Governance, Risk Management & Compliance

BKPM Gaet Bank DBS Indonesia Berikan Kemudahan Investasi

Kamis 23 April 2020 14:28:0

PT Bank DBS Indonesia melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk memudahkan nasabah melakukan investasi di Indonesia.

JAKARTA, Stabilitas -- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bersama dengan Presiden Direktur Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna melakukan penandatanganan kesepakatan bersama sebagai bentuk kerja sama dalam rangka meningkatkan investasi asing langsung, dan mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara di mana Bank DBS dan afiliasi beroperasi. Penandatanganan kesepakatan bersama ini dilakukan dalam jaringan (daring) melalui konferensi video di Jakarta.

Bahlil menyampaikan bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19, BKPM tetap berkomitmen memfasilitasi kebutuhan investor sehingga investasi tetap berjalan dengan baik dan dapat mendukung perekonomian bangsa. Walaupun dengan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, tidak menghalangi kerja BKPM dalam melakukan pengawalan investasi.

"Kami ucapkan terima kasih atas gagasan kerja sama ini. Sudah pasti dengan adanya Covid-19 saat ini berdampak buruk terhadap pertumbuhan investasi di Indonesia. Walaupun realisasi investasi di Triwulan I tahun 2020 ini tumbuh, tapi terjadi penurunan Penanaman Modal Asing (PMA). Adanya kerja sama dengan DBS ini, kami harap kita dapat bersinergi, saling bertukar informasi untuk mendukung percepatan investasi di Indonesia," ucap Bahlil dalam sambutannya.

Melalui kesepakatan bersama ini, investor dapat memperoleh beberapa manfaat, antara lain informasi terkait kebijakan, peraturan penanaman modal, serta edukasi layanan perbankan yang diperlukan oleh investor. Investor juga akan difasilitasi dalam proses perizinan, persyaratan peraturan, hingga aktivasi perbankan, termasuk penanganan permasalahan yang dihadapi dalam merealisasikan investasinya.

"Sebagai salah satu Bank besar di Asia, kami memiliki jangkauan regional dimana kami yakin dapat berperan aktif tidak hanya dalam melakukan promosi investasi, namun juga memfasilitasi penanaman modal asing ke Indonesia dan sebaliknya penanaman modal dari pelaku bisnis nasional ke berbagai negara dimana DBS beroperasi," ujar Paulus Sutisna, Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia.

Selain itu, investor akan dibekali dengan wawasan ekonomi seperti pembaruan pasar atau industri setiap triwulan secara rutin dari para ekonom Bank DBS, juga saran pengaturan perbankan yang meliputi pembaruan rutin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga peraturan dan persyaratan Bank Sentral. Kerja sama BKPM dan Bank DBS Indonesia juga mencakup ekosistem yang di dalamnya terdapat konektivitas rantai pasokan untuk mempromosikan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) lokal.

Bahlil menyampaikan bahwa kesepakatan bersama ini dilakukan untuk menarik investasi asing masuk ke Indonesia. Dengan banyaknya nasabah Bank DBS di luar negeri, BKPM berharap Bank DBS menarik investor masuk dan selanjutnya kewajiban Pemerintah untuk memfasilitasi kebutuhan investor, melakukan percepatan perizinan, memberikan informasi yang diperlukan terkait penanaman modal. "Ini pertama kalinya saya meneken kerja sama dengan perbankan. Ini tidak sebatas teken-teken saja, tapi juga segera kita berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Kita sama-sama mewujudkan Indonesia yang lebih baik," ujar Bahlil menanggapi pertanyaan dari media.

Dengan adanya kerja sama ini, Bank DBS Indonesia akan menyediakan layanan-layanan kepada investor, seperti pembukaan akun dengan aplikasi yang melalui satu pintu, solusi perbankan transaksional seperti solusi digital, layanan perdagangan, dan manajemen kas. Dalam kerja sama ini mencakup kegiatan promosi dan pengembangan layanan perbankan yang tersedia di Bank DBS Indonesia.

"Kerja sama BKPM dan Bank DBS Indonesia sejalan dengan tujuan kami untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Melalui promosi bersama ini, Bank DBS selaku mitra terpercaya bisnis, ingin memberikan layanan perbankan yang terdepan dan terpercaya bagi nasabah dan calon investor dengan memberikan fasilitas layanan dan produk yang memudahkan bisnis dalam berinvestasi. Kami berharap dapat berperan sangat aktif guna mendukung pengembangan bisnis nasabah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi negeri melalui tumbuh pesatnya pengembangan Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia," ucap Paulus Sutisna, Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia.

Bertahan di Tengah Pandemi, Perbankan Wajib Perkuat Permodalan

Thu, 09 Jul 2020 - Posisi modal (capital) menjadi kunci yang sangat penting di tengah kondisi tekanan krisis yang hingga kini belum juga terukur bakal terjadi sampai kapan.

Bank Mandiri Fokus Garap Sektor Pendukung Padat Karya dan Ketahanan Pangan

Thu, 09 Jul 2020 - Bank Mandiri telah menyiapkan rencana penyaluran kredit (pipeline) secara sektoral dengan fokus pada usaha-usaha yang mendukung penyerapan tenaga kerja dan ketahanan pangan.

Menkeu: Pandemi Jadi Momentum Untuk Reformasi dengan Teknologi

Wed, 08 Jul 2020 - Menurut Menkeu, penggunaan teknologi juga bisa digunakan untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil mendukung pembangunan yang lebih inklusif.

Pemerintah Beri Penjaminan Kredit Modal Kerja Bagi UMKM Terdampak Covid-19

Wed, 08 Jul 2020 - Dengan adanya sistem terpadu, maka kredit untuk UMKM diharapkan berjalan lancar.

Jamkrindo Jamin Kredit Modal Kerja UMKM

Tue, 07 Jul 2020 - Program ini dijalankan pemerintah sebagai stimulus untuk menggerakkan perekonomian yang terdampak pandemi covid-19.

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Fri, 03 Jul 2020 - Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agung rupanya tidak diketahui oleh semua Anggota BPK.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi