Governance, Risk Management & Compliance

Bidik Segmen UKM, MNC Bank Luncurkan Produk Baru

Rabu 29 Mei 2019 21:41:0

MNC SmartLoan dihadirkan sebagai produk yang fleksibel, persyaratan mudah, proses yang cepat, dan plafon yang sesuai kebutuhan tepat sasaran.

JAKARTA, Stabilitas - Sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) senantiasa menyimpan potensi yang selalu membuatnya menjadi bidikan banyak pihak. Tak terkecuali PT Bank MNC International Tbk. Untuk menyasar segmen bisnis favorit tersebut, bank yang lebih akrab dikenal dengan sebutan MNC Bank itu pun meluncurkan MNC SmartLoan.

"Ini adalah inovasi terbaru kami untuk memudahkan nasabah dari segmen pelaku UKM untuk melakukan transaksi perbankannya. Arahnya lebih ke program khusus kredit dengan tujuan produktif multiguna," ujar Presiden Direktur MNC Bank, Mahdan, di kantornya, di Jakarta, Selasa (28/5).

Menurut Mahdan, dengan berkembangnya sektor UKM maka jumlah pengangguran akibat angkatan kerja yang tidak terserap sektor kerja formal bisa diharapkan berkurang. Selain itu, pemerintah saat ini memang telah mendorong industri perbankan untuk mendukung pertumbuhan UKM lewat penyaluran kredit kepada industri UKM.

Dengan terjawabnya segala kendala yang selama ini dikeluhkan dari kalangan pelaku UKM, maka pengusaha tidak lagi merasa sulit meraih permodalan dari bank. "Salah satu bisnis yang akan jadi andalan kami untuk dapat mendongkrak pertumbuhan kinerja lending adalah penyaluran kredit SME. Kenapa? Karena sektor UKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia," tutur Hamdan.

Selain itu, Hamdan menambahkan, MNC SmartLoan dihadirkan sebagai produk yang fleksibel, persyaratan mudah, proses yang cepat, dan plafon yang sesuai kebutuhan tepat sasaran. Beberapa keunggulan dari MNC SmartLoan yang diluncurkan, antara lain adalah memberikan kebutuhan modal kerja bagi calon debitur dengan maksimum pembiayaan sebesar 60 persen dari penilaian bank. "Selain itu, dengan pinjaman rekening koran yang diberikan, akan memudahkan debitur dalam mengatur kebutuhannya," tegas Hamdan. (TS)

Hartadinata Bagi Dividen Rp32,2 Miliar

Wed, 12 Jun 2019 - Untuk tahun buku 2018, perseroan memberikan dividen tunai sebesar Rp32,2 miliar atau Rp7 per saham.

Indofood dan Anak Usaha Bagi-bagi Dividen

Wed, 29 May 2019 - Perusahaan konsisten memberikan dividen kepada pemegang saham dengan rasio yang sama tiap tahun.

Bangun Hotel di Ubud, Ristia Bintang Anggarkan Rp200 Miliar

Wed, 29 May 2019 - Kali ini, perusahaan dengan kode saham RBMS itu berencana membangun satu hotel baru di Kawasan Ubud, Bali.

Indonesian Tobacco Incar Rp63 Miliar Dari IPO

Tue, 28 May 2019 - Rencananya, rangkaian proses IPO bakal dimulai dengan masa penawaran umum pada 25 Juni hingga 1 Juli 2019 mendatang.

CIMB Niaga Dukung Pembiayaan Start-Up

Mon, 27 May 2019 - Dengan visi memajukan start-up Indonesia, CIMB NIaga dan Genesis sepakat menyalurkan pembiayaan senilai Rp300juta,



Non Bank

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

DJP, DJBC dan DJA Kolaborasi Optimalkan Kesadaran Bayar Pajak

Kolaborasi ini memunculkan beberapa program untuk mengo

Sri Mulyani Lantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Kementerian Keuangan

Menkeu juga mengingatkan kepada para pejabat di Kemenke

Kantongi Izin BI, Cashlez Siap Lebarkan Sayap

Setelah sebulan mengajukan izin beroperasi 2 tahun yang

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi