Governance, Risk Management & Compliance

BI: Ketersediaan Uang Tunai Jelang Natal dan Tahun Baru Tercukupi

Kamis 20 Desember 2018 18:37:0

BI nyatakan ketersediaan uang tunai jelang liburan Natal dan Tahun Baru tercukupi dan menghimbau masyarakat menggunakan uang elektronik.

JAKARTA, Stabilitas -- BI nyatakan ketersediaan uang tunai jelang liburan Natal dan Tahun Baru tercukupi dan menghimbau masyarakat menggunakan uang elektronik. Hal ini disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi dalam konferensi Pers di Jakarta (20/12). 

Rosmaya menyatakan ketersediaan uang tunai menjelang liburan Natal dan Tahun Baru sudah tercukupi. "Untuk tahun ini terjadi kenaikan jika dibandingkan dengan masa lliburan tahun lalu,"kata Rosmaya. "Tahun laku sebesar 91.7 Triliun, tahun ini kita prediksikan kenaika 10.7 persen menjadi 101.1 Triliun."

Lebih lanjut dikatakan Rosmaya, untuk persebaran uang, untuk wilayah Pulau Jawa di luar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebesar Rp 28, 4 triliun dengan pangsa pasar 28,1 persen. Sementara untuk persebaran ketersediaan uang tunai di wilayah timur Indonesia sebesar Rp 28,1 triliun dengan pangsa pasar 27,7 persen.

Sementara itu untuk di Sumatera, BI menyediakan uang tunai sebesar Rp 21,2 triliun dengan pangsa 21 persen. Di akhir pernyataannya, Rosmaya menambahkan 98 persen dari uang tunai tersebut dalam bentuk pecahan tunai besar (dinatas Rp20.000,00) sementara 2 persen lainnya merupakan pecahan kecil.

Gubernur BI Perry Warjiyo kembali menegaskan bahwauang tunai selama Libur Natal dan Tahun Baru ini akan tercukupi, baik di wilayah pusat maupun daerah. "Kami (BI) menghimbau masyarakat sebaiknya menggunakan uang elektronik dibandingkan dengan uang tunai karena lebih aman dan mudah,"kata Perry.

Ia menambahkan, kalaupun masyarakat masih memilih menggunakan uang tunai sebaiknya tetap memegang prinsip 5J yakni Jangan dilipat, jangan diremas, jangan dicoret, serta jangan dibasahi

BI Ubah 3 Mekanisme Lelang Operasi Pasar Terbuka

Tue, 09 Apr 2019 - Bank Indonesia menyempurnakan ketentuan operasi pasar terbuka dengan mengubah 3 mekanisme. Salah satunya adalah dengan mengubah pengajuan penawaran lelang.

BI: Optimisme Konsumen Tetap Terjaga

Fri, 05 Apr 2019 - Bank Indonesia juga memperkirakan, tekanan harga 6 bulan mendatang akan menurun didukung oleh persepsi konsumen terhadap terjaganya pasokan barang konsumsi rumah tangga dan lancarnya distribusi barang

Dorong Permintaan Domestik, BI Siapkan 4 Jurus

Fri, 22 Mar 2019 - Dalam rangka mendorong permintaan domestik, BI menyiapkan kebijakan-kebijakan yang lebih akomodatif. Salah satunya adalah dengan mendorong penggunaan instrumen lindung nilai.

BI Pertahankan Suku Bunga di Level 6.00 Persen

Fri, 22 Mar 2019 - BI memutuskan menahan suku bunga acuan di level 6,00 persen. BI juga melaporkan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga disertai fungsi intermediasi yang membaik dan risiko kredit yang terkendali.

BI & Pemerintah Atur 6 Langkah Strategis Penerimaan Devisa Pariwisata

Mon, 18 Mar 2019 - Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia (Rakorpusda) menghasilkan enam langkah strategis untuk mendorong penerimaan devisa pariwisata 2019.

Akhir Januari Utang LN Indonesia Tercatat USD383,3 Miliar

Fri, 15 Mar 2019 - Hingga akhir Januari 2019, utang luar negeri RI tercatat sebesar 383,3 miliar dolar AS. Namun BI mengklaim struktur ULN Indonesia tetap sehat yang tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) .



Non Bank

Amartha Salurkan Rp970M Dana Khusus Perempuan

Amartha, penyalur pinjaman khusus perempuan pelaku UMKM

Allianz Indonesia Ikuti Perkembangan Fintech Tingkatkan Penetrasi Asuransi

Dengan mempertimbangkan pesatnya perkembangan fintech,

Ini Peluang dan Tantangan Industri Asuransi Jiwa di 2019

Sebagai kontributor utama industri asuransi, tingkat pe

AIA Catat Pertumbuhan Dua Digit di 2018

AIA berhasil meningkatkan laba operasi setelah pajak me

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi