Governance, Risk Management & Compliance

BI Perkirakan Ekonomi 2020-2024 di Kisaran 5,5-6,1 Persen

Selasa 10 Desember 2019 2:30:0

Prospek ekspor dan investasi diklaim bisa meningkat seiring dengan komitmen pemerintah meningkatkan daya saing dalam hal kemudahan berbisnis.

LABUAN BAJO, Stabilitas --  Ekonomi Indo­nesia dalam jangka waktu em­pat hingga lima tahun ke depan diprediksi tumbuh mengarah ke level enam per­sen. Hal itu didasarkan pada asumsi kinerja ekspor akan membaik seiring dengan hiliri­sasi produk komoditas andalan dan peningkatan utilisasi crude palm oil (CPO) atau minyak sawit menjadi biodiesel.

"Pemerintah tahun depan akan memberlakukan kebi­jakan B30 untuk biodiesel dari saat ini B20, sehingga akan me­ngurangi pasokan ekspor CPO global, dengan demikian diha­rapkan harganya naik," kata Di­rektur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Mo­neter BI, Endy Dwi Tjahjono, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (9/12).

Menurut Endy, selain pros­pek ekspor yang bakal mem­baik, investasi juga diklaim bisa meningkat seiring dengan komitmen pemerintah menin­gkatkan daya saing dalam hal kemudahan berbisnis. "Pertumbuhan ekonomi pada lima tahun mendatang (2024-red) akan berada di kisa­ran 5,5–6,1 persen," kata," katanya.

Untuk defisit neraca trans­aksi berjalan atau current ac­count deficit (CAD), tambah Endy, defisit transaksi berjalan akan berkisar 2,3–2,8 persen, sedangkan inflasi diperkirakan di kisaran 2,0–4,0 persen. Bank sentral juga akan mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik dalam memanfaatkan ruang bauran kebijakan yang akomo­datif untuk menjaga tetap terk­endalinya inflasi dan stabilitas eksternal, serta turut mendu­kung momentum pertumbuhan.

Menurutnya, koordinasi BI dengan pemerintah dan otori­tas terkait terus diperkuat guna mempertahankan stabilitas ekonomi, mendorong permin­taan domestik serta mening­katkan ekspor, pariwisata, dan aliran modal asing.

Di kesempatan yang sama, Kepala Eko­nom BNI, Ryan Kiryanto, me­nyebutkan untuk meningkat­kan pertumbuhan ekonomi dalam negeri di atas lima per­sen sebenarnya tidak terlalu sulit. "Asal bauran kebijakan mo­neter dan fiskal bisa tercipta, pertumbuhan ekonomi pasti akan meningkat. Sebab dengan konsumsi saja sudah pasti bisa lima persen, tinggal cari dari pilar lain kalau ingin lebih," kata Ryan.

Optimisme lain, papar Ryan, dari pembahasan omnibus law yang akan menyinkronkan se­kitar 70 lebih undang-undang yang dinilai saling tumpang tindih dan menjadi salah satu penyebab daya saing investasi Indonesia tidak kunjung mem­baik. "Ini akan jadi andalan pemerintah ke depan, kalau bisa jalan maka semua yang jadi hambatan investasi ter­masuk perpajakan bisa disele­saikan," kata Ryan.

Dia juga tidak sependapat jika tahun depan berpotensi terjadi resesi ekonomi di AS. Sebab, dari alat ukur yang di­gunakan AS, hanya tiga indi­kator dari 12 indikator yang mendapat catatan merah. "Bank sentral AS (Federal Reserved/ The Fed) sudah memberi sinyal tinggal se­kali menurunkan suku bunga acuan Fed Fund Rate, karena angka pengangguran dan in­deks manufaktur di negara tersebut membaik," tutup Ryan.

BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019 Tetap Berdaya Tahan

Thu, 06 Feb 2020 - Pertumbuhan ekonomi 2019 banyak ditopang oleh permintaan domestik yang tetap terjaga sedangkan ekspor menurun sejalan dengan melambatnya permintaan global dan menurunnya harga komoditas global,

OJK Minta Pasar Modal Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Fri, 23 Aug 2019 - OJK menilai, pemanfaatan Pasar Modal sebagai alternatif sumber pembiayaan jangka panjang, seperti untuk pembiayaan program-program strategis Pemerintah maupun pembiayaan dunia usaha saat ini sudah mengalami peningkatan.



Non Bank

OJK Keluarkan Kebijakan Stimulus Lanjutan Bagi IKNB

Penyesuaian Pelaksanaan Teknis Pemasaran PAYDI Dan Kebi

Kredit Kuartal I CIMB Niaga Finance Tumbuh 52%

Kredit atau pembiayaan yang disalurkan CIMB Niaga Finan

Allianz Life Indonesia Perkenalkan Asuransi Jiwa Unit Link Terbaru

Sampai 2019 produk asuransi jiwa unitlink masih mendomi

Portofolio

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Mandiri Sekuritas Permudah Proses Pembukaan Rekening Efek

Mandiri Sekuritas mendorong masyarakat berinvestasi di

Kemenkeu Terbitkan SUN dengan Tenor 50 Tahun

SUN tersebut diterbitkan guna memenuhi kebutuhan pembia

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi