Governance, Risk Management & Compliance

Bilateral Meeting OJK & Bank of Thailand

Senin 22 Juli 2019 11:40:0

OJK mendorong perbankan Indonesia untuk mengaktifkan peran dan kehadiran di Thailand melalui akusisi ataupun langkah strategis lainnya

BANGKOK, Stabilitas - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan bilateral dengan Bank of Thailand (BoT) di Bangkok, Jumat (19/7) dalam rangka penguatan kerjasama peran sektor jasa keuangan di kedua negara. Delegasi OJK dipimpin oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, didampingi oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Heru Kristiyana dan Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Riswinandi, beserta jajaran. Sementara delegasi BoT dipimpin oleh Gubernur BoT Veerathai Santiprabhob dan Deputi Gubernur Ronadol Numnonda, beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut BoT menyampaikan komitmen untuk meningkatkan peran dan kontribusi perbankan Thailand yang telah memiliki operasional di Indonesia dalam mendukung pembiayaan pertumbuhan ekonomi nasional. Ketua Dewan Komisioner OJK mengapresiasi kehadiran pebisnis dan perbankan Thailand di Indonesia, dan menyampaikan bahwa Indonesia sangat terbuka terhadap kehadiran kalangan perbankan ASEAN untuk berbisnis di Indonesia. OJK juga mendorong perbankan Indonesia untuk mengaktifkan peran dan kehadiran di Thailand melalui akusisi ataupun langkah strategis lainnya. Tentunya komitmen ini diselaraskan dengan semangat konsolidasi perbankan dan juga memperhatikan skema ASEAN Banking Integration Framework.

Pembahasan dalam pertemuan juga mencakup perkembangan teknologi informasi di sektor jasa keuangan, terutama terkait dengan mekanisme dan ekosistem yang termasuk pola pengaturan dan pengawasan di kedua negara. OJK menyampaikan pengalamannya dalam mengatur dan mengawasi perusahaan fintech peer-to-peer lending yang mengedepankan pendekatan market conduct di Indonesia, sedangkanThailand cenderung menerapkan prinsip prudential supervision. Dalam hal ini BoT sangat mengapresiasi sesi sharing experience tersebut dan bermaksud untuk terus bekerjasama dengan OJK dalam kaitannya dengan pengaturan dan pengawasan fintech.Hal ini seiring dengan keberadaan perusahaan Indonesia yang sudah membuka peer-to-peer lending platform di Thailand.

Topik terakhir yang dibahas mencakup isu sustainable finance. Dalam kesempatan tersebut OJK menyampaikan perkembangan dan tantangan serta peluang dalam pengembangan sustainable finance di Indonesia. Berbagai regulasi yang telah diterbitkan juga disampaikan, termasuk perkembangan blended finance dan proyek-proyek berbasis lingkungan. BoT menyampaikan bahwa saat ini sedang disusun Sustainable Banking Guidelines yang mencakup aspek-aspek berbasis ESG (Environment, Social, and Governance).

Pertemuan bilateral ditutup dengan pernyataan perlunya meningkatkan kerjasama antara OJK dan BoT serta negara ASEAN lainnya, mengingat ASEAN adalah mesin pertumbuhan ekonomi yang stabil bagi dunia. BoT dan OJK sepakat untuk melakukan pembahasan di level teknis untuk meningkatkan peran dan kehadiran pebisnis maupun kalangan perbankan Indonesia di Thailand maupun sebaliknya. Ketua OJK menyatakan pentingnya dilakukan business gathering yang menghadirkan pebisnis di kedua negara untuk sharing informasi mengenai kesempatan berbisnis di masing-masing negara.

Amartha Gaet Bank Permata Tingkatkan Keamanan Transaksi

Mon, 12 Aug 2019 - Bank Permata menyediakan rekening dana lender bagi pemberi pinjaman di aplikasi Amartha.

Pasar Modal Tumbuh Positif di Tengah Ketidakpastian Global

Mon, 12 Aug 2019 - Perlambatan ekonomi global ini masih akan mewarnai perkembangan ekonomi domestik dan juga tentunya kinerja pasar modal kita ke depan.

OJK & Bareskrim Polri Sepakat Berantas Investasi Ilegal

Fri, 02 Aug 2019 - Dalam rangka penindakan terhadap fintech peer-to-peer lending ilegal tersebut, Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat melaporkan entitas tersebut ke Kepolisian Republik Indonesia apabila ditemukan ada unsur pidana.

OJK Dorong Asuransi di Sektor Perikanan

Thu, 01 Aug 2019 - Asuransi Usaha Budidaya Udang Komersial dan Asuransi Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil (APPIK) komoditas ikan lele ini juga merupakan upaya OJK dalam mendorong tingkat inklusi keuangan di masyarakat.

OJK Tingkatkan Literasi & Inklusi Keuangan Pemuda

Tue, 30 Jul 2019 - Kegiatan ini untuk mendukung pencapaian target indeks literasi dan inklusi keuangan sesuai Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI)

LPS Siapkan Platform Pelaporan Terintegrasi

Mon, 29 Jul 2019 - LPS menargetkan, pada tahun depan platform pengaduan sudah bisa digunakan untuk melaporkan laporan keuangan bank kepada otoritas



Non Bank

Kian Mudah, Adira Perkenalkan Klaim #1JariBeres

Sepanjang tahun 2019, Adira Insurance telah menerima 4.

Kredivo Luncurkan Inovasi Terbaru

Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih opsi cicila

Adira Insurance Buka Kantor Perwakilan di Pusat Perbelanjaan

Keberadaan kantor representatif Adira Insurance ingin m

Gandeng Ralali.com, ASM Maksimalkan E Commerce

Secara korporasi, kerjasama dengan Ralali.com ini juga

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi