Governance, Risk Management & Compliance

Bank Bukopin Luncurkan Layanan B Mobile

Kamis 14 April 2016 16:30:0

B Mobile merupakan aplikasi bantuan bagi para nasabah perorangan yang digunakan untuk melakukan transaksi finansial maupun non-finansial perbankan.

JAKARTA, Stabilitas -- PT Bank Bukopin Tbk., meluncurkan layanan mobile banking berbasis Android ‘B Mobile’ sebagai bagian upaya perseroan untuk memudahkan nasabah mengakses layanan perbankan.

B Mobile merupakan aplikasi bantuan bagi para nasabah perorangan yang digunakan untuk melakukan transaksi finansial maupun non-finansial perbankan. Aplikasi ini juga berisi informasi produk dan layanan yang dimiliki Bank Bukopin.

Direktur Pengembangan Bisnis & Teknologi Informasi Bank Bukopin, Adhi Brahmantya mengatakan, selain guna mengikuti perkembangan digital yang semakin marak saat ini, layanan B Mobile diharapkan semakin mempermudah nasabah dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Pasalnya, dalam melakukan transaksi layanan ini dapat diakses melalui smartphone berbasis Android.

"Layanan B Mobile juga memiliki beberapa fitur unggulan, diantaranya cek saldo, informasi transaksi, transfer, isi pulsa," kata Adhi di Jakarta, Rabu (13/4/2016) kemarin.

Selain itu, dapat juga melakukan pembayaran kartu kredit, pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan hingga informasi suku bunga dan pencarian lokasi ATM cabang Bank Bukopin yang telah dilengkapi dengan peta.

"Semua transaksi secara perlahan kami alihkan ke e-channel. Yang lebih efiesien adalah mobile, buka rekening juga dapat langsung melalui mobile banking," ujar Adhi.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, semua khalayak luas dapat menikmati semua fitur dalam layanan B Mobile dengan aplikasi Playstore dan memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya memiliki rekening perorangan, ATM, dan internet banking Bank Bukopin.

GM Pengembangan Bisnis PT Bank Bukopin Tbk., Rivan A. Purwantono menambahkan, pada  tahun 2015 jumlah transaksi e-channel dan user di Bank Bukopin masing-masing telah mencapai angka 19,7 juta transaksi dan 370.286 orang.

Dia berharap, layanan B Mobile yang baru saja diluncurkan selain untuk meningkatkan fee base income diharapkan juga dapat memacu pertumbuhan jumlah transaksi e-channel dan nasabah Bank Bukopin sebesar 10% di tahun 2016.

Hingga akhir tahun 2015, laba bersih perseroan tumbuh sebesar 43,27% secara year-on-year menjadi Rp964,3 miliar. Sementara pertumbuhan kredit tumbuh sebesar 43,39% menjadi Rp7,9 triliun.

Eko Rachmansyah Gindo Diangkat Jadi Dirut Bukopin

Wed, 10 Jan 2018 - Mantan direktur utatam PT Bank Victoria Tbk (BVIC) itu didaulat untuk menjadi pemutus kebijakan di jajaran direksi Bukopin dalam beberapa tahun ke depan.

Menjaring Pembeli Lewat Aplikasi

Thu, 24 Nov 2016 - Smart device atau perangkat yang bisa terkoneksi dengan internet menjadi pasar potensial bagi industri multifnance untuk perluas market share secara efektif dan tentunya lebih efsien.



Non Bank

"tanamduit", Digital Platform Beli Reksa Dana

Di tengah munculnya berbagai digital platform yang memb

Perkoperasian Diharapkan Jadi Materi Kuliah Magister Kenotariatan PTN

“Sekurang-kurangnya peningkatan kualitas koperasi dim

Asuransi Cakrawala Proteksi Resmikan Cabang Medan

Pada kuartal III / 2017 ACP mencatat pencapaian premi s

Kolaborasi Tekfin Indonesia dan Australia

Perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 1 Desember

Portofolio

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Tradisi ‘Bendera Putih’ BEI

Lagi-lagi PT Bursa Efek Indonesia merevisi targetnya. K

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi