Governance, Risk Management & Compliance

BI Pertahankan Suku Bunga di Level 6.00 Persen

Jumat 22 Maret 2019 11:49:0

BI memutuskan menahan suku bunga acuan di level 6,00 persen. BI juga melaporkan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga disertai fungsi intermediasi yang membaik dan risiko kredit yang terkendali.

JAKARTA, Stabilitas—Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6,00 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Maret 2019.

"RDG juga memutuskan mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75 persen,"kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Gedung BI, Kamis, (21/3/2019)

Perry menambahkan, keputusan tersebut konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas eksternal perekonomian, khususnya untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan dalam batas yang aman dan mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi global melambat disertai ketidakpastian pasar keuangan yang berkurang. Ekonomi AS tumbuh melambat dipengaruhi berkurangnya stimulus fiskal, menurunnya produktivitas tenaga kerja, dan melemahnya keyakinan pelaku usaha. Pertumbuhan ekonomi Eropa diprakirakan makin melambat dipengaruhi oleh menurunnya ekspor akibat permintaan dari Tiongkok yang terbatas, melemahnya keyakinan usaha, dan berlanjutnya ketidakpastian penyelesaian masalah Brexit.

"Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2019 diprakirakan tetap kuat ditopang permintaan domestik. Konsumsi diprakirakan tetap tinggi, didukung daya beli dan keyakinan konsumen yang terjaga, stimulus fiskal yang berlanjut khususnya melalui belanja sosial, serta belanja terkait persiapan Pemilu."papar Perry.

Sementara itu investasi sedikit melambat pada triwulan I 2019 akibat pola musiman awal tahun, dan diprakirakan kembali menguat pada triwulan-triwulan berikutnya didukung proyek infrastruktur. Namun demikian, peran ekspor neto menurun sejalan dampak melambatnya pertumbuhan ekonomi global dan menurunnya harga komoditas.

Penurunan ekspor terjadi di kelompok pertanian dan pertambangan, serta beberapa komoditas di kelompok barang manufaktur. Ke depan, di tengah prospek ekspor yang menurun, bauran kebijakan Bank Indonesia, Pemerintah, dan otoritas terkait akan terus diperkuat guna menopang permintaan domestik dan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2019 pada kisaran 5,0-5,4 persen.

"Neraca Pembayaran Indonesia triwulan I 2019 diprakirakan membaik sehingga menopang ketahanan eksternal. Prakiraan ini didukung aliran masuk modal asing yang tetap besar, yang sampai dengan Februari 2019 mencapai 6,3 miliar dolar AS."tegas Perry dalam paparannya.

Lebih jauh Perry menjelaskan, neraca perdagangan mencatat surplus 0,33 miliar dolar AS pada Februari 2019 dipengaruhi penurunan impor nonmigas, di tengah ekspor nonmigas yang juga menurun. Dengan perkembangan ini, posisi cadangan devisa pada akhir Februari 2019 cukup tinggi yakni 123,3 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Ke depan, sinergi kebijakan akan terus dipererat guna memperkuat ketahanan eksternal. Langkah untuk memperkuat ekspor, termasuk peningkatan kinerja sektor pariwisata, dan mengendalikan impor akan terus ditempuh sehingga defisit transaksi berjalan 2019 dapat menuju kisaran 2,5 persen PDB. Kebijakan juga diarahkan untuk menarik aliran modal untuk membiayai defisit transaksi berjalan.

Inflasi menurun dan tetap terkendali dalam kisaran sasaran inflasi 2019 sebesar 3,5 persen±1 persen (yoy). 

"Koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait juga terus dipererat untuk mempertahankan stabilitas ekonomi, khususnya dalam pengendalian inflasi dan defisit transaksi berjalan, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi ke depan, khususnya dalam mendorong permintaan domestik dan menjaga stabilitas eksternal dengan mendorong ekspor, pariwisata dan aliran modal asing," ujar Perry. (Is)

Perum Jamkrindo Promosikan UMKM Kopi Bali

Sat, 25 May 2019 - Perum Jamkrindo berkomitmen untuk bisa membantu petani kopi di wilayah Kintamani, Bangli, Bali.Jamkrindo menargetkan bisa mendongkrak harga penjualan biji kopi dari Rp90.000 per kilo menjadi Rp1 juta per kilo.

BTN Akan Akuisisi Saham PNMIM

Fri, 17 May 2019 - Pemegang saham sepakat agar BTN menjadi pemegang saham mayoritas di PNMIM. Aksi korporasi ini akan dilakukan secara bertahap.

RUPS BTN Setujui Bagikan Dividen 20 Persen

Fri, 17 May 2019 - Dalam RUPS tersebut, selain membahas laporan keuangan perseroan, RUPS juga memutuskan untuk mengganti anggota dewan komisaris dan mengubah nomenklatur jabatan direksi.

Ekonom Mandiri Sebut Ada Kemungkinan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Wed, 15 May 2019 - Bank Indonesia diprediksi hanya akan menurunkan 25 basis poin dari suku bunga acuan saat ini di level 6 persen dengan memperhatikan 3 faktor, salah satunya tingkat inflasi yang stabil dan terjaga.

BNI Syariah Tandatangani MoU dengan LinkAja Terkait Sistem Pembayaran Digital

Tue, 14 May 2019 - Bank BNI Syariah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan perusaaan pemilik LInkAja untuk mengembangkan layanan berbasis digital. Selain BNI Syariah, LInkAja juga menjalin kerja sama dengan 3 bank lainnya.

BNI Tak Ubah Susunan Direktur

Tue, 14 May 2019 - Kendati tidak mengalami perubahan, RUPS memutuskan mengganti nomenklatur dalam susunan direksi serta melakukan perubahan pada susunan komisaris perusahaan.



Non Bank

ASM Bagikan Asuransi Mikro dan Celengan Impian Untuk Masyarakat Sentani

PT Asuransi Sinar Mas (ASM) menyelenggarakan kegiatan L

Amartha Fintek Resmi Kantongi Izin Usaha OJK

Amartha menjadi salah satu dari lima perusahaan fintech

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi