Governance, Risk Management & Compliance

BI: Dorong Ekspor dan Pariwisata untuk Ketahanan Ekonomi Indonesia

Kamis 11 Oktober 2018 12:29:0

Dengan kebutuhan impor yang masih besar, semakin penting bagi Indonesia untuk mendorong ekspor dan pariwisata.

NUSA DUA, Stabilitas -- Bank Indonesia menegaskan peningkatan ekspor dan pariwisata merupakan sebagian kunci ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara, dalam seminar Reinventing Bretton Woods Committee yang mengambil tema "The Shadow of Neo Protectionism and Coping With The Challenges of The Normalisation Process", yang dilaksanakan dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, hari ini, Kamis (11/10) di Nusa Dua Bali.

Seminar tersebut membahas mengenai bagaimana negara-negara menghadapi bayang-bayang neoproteksionisme dan proses normalisasi kebijakan negara maju.

Mirza Adityaswara menyatakan bahwa proses normalisasi negara maju, khususnya Amerika Serikat (AS), memang membawa dampak global, khususnya terhadap negara berkembang, bahkan sejak dicanangkan pada Mei 2013. Demikian pula neoproteksionisme yang dimulai pada 2016 dan semakin mengalami boom pada 2018. Kebijakan-kebijakan ekonomi AS dan Tiongkok, khususnya, membawa pengaruh kepada negara berkembang, termasuk dari sisi nilai tukar.

Dalam kondisi global tersebut, Indonesia sebagai negara yang memiliki defisit transaksi berjalan terus menjaga agar defisit tersebut berada pada level yang aman. Defisit transaksi berjalan Indonesia saat ini terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar memang sangat membutuhkan fasilitas seperti bandara, pelabuhan dan tol laut. Di samping infrastruktur, impor minyak Indonesia juga menjadi salah satu faktor berpengaruh saat ini. Untuk itu, Pemerintah telah mendorong penggunaan B20, yaitu bahan bakar yang dicampur dengan minyak kelapa sawit, untuk mengurangi kebutuhan impor.

Dengan kebutuhan impor yang masih besar, semakin penting bagi Indonesia untuk mendorong ekspor dan pariwisata. Berbagai destinasi wisata pun terus dikembangkan, agar wisatawan asing memiliki pilihan destinasi selain Bali. Jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia ditargetkan terus bertambah, yaitu 20 juta orang pada 2020 dan 25 juta pada 2025, yang diharapkan dapat menambah penerimaan devisa negara.

Pada akhir sambutannya, Mirza Adityaswara tak lupa mengingatkan seluruh peserta yang hadir yang berasal dari berbagai negara, untuk berbelanja produk-produk buatan Indonesia

Perum Jamkrindo Promosikan UMKM Kopi Bali

Sat, 25 May 2019 - Perum Jamkrindo berkomitmen untuk bisa membantu petani kopi di wilayah Kintamani, Bangli, Bali.Jamkrindo menargetkan bisa mendongkrak harga penjualan biji kopi dari Rp90.000 per kilo menjadi Rp1 juta per kilo.

Industri Olahan Nonmogas Sumbang 75 Persen Nilai Ekspor Nasional

Mon, 20 May 2019 - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Industri pengolahan nonmigas konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap nilai ekspor nasional.

BTN Akan Akuisisi Saham PNMIM

Fri, 17 May 2019 - Pemegang saham sepakat agar BTN menjadi pemegang saham mayoritas di PNMIM. Aksi korporasi ini akan dilakukan secara bertahap.

RUPS BTN Setujui Bagikan Dividen 20 Persen

Fri, 17 May 2019 - Dalam RUPS tersebut, selain membahas laporan keuangan perseroan, RUPS juga memutuskan untuk mengganti anggota dewan komisaris dan mengubah nomenklatur jabatan direksi.

Ekonom Mandiri Sebut Ada Kemungkinan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Wed, 15 May 2019 - Bank Indonesia diprediksi hanya akan menurunkan 25 basis poin dari suku bunga acuan saat ini di level 6 persen dengan memperhatikan 3 faktor, salah satunya tingkat inflasi yang stabil dan terjaga.

BNI Syariah Tandatangani MoU dengan LinkAja Terkait Sistem Pembayaran Digital

Tue, 14 May 2019 - Bank BNI Syariah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan perusaaan pemilik LInkAja untuk mengembangkan layanan berbasis digital. Selain BNI Syariah, LInkAja juga menjalin kerja sama dengan 3 bank lainnya.



Non Bank

ASM Bagikan Asuransi Mikro dan Celengan Impian Untuk Masyarakat Sentani

PT Asuransi Sinar Mas (ASM) menyelenggarakan kegiatan L

Amartha Fintek Resmi Kantongi Izin Usaha OJK

Amartha menjadi salah satu dari lima perusahaan fintech

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi