandiri memiliki beberapa produk asuransi syariah seperti Asuransi Mandiri Sejahtera Cerdas Syariah, Asuransi Mandiri Proteksi Kesehatan Syariah, Mandiri Rencana Sejahtera Syariah dan lain-lain yang dipasarkan melalui Bank Syariah Mandiri. 



Non Bank

Presiden Jokowi: Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kebijakan yang Akomodatif

Pengaturan yang akomodatif menjadi semakin penting, aga

Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Guru Se-Yogyakarta

Mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi d

Mandiri Inhealth Tangani 447 Kasus di Asian Games 2018

Bukti dukungan Mandiri Inhealth dalam ajang Asian Games

OJK Temukan 182 Fintech dan 10 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Jumlah peer to peer lendingtidak berijin yang ditemukan

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi