Governance, Risk Management & Compliance

Bank Qatar dan LPPI Bahas Kerja Sama Perbankan Syariah

Jumat 29 April 2016 20:7:0

Dalam kunjungan ke Qatar, Delegasi LPPI bertemu dengan Chief Executive Officer (CEO) QIIB, Abdulbasit Al-Shaibei dan Group CEO Masraf Al-Rayyan Bank, Adel Mustafawi.

DOHA, Stabilitas – Wacana Kerja sama perbankan Syariah antara Indonesia dan Qatar menjadi topik pembahasan dalam kunjungan  Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) ke Qatar,  23-26 April 2016. Hal itu mengemuka ketika Dubes RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi menerima Ketua Delegasi LPPI, Harisman Sidi, Minggu (24/4/2016).

Dalam pertemuan berlangsung hangat dan bersahabat, dibahas potensi ekonomi dan kerjasama perbankan RI-Qatar serta peluang tenaga kerja  khususnya di sektor perbankan.

Adapun dalam kunjungan tersebut, Delegasi LPPI yang berjumlah 22 orang terdiri dari berbagai pemimpin cabang Perbankan Syariah Daerah yaitu Sumut, Aceh, DKI, Jatim, Jateng, Kalsel dan BRI Syariah.

“Kunjungan tersebut merupakan ketiga, setelah sebelumnya pada tahun 2012 dan 2013. Selain membahas rencana kerjasama, kunjungan untuk Benchmarking  bagi Branch manager Course of Islamic Bank (BMCIB),” ujar Pelaksana Fungsi Politik KBRI Doha, Boy Dharmawan.

Dalam kesempatan itu Dubes Sidehabi mengharapkan peran LPPI dalam meningkatkan kerjasama perbankan antara RI dan Qatar. Dubes Sidehabi menjelaskan kebijakan “look east policy” Qatar yang memfokuskan pada negara-negara Asia, termasuk Indonesia.

Diutarakan pula kiat-kiat dan rekomendasi penetrasi pasar serta upaya menarik investasi Qatar ke Indonesia. Disampaikan pula harapannya agar LPPI dapat mempersiapkan tenaga perbankan syariah untuk Qatar yang dianggap menjanjikan. Dubes Sidehabi mengutarakan, hanya 0,4% masalah yang terjadi pada buruh migran Indonesia di Qatar dari jumlah sekitar 40 ribu.

Sementara Harisman Sidi, Ketua Delegasi LPPI menjelaskan beberapa hal hasil pertemuannya dengan Qatar Islamic Bank (QIB), Qatar Internasional Islamic Bank (QIIB) dan Masraf Al-Rayyan Bank. Ketika  bertemu pimpinan QIB,  Khalefa Saif al-Mesalam  (Head of Human Capital Group) dan Dinos Constantinides (Chief Strategy Officer), dibahas perkembangan QIB dan ekspansinya yang  merambah pasar luar negeri.

QIB memiliki cabang di Inggris, Sudan, Malaysia dan merupakan bank kelima terbesar di Qatar serta termasuk sepuluh bank Islam terbesar di dunia.

Al-Mesalam menyampaikan pangsa QIB sebesar 20% dengan kapitalisasi modal sekitar  400 trilyun rupiah atau melebihi jumlah seluruh modal perbankan syariah di Indonesia. QIB berminat melakukan ekspansi pada perbankan syariah ke Indonesia yang memiliki 250 juta penduduk  yang mayoritas diantaranya muslim.

Harisman juga menyampaikan hasil pertemuan LPPI dengan Chief Executive Officer (CEO) QIIB, Abdulbasit Al-Shaibei dan Group CEO Masraf Al-Rayyan Bank, Adel Mustafawi. Dalam pertemuan yang didampingi oleh Dubes Sidehabi dan Sekretaris Ketiga Ekonomi KBRI,  Kuntum Khaira Ummah, dijelaskan mengenai perkembangan dan ekspansi QIIB sebagai bank syariah yang berdiri sejak 1 Januari 1991.

Demikian halnya Masraf Al-Rayyan Bank yang dikenal cukup agresif untuk menjadi lembaga keuangan internasional sejak berdiri tujuh tahun lalu. Kedua bank tersebut juga merupakan  bank terbesar di Qatar yang melakukan ekspansi ke luar negeri.

Dubes Sidehabi mendukung rencana kerjasama perbankan syariah yang menjadi pembahasan antara LPPI dan perbankan Qatar. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan diversifikasi guna mengantisipasi ketergantungan terhadap migas. Tawaran kerjasama dengan Qatar merupakan upaya diversifikasi, ujarnya.

Dijelaskan pula mengenai investasi Qatar National Bank (QNB) di Indonesia melalui akusisi Bank Kesawan, kemudian  menjadi  QBN Indonesia dengan kepemilikan saham 78%. Selain itu dijelaskan pula mengenai investasi Ooreedoo memiliki 65% saham PT. Indosat.

Dubes mengharapkan adanya sinergi antara KBRI Doha dan LPPI untuk memperkuat kerjasama sektor perbankan dan diperlukan langkah kongkrit untuk menindaklanjuti tawaran kerjasama tersebut. Ditambahkan, kemampuan ekspatriat Indonesia di sektor perbankan memiliki  reputasi yang mumpuni dan cukup dikenal.

Rachmat Saleh, Mantan Gubernur BI, Wafat di Usia 87 Tahun

Mon, 12 Feb 2018 - Almarhum Rachmat Saleh dikenal jujur, tegas dan berdisiplin tinggi. Almarhum menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, dari tahun 1973 hingga 1983, dan menjadi Menteri Perdagangan, dari tahun 1983-1988.

Wimboh ke OJK, Mandiri Tunjuk Hartadi Sarwono Jadi Komisaris Utama

Tue, 22 Aug 2017 - "Hadirnya pak Hartadi kami harapkan dapat memperkuat jajaran komisaris Bank Mandiri dan tentunya bisa memberikan nilai tambah bagi kepengurusan perushaan ke depan..."

NPF Perbankan Syariah Cenderung Menurun

Fri, 28 Jul 2017 - Per Mei 2017, NPF Syariah 4,4 persen

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

Mon, 05 Dec 2016 - "Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp 100 triliun sekian persennya dikelola syariah jadi di semua, bukan hanya proyek infrastruktur..."

Potensi Perbankan Syariah bagi Pertumbuhan Ekonomi

Tue, 22 Nov 2016 - Hingga September 2016 total asset syariah berjumlah Rp 331,76 triliun, tumbuh 17,58 persen yoy.



Non Bank

Bhinneka Life Kenalkan Asuransi pada Petani Tasikmalaya

“Dalam tiga tahun ke depan, kita akan memberikan eduk

Dorong Profesionalisme, AAJI Berharap 50% Agen Asuransi Jiwa Masuk MDRT

Kendati anggota MDRT Indonesia masih sekira 1 persen da

"The Gade Clean and Gold" Menukar Sampah menjadi Tabungan Emas

Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya b

PEFINDO Biro Kredit dan Trimegah Sekuritas Resmikan Perjanjian Keanggotaan

“Kami menyambut baik bergabungnya Trimegah Sekuritas

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi