Governance, Risk Management & Compliance

Bentjok Pertanyakan Kepemilikan Saham Grup Bakrie Atas Jiwasraya

Selasa 30 Juni 2020 19:56:0

Benny Tjokro, menyebut bahwa saat ini Jiwasraya diketahuinya memiliki saham Grup Bakrie.

JAKARTA, Stabilitas - Kasus dugaan korupsi yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya terus bergulir dan memunculkan fakta baru. Kabar terkini, salah satu tersangka, Benny Tjokro, menyebut bahwa saat ini Jiwasraya diketahuinya memiliki saham Grup Bakrie. Fakta ini berbeda dengan pernyataan Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko, di depan Panitia Kerja (Panja) DPR, yang tidak menyebutkan saham Grup Bakrie sebagai salah satu koleksi saham yang kini dimiliki oleh perusahaannya.

Menurut Benny Tjokro, tidak mungkin Hexana tidak mengetahui kepemilikan saham tersebut, mengingat sejauh ini telah setahun lebih menjabat sebagai Direktur Utama Jiwasraya.

"Tidak mungkin (Hexana tidak tahu bahwa Jiwasraya memiliki saham Grup Bakrie). Kalau sampai tidak tahu, maka hanya du kemungkinan. Pertama, (Hexana) bodoh. Kedua, dia melindungi pelaku dengan mencari ‘kambing hitam’. Pertanyaannya, siapa yang menyuruh?" ujar Benny Tjokro, dalam tulisan tangan yang beredar di kalangan pelaku pasar, Senin (29).

Menurut pria yang akrab disapa Bentjok ini, klaim dia bahwa Jiwasraya memiliki saham Grup Bakrie memiliki dasar yang kuat. Tak hanya sekadar memiliki, pihak Jiwasraya dikatakan Bentjok membeli saham Grup Bakrie tersebut pada posisi harga tinggi. Seluruh informasi tersebut menurut Bentjok ada dalam data investasi saham Jiwasraya yang dipegang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Saat Saya diperiksa oleh Kejaksaan Agung dan BPK, (data itu) dibuka oleh penyidik. Saya juga mengecek kebenarannya saat bertemu dengan para Direksi Jiwasraya yang menjadi tersangka. Mereka bilang benar. Jiwasraya banyak membeli saham Grup Bakrie, terutama sebelum tahun 2008," tutur Bentjok.

Pertemuannya dengan para Direksi Jiwasraya tersebut, dikatakan Bentjok, terjadi saat penjemputan, di perjalanan, di tahanan, saat menunggu siding di PN Jakarta Pusat dan juga saat diperiksa oleh BPK. Berdasarkan data rincian investasi saham Jiwasraya, BUMN asuransi itu memang diketahui memiliki 10 saham Grup Bakrie dengan sembilan diantaranya berstatus ‘nyangkut’, alias berada pada posisi harga terendah, yaitu Rp50 per saham, sehingga tidak bisa dijual.Sementara satu lagi dalam posisi rugi.

Ke-10 saham Grup Bakrie tersebut meliputi saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), dan Capitalinc Investment Tbk (MTFN).

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Fri, 03 Jul 2020 - Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agung rupanya tidak diketahui oleh semua Anggota BPK.

Astragraphia Bagikan Deviden 40% Dari Laba

Thu, 11 Jun 2020 - Pembagian sisa dividen sebesar Rp 49 per lembar saham telah dijadwalkan pada 6 Juli 2020.

WIKA Bagikan Dividen Rp 457 Miliar

Mon, 08 Jun 2020 - Pemegang saham juga menunjuk lima direksi baru dengan empat di antaranya berasal dari internal WIKA.

Minat Investor Berinvestasi di tanamduit Tumbuh Signifikan di Tengah Pandemi Covid-19

Mon, 01 Jun 2020 - tanamduit menargetkan dana kelolaan reksa dana hingga akhir 2020 senilai Rp500 miliar atau melonjak lebih dari 160% dibandingkan realisasi akhir 2019 meski di dalam kondisi pandemi Covid-19.

Indofood Raih Laba Rp3,4 T di Kuartal I 2020

Fri, 22 May 2020 - Penjualan neto konsolidasi tumbuh sebesar 1% menjadi Rp19,30 triliun.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi