Governance, Risk Management & Compliance

Bappebti Gelar Ujian Profesi Calon Wakil Pialang Berjangka Angkatan II

Rabu 29 Juli 2020 17:34:0

Pelaksanaan ujian tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di era normal baru sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

JAKARTA, Stabilitas -- Sebanyak 195 peserta dari berbagai daerah mengikuti ujian profesi calon wakil pialang berjangka (WPB) angkatan II Tahun 2020 yang dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat. Ujian berlangsung selama dua hari, yaitu Selasa 28 Juli 2020 dan Rabu 29 Juli 2020. Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tjahya Widayanti saat membuka ujian menjelaskan para peserta berasal dari 24 perusahan pialang berjangka dan juga perorangan.

Menurut Tjahya, pandemi Covid-19 yang melanda hampir semua negara di dunia termasuk Indonesia, tidak menyurutkan Bappebti untuk tetap menggelar ujian sebagai upaya dan komitmen Bappebti dalam meningkatkan kualitas profesi WPB. Pelaksanaan ujian tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di era normal baru sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

"Wakil pialang berjangka merupakan suatu profesi membutuhkan keahlian khusus sesuai kompetensi di bidang perdagangan berjangka. Ujian profesi calon wakil pialang berjangka ini merupakan langkah otoritas perdagangan berjangka di Indonesia untuk menilai kemampuan dan kecakapan di bidang perdagangan berjangka komoditi" ujar Tjahya Widayanti.

Tjahya Widayanti mengungkapkan, ujian profesi calon wakil pialang berjangka merupakan salah satu syarat untuk mendapat izin sebagai wakil pialang berjangka. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Ujian Profesi Untuk Calon Wakil Pialang Berjangka, Wakil Penasihat Berjangka, dan Wakil Pengelola Sentra Dana Berjangka; dan Peraturan Bappebti Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Peraturan Bappebti Nomor 2 tentang Izin Wakil Pialang Berjangka.

Selanjutnya, Bappebti bersama Bursa Berjangka, Lembaga Kliring Berjangka, dan Asosiasi Pialang Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) akan terus meningkatkan kualitas profesi wakil pialang berjangka. Salah satunya dengan melakukan pembinaan, baik kepada para calon wakil pialang atau wakil pialang yang telah mendapat izin dalam bentuk pelatihan teknis, program pelatihan peningkatan profesi wakil pialang berjangka (P4WPB), sosialisasi, serta edukasi.

"Wakil pialang berjangka merupakan wakil dari perusahaan dimana menjadi ujung tombak dalam menghadapi nasabah", tutur Tjahya.

Tjahya menambahkan Bappebti juga terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong peningkatan transaksi kontrak berjangka multilateral. Untuk itu, Bappebti mewajibkan peserta ujian profesi untuk calon wakil pialang berjangka memiliki sertifikat pelatihan simulasi transaksi kontrak berjangka multilateral yang diterbitkan oleh Bappebti atau Bursa Berjangka.

"Diharapkan seluruh pemangku kepentingan Perdagangan Berjangka Komoditi dapat meningkatkan perdagangan berjangka yang mempunyai integritas usaha, memberikan kepercayaan kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional," pungkas Tjahya.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi