Governance, Risk Management & Compliance

Axinan dan Bukalapak Hadirkan Asuransi Barang

Rabu 28 Agustus 2019 22:12:0

Konsumen yang berbelanja di platform Bukalapak kini dapat memilih untuk mengasuransikan barang belanjaan mereka dari kerusakan atau kehilangan saat pengiriman.

JAKARTA, Stabilitas-- Axinan, perusahaan insurtech (insurance technology) berbasis di Singapura, hari ini mengumumkan kemitraan mereka dengan perusahaan eCommerce Indonesia, Bukalapak. Kedua perusahaan berkolaborasi di bidang perlindungan elektronik dan pengiriman barang, dengan Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia) sebagai penanggung asuransi.

Victor Lesmana, Director of Payment, Fintech, and Virtual Products Bukalapak mengatakan, kemitraan ini memberikan solusi bagi pelapak dan konsumen di platform Bukalapak. Dengan fitur harga dinamis yang dapat disesuaikan dan manajemen klaim yang sudah menggunakan sistem digital.

"Melalui igloo, produk Axinan, konsumen yang berbelanja di platform Bukalapak kini dapat memilih untuk mengasuransikan barang belanjaan mereka dari kerusakan atau kehilangan saat pengiriman,"ujarnya.

Selain itu, konsumen dapat memilih perlindungan untuk ponsel, laptop, dan tablet ketika mereka membeli melalui platform Bukalapak - dengan beberapa kategori lagi yang akan diluncurkan setelah peluncuran resmi.

"Dengan boomingnya eCommerce di Indonesia, ada kebutuhan yang kami sadari muncul akibat risiko yang melekat dengan pasar eCommerce, yaitu kerusakan dan kehilangan dalam pengiriman barang,"ujar Wei Zhu, Pendiri dan CEO Axinan.

Wei Zhu juga memastikan bahwa produk asuransi yang dibuat akan mudah digunakan, dapat diakses oleh siapapun, dan selalu tersedia bagi konsumen yang paling membutuhkan.

Menurut laporan dari Google dan Temasek tentang ekonomi digital di Asia Tenggara, bisnis eCommerce ASEAN diperkirakan akan meningkat lebih dari tiga kali lipat, di mana untuk Indonesia, pasar perdagangan online diproyeksikan akan meroket dari pengeluaran USD 8 miliar pada tahun 2017 menjadi USD 65 miliar pada tahun 2022.

Mengutip laporan yang sama, Brink mencatat bahwa perubahan model distribusi asuransi di Asia, peningkatan penetrasi seluler di ASEAN dan populasi kelas menengah yang mengerti teknologi adalah faktor pendorong utama dalam pertumbuhan industri asuransi digital.

Dengan pasar eCommerce lokal yang terus tumbuh, layanan pelengkap seperti pengiriman juga akan turut meningkat dengan sendirinya. Namun, risiko yang terkait dengan barang selama pengiriman kurang diperhitungkan oleh pihak ritel, sehingga perlu ditanggung oleh konsumen.

"Klaim yang sepenuhnya digital melalui Axinan akan memungkinkan kami untuk memberi konsumen pengalaman berbelanja yang mudah, aman, dan nyaman, sejalan dengan misi kami yang bertumpu pada inovasi teknologi yang diciptakan untuk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan konsumen. Kemitraan ini sangat tepat dan akan memberi kami keunggulan kompetitif karena kami dapat memenuhi kebutuhan konsumen kami,"imbuh Victor.

Kedua perusahaan memiliki rencana untuk memperluas jangkauan solusi yang mereka berikan, terutama di bidang perlindungan gadget. Berkantor pusat di Singapura, Axinan beroperasi di Australia, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan kantor pengembangan di Cina dan Taiwan.

 

Warung Mitra Bukalapak Salurkan 10 Ribu Paket Sembako

Sat, 16 May 2020 - Bukalapak berharap program ini dapat menjadi salah satu kontribusi yang manfaatnya langsung bisa dirasakan pelaku UMKM

Dongkrak Ekspor, Kemendag Gandeng BukaLapak

Tue, 10 Dec 2019 - Bukalapak dan Kementerian Perdagangan RI berkolaborasi melalui marketplace yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama.

Rachmat Kaimuddin Gantikan Achmad Zaky Jadi CEO BukaLapak

Mon, 09 Dec 2019 - Perubahan ini akan efektif dijalankan pada tanggal 6 Januari 2020 mendatang.

Temui Wapres, Bukalapak Bicarakan Sinergi Untuk Ekonomi Syariah

Mon, 02 Dec 2019 - Dalam pertemuan ini, Wakil Presiden KH Maruf Amin meminta Bukalapak mengembangkan produk syariah.

Penjual Peralatan Komputer Raih Hadiah Jalan-jalan ke Turki

Mon, 11 Nov 2019 - General Manager Divisi Manajemen Produk Konsumer BNI Donny Bima (kanan) dan Director of Payment, Fintech, and Virtual Products Bukalapak Victor Lesmana (kiri) berfoto bersama seorang pelapak yang beruntung berlibur ke Turki.


Non Bank

Allianz Life Indonesia Perkenalkan Asuransi Jiwa Unit Link Terbaru

Sampai 2019 produk asuransi jiwa unitlink masih mendomi

MTF Beri Restrukturisasi Rp 5 Triliun bagi Pelanggan Terdampak Covid-19

Mandiri Tunas Finance menyalurkan 11.000 Paket Sembako

Menkeu Jelaskan Latar Belakang Perppu Nomor 1 Tahun 2020

Sri Mulyani menjelaskan, Perppu dikeluarkan untuk bisa

Portofolio

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Mandiri Sekuritas Permudah Proses Pembukaan Rekening Efek

Mandiri Sekuritas mendorong masyarakat berinvestasi di

Kemenkeu Terbitkan SUN dengan Tenor 50 Tahun

SUN tersebut diterbitkan guna memenuhi kebutuhan pembia

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi