Governance, Risk Management & Compliance

Belajar di Indonesia

Senin 14 Nopember 2011 3:44:18

Setelah menghabiskan lebih dari separo usianya di luar negeri, Rian Kaslan akhirnya memutuskan untuk kembali ke Tanah Air dan melanjutkan kariernya di perbankan. Padahal sejak memulai kariernya di salah satu bank terbesar di Amerika Serikat, posis

Setelah menghabiskan lebih dari separo usianya di luar negeri, Rian Kaslan akhirnya memutuskan untuk kembali ke Tanah Air dan melanjutkan kariernya di perbankan. Padahal sejak memulai kariernya di salah satu bank terbesar di Amerika Serikat, posisi serta prestasinya tidak bisa dibilang tak bagus.

Rian mulai masuk dunia kerja di sektor perbankan pada 1999 sebagai tenaga paruh waktu di Bank of New York Mellon. ”Saya masih kuliah, namun harus mencari uang,” ujar perempuan yang menghabiskan masa kecilnya di Negeri Paman Sam.

Lulus kuliah S1, Rian melanjutkan kuliah S2 di Boston University sambil bekerja di bank yang sama pada divisi pengelolaan aset. Bahkan perempuan kelahiran 16 April 1976 ini sempat menerima Mellon Star Award (2003) atas prestasinya sebagai karyawan yang menunjukkan integrity, teamwork and excellence di Bank of New York Mellon.

Kemudian pada 2006, muncul keinginan besar untuk kembali ke Indonesia dan bisa menyumbangkan apa yang dia ketahui bagi perbankan di Indonesia.

Awal kembali ke Tanah Air, perempuan berkulit bersih ini sempat bingung memilih bank mana yang cocok sebagai tempatnya melanjutkan karier. Hingga akhirnya pengoleksi mug dari berbagai negara ini memutuskan untuk bekerja di Commonwealth Bank dengan jabatan pertama sebagai manajer produk.

Rian memilih bank asal Australia tersebut karena merasa tertantang. “Saat pertama saya bergabung di bank ini, cabangnya hanya 20, sekarang sudah 85 di 27 kota. Saya ikut merasakan dinamika dari tumbuhnya perusahaan, di mana saya jadi bisa lebih banyak belajar,” kata dia merendah. Commonwealth Bank saat ini merupakan top five dalam layanan wealth management. Pencapaian tersebut tak lepas dari peran Rian ketika menjabat sebagai Head of Wealth Management.

Saat ini, sebagai Executive Vice President, Head of Product, Rian bertanggung jawab dalam strategi dan agenda pengembangan semua produk perbankan Commonwealth Indonesia.

Dia juga mengungkapkan betapa dirinya begitu beruntung karena didukung penuh oleh keluarganya serta suaminya dalam berkarier. Untuk itu, meskipun disibukkan oleh pekerjaannya. Rian tetap berusaha membagi waktu dengan baik antara karier dan keluarga. “Saya selalu menyempatkan diri untuk makan malam bersama suami, dua atau tiga kali seminggu. Setiap Sabtu dan Minggu, waktu saya total untuk keluarga, kecuali jika ada urusan kantor yang mendesak,” ujar istri dari Dolly Lasmana ini.

Di waktu senggangnya Rian senang melakukan kegiatan membaca. “Saya usahakan jika weekend membaca yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Karena saya adalah anak tunggal, jadi tidak ada teman bermain, yang bisa saya lakukan adalah membaca.” SP/Lila



Non Bank

PEFINDO Biro Kredit dan Trimegah Sekuritas Resmikan Perjanjian Keanggotaan

“Kami menyambut baik bergabungnya Trimegah Sekuritas

Indofood dan Anak Usaha Bagi-bagi Dividen

PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan anak usahanya PT Indo

PMK 75/2011 Direvisi, LPDB KUMKM Bisa Langsung Biayai UMKM

"Selama ini kita hanya bisa membiayai skim pembiayaan u

Laba Bersih Bersih Sinarmas MSIG Life Tumbuh 49 Persen di 2017

Selain mengumumkan catatan pertumbuhan positif selama 2

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi