Governance, Risk Management & Compliance

BI Turunkan Biaya Transfer Kliring

Selasa 25 Juni 2019 12:23:0

Tak hanya menurunkan biaya transfer kliring, BI juga mengubah periode penyelesaian transaksi yang semula hanya 5 kali menjadi 9 kali dalam sehari.

JAKARTA, Stabilitas—Bank Indonesia (BI) menyempurnakan layanan sistem kliring nasional dengan menurunkan biaya transfer yang biasanya dibebankan kepada nasabah menjadi Rp3500 per transaksi.Direktur Pengembangan Infrastruktur Sistem Pembayaran BI Ery Setiawan mengatakan, sebelumnya biaya transfer kliring sebesar Rp5000 per transaksi.

"Ketentuan ini akan berlaku efektif pada 1 September 2019,"ujar Ery dalam jumpa dengan media di Gedung Bank Indonesia, Selasa (25/6/2019).

Ery menambahkan, pemberlakuan peraturan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sistem pembayaran Indonesia, memberikan layanan, transfer dana yang lebih cepat sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan mengakomodasi kebutuhan pengguna, baik individu maupun korporasi, untuk transaksi dengan nilai yang lebih besar.

"Tidak hany itu saja, Bank Indonesia juga memangkas biaya layanan transfer yang sebelumnya senilai Rp1000 menjadi Rp600 per transaksi,"paparnya.

Sementara itu, Layanan Kliring Warkat Debit tetap berlaku seperti sebelumnya yakni Rp1000 per transaksi.

"Untuk periode penyelesaian transaksi juga berubah dari 5 kali sehari menjadi 9 kali dalam sehari,"imbuhnya.

Mealui perubahan aturan ini, layanan transfer dana dan layanan pembayaran reguler akan dilakukan yaitu pukul 08.00, 09.00, 10.00, 11.00, 12.00, 13.00, 14.00, 15.00, 16.45. Sedangkan untuk Service Level Agreement(SLA), penyelesaian transaksi dilakukan yang sebelumnya maksimal 2 jam, kini dilakukan dalam kurun waktu 1 jam masing-masing di Bank Pengirim dan Bank Penerima. (Is)

Bilateral Meeting OJK & Bank of Thailand

Mon, 22 Jul 2019 - OJK mendorong perbankan Indonesia untuk mengaktifkan peran dan kehadiran di Thailand melalui akusisi ataupun langkah strategis lainnya

BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Thu, 18 Jul 2019 - Bank Indonesia beralasan, penurunan ini juga didorong faktor rendahnya proyeksi inflasi.

Ekonom DBS Perkirakan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Thu, 18 Jul 2019 - Ada beberapa faktor yang mendukung BI turunkan bunga acuan yakni penguatan rupiah dan membaiknya neraca perdagangan Indonesia

UMKM Mitra Binaan BI Tahun 2019 Tampil Beda

Fri, 12 Jul 2019 - Selain telah Go Digital, UMKM binaan Bank Indonesia juga telah berhasil memasarkan produknya hingga mancanegara.

Milenial Cenderung Pilih Aplikasi Anak Negeri

Wed, 10 Jul 2019 - Penetrasi pengguna mobile application terbesar yaitu pada aplikasi transportasi, food delivery apps, dan shopping. Di sektor aplikasi e commerce, perusahaan Indonesia memimpin di negaranya sendiri, kecuali shopping application

Mulya Siregar Diangkat Sebagai Direktur LPPI

Mon, 08 Jul 2019 - Sebelum bergabung dengan LPPI, Mulya Siregar menjabat sebagai Deputi Komisioner Pengawas Perbankan 1 OJK



Non Bank

Ekonom DBS Perkirakan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Ada beberapa faktor yang mendukung BI turunkan bunga ac

Sequis Hadirkan Produk untuk Milenial

M!Protection adalah produk asuransi yang diperuntukkan

Resmi Diluncurkan, LinkAja Kenalkan Jajaran Manajemen dan Pencapaian

Meski baru resmi diluncurkan, LinkAja tercatat telah be

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi