Governance, Risk Management & Compliance

Bangun Hotel di Ubud, Ristia Bintang Anggarkan Rp200 Miliar

Rabu 29 Mei 2019 4:45:0

Kali ini, perusahaan dengan kode saham RBMS itu berencana membangun satu hotel baru di Kawasan Ubud, Bali.

JAKARTA, Stabilitas - PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk kembali bakal menambah bisnis hotelnya di Bali. Kali ini, perusahaan dengan kode saham RBMS itu berencana membangun satu hotel baru di Kawasan Ubud, Bali. Rencananya, hotel yang akan dibangun di atas lahan seluas satu hektare itu merupakan hotel dengan kelas bintang lima.

"Letaknya tidak jauh dari Air Terjun Blangsinga. Jumlah kamarnya 90 kamar tidur," ujar Direktur Utama PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk, Richard R Wiriahardja, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), di kantornya, di Jakarta, Rabu (29/5).

Untuk membiayai pembangunan itu, menurut Richard, pihaknya akan menggunakan dana hasil rights issue dan juga meyoritas dana belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan yang pada tahun ini telah dianggarkan sebesar Rp100 miliar.

"Mayoritas dari capex kami, sekitar 60 persen lebih, kami fokuskan untuk pembangunan itu," tutur Richard.

Pada Agustus tahun ini, Richard menjelaskan, tender pembangunan hotel itu sudah bisa dilakukan. Selanjutnya baru September atau Oktober diharapkan sudah bisa mulai dibangun. Asumsi pengerjaan pembangunan diperkirakan bakal membutuhkan waktu sekitar 18 bulan sampai 24 bulan.

"Untuk total investasinya kami perkirakan bakal butuh sekitar Rp200 miliar. Saat ini kami sedang membuka negosiasi dengan dua operator hotel internasional yang telah mengajukan diri untuk pengelolaan. Satu dari Marriott Group dan satu lagi dari Intercontinental Group. Sedang beauty contest dan akan kami putuskan setelah Lebaran," tegas Richard. (TS)

Demi Ekspansi, Itama Ranoraya Siap Lepas Saham ke Publik

Thu, 12 Sep 2019 - Dari proses IPO yang dilakukan, perusahaan perdagangan dan distribusi alat kesehatan ini berpotensi mendapatkan dana segar sebesar Rp126 miliar hingga Rp150 miliar.

MNC Sekuritas Siap Dukung CEO Indonesia Melantai di Bursa

Wed, 11 Sep 2019 - CEO Indonesia sendiri merupakan komunitas yang berawal dari grup WhatsApp yang beranggotakan Direktur dan Komisaris perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Agar Makin 'Lincah', Alasan RBMS IPO-kan Nusantara Almazia

Thu, 05 Sep 2019 - PT Nusantara Almazia Tbk sendiri merupakan perusahaan asosiasi di bawah kepemilikan saham RBMS.

Trinitan Siap Lepas 25 Persen Sahamnya ke Publik

Tue, 03 Sep 2019 - Dengan proses IPO ini perusahaan ingin dapat memulai pilot project produksi nikel baru, sehingga dapat mulai dilihat dampaknya terhadap kinerja perusahaan pada tahun 2021

SEAM Siap Lepas Saham Anak Usaha ke Publik

Tue, 03 Sep 2019 - Langkah IPO merupakan strategi SEAM untuk lebih memfokuskan bisnisnya ke arah jangka panjang dengan melakukan restrukturisasi anak usahanya menjadi dua bidang, yaitu sektor energi dan infrastruktur.

Lepas Saham ke Publik, Nusantara Almazia Incar Dana Hingga Rp101 Miliar

Tue, 03 Sep 2019 - Selain saham, Nusantara ALmazia juga bakal menerbitkan waran seri I sebagai 'pemanis', yang disiapkan sebanyak-banyaknya 605,99 juta dengan rasio 1.000:1.313



Non Bank

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa QII 2019 Tumbuh 31,9%

Di kuartal Kedua 2019, total Pendapatan Premi memang me

AAJI Gali Potensi Pasar Asuransi Jiwa di Segmen Milenial

AAJI kembali menyelenggarakan DRIM AAJI 2019 pada 25-27

Dukung Inklusi Keuangan, Cigna Bermitra dengan Lifepal

PT Asuransi Cigna meresmikan kerja sama dengan Lifepal,

Perluas Pasar Sumatera, Generali Resmikan Kantor Baru di Palembang

Pembukaan kantor lantaran didukung oleh potensi dan tin

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi