Governance, Risk Management & Compliance

BIPI Kebut Sembilan Proyek Infrastruktur Energi

Senin 20 Mei 2019 10:5:0

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk mengebut pengerjaan sembilan proyek infrastruktur energi, diantaranya dengan membuka opsi penerbitan right issue dan juga skema partnership.

JAKARTA, Stabilitas-PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) terus mengebut pengerjaan sembilan proyek infrastruktur energi yang tengah ditanganinya. Sembilan proyek tersebut tersebar di Sumatera dan Kalimantan dengan nilai investasi total mencapai 2,5 miliar dolar Amerika Serikat. Saat ini, seluruh proyek tersebut masih dalam tahap uji kelayakan (feasibility study/FS).

"Untuk mendanai seluruh proyek itu saat ini kami sedang rencanakan penerbitan right issue pada akhir Juli (2019) ini," ujar Chief Financial Officer (CFO) PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk, Michael Wong, di Jakarta, Senin (20/5).

Jika seluruh proyek tersebut berjalan lancar, menurut Michael, diperkirakan bakal mampu menyumbang EBITDA perusahaan hingga 400 juta dolar AS per tahun.

Sementara terkait rencana right issue sendiri, Michael menjelaskan, pihaknya berharap dapat melego saham dengan harga di atas Rp50 per saham. Michael percaya hal itu bakal terlaksana dengan melihat valuasi perusahaan di mana harga sebesar itu diperkirakan cukup sesuai dan diminati pasar.

Rencananya, perusahaan dengan kode saham BIPI ini bakal menggelar right issue sebanyak tujuh miliar lembar saham baru dan maksimal 14 miliar saham hasil eksekusi waran yang menyertai proses Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kali ini. "Target dana terkumpul sekitar Rp1 triliun, dan kami bisa pastikan dalam rencana (right issue) kali ini kami sudah ada pembeli siaga," tutur Michael.

Selain right issue, lanjut Michael, pihaknya juga membuka kemungkinan bakal mencari pendanaan lewat investor atau pun pihak ketiga. Diharapkan kesembilan proyek infrastruktur energi tersebut dapat rampung secara bertahap demi menjaga stabilitas cash flow perusahaan.

"Kami harapkan proses FS bisa finalisasi pada triwulan III/2019. Setelah itu, baru kami akan putuskan lebih jauh soal pendanaan. Selain right issue bisa juga lewat partnership. Kemungkinan dari luar (negeri) dengan kami tetap sebagai mayoritas," tegas Michael. (TS)

Hartadinata Bagi Dividen Rp32,2 Miliar

Wed, 12 Jun 2019 - Untuk tahun buku 2018, perseroan memberikan dividen tunai sebesar Rp32,2 miliar atau Rp7 per saham.

Bidik Segmen UKM, MNC Bank Luncurkan Produk Baru

Wed, 29 May 2019 - MNC SmartLoan dihadirkan sebagai produk yang fleksibel, persyaratan mudah, proses yang cepat, dan plafon yang sesuai kebutuhan tepat sasaran.

Indofood dan Anak Usaha Bagi-bagi Dividen

Wed, 29 May 2019 - Perusahaan konsisten memberikan dividen kepada pemegang saham dengan rasio yang sama tiap tahun.

Bangun Hotel di Ubud, Ristia Bintang Anggarkan Rp200 Miliar

Wed, 29 May 2019 - Kali ini, perusahaan dengan kode saham RBMS itu berencana membangun satu hotel baru di Kawasan Ubud, Bali.

Indonesian Tobacco Incar Rp63 Miliar Dari IPO

Tue, 28 May 2019 - Rencananya, rangkaian proses IPO bakal dimulai dengan masa penawaran umum pada 25 Juni hingga 1 Juli 2019 mendatang.

Pasca Pilpres, Semen Indonesia Berharap Kinerja Membaik

Wed, 22 May 2019 - PT Semen Indonesia Tbk berharap adanya tren perbaikan terhadap kinerja penjualannya seiring dengan berakhirnya gelaran Pilpres pada 17 April 2019 lalu.



Non Bank

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

DJP, DJBC dan DJA Kolaborasi Optimalkan Kesadaran Bayar Pajak

Kolaborasi ini memunculkan beberapa program untuk mengo

Sri Mulyani Lantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Kementerian Keuangan

Menkeu juga mengingatkan kepada para pejabat di Kemenke

Kantongi Izin BI, Cashlez Siap Lebarkan Sayap

Setelah sebulan mengajukan izin beroperasi 2 tahun yang

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi