Governance, Risk Management & Compliance

BNI Syariah-Pertamina Lakukan Kerjasama Penerimaan Pembayaran Penjualan

Senin 17 Februari 2020 15:47:0

Kerjasama dengan PT Pertamina (Persero) merupakan wujud dari value Hasanah Banking Partner dan komitmen mengusung tema strategis "Embracing New Opportunities" di tahun ini

BANDA ACEH, Stabilitas - BNI Syariah melakukan kerjasama terkait penerimaan pembayaran atas penjualan produk PT Pertamina (Persero) di Provinsi Aceh. Kerjasama ini dilakukan di Hermes Palace Hotel, Jl.T.Panglima Nyak Makam, Lambhuk, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Senin (17/2).

Hadir pada kesempatan ini Direktur Bisnis SME & Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati; Pemimpin Divisi Transaksional BNI Syariah, Agusta Rinaldi; Wakil Pemimpin Wilayah Barat 2, Himawan Dwi Saputro; dan Kepala Cabang BNI Syariah Banda Aceh, Zul Irfan Lubis.

Beberapa pejabat yang hadir diantaranya Perwakilan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Pemerintah Aceh Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Staff Ahli Gubenur), Mahyuzar; Walikota Banda Aceh dan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, Aminullah Usman; Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Aulia Fadly; Ketua DPC Hiswana Migas Aceh, Faisal Budiman.

Perwakilan PT Pertamina (Persero) yang hadir diantaranya Direktur Keuangan Pertamina, Emma Sri Martini; Senior Vice President (SVP) Corporate Finance Pertamina, Sjahril Rachmad Atas; Vice President (VP) Treasury Pertamina, Herry Hernawan; VP LPG Sales Pertamina, Primarini; VP Strategic Marketing Pertamina, Waljiyanto; VP Customer Care Pertamina, Mars Ega; dan sebagai perwakilan General Manager Marketing Operation Region I (GM MOR I) hadir Sales Area Manager Medan Pertamina, Ferry Pasalini.

Dhias Widhiyati mengatakan kerjasama dengan PT Pertamina (Persero) merupakan wujud dari value Hasanah Banking Partner dan komitmen mengusung tema strategis "Embracing New Opportunities" di tahun ini. "BNI Syariah siap meraih peluang-peluang baru untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dan menjadi partner yang lebih baik salah satunya pada peluang di penerimaan pembayaran atas penjualan produk Pertamina di Aceh," kata Dhias.

Potensi bisnis dari kerjasama ini adalah peningkatan pendapatan dari sisi feebased income dan dana pihak ketiga (DPK). Selain itu, BNI Syariah juga dapat menambah portofolio nasabah di Aceh dan jenis layanan transaksional melalui sistem pembayaran yang terintegrasi. Potensi jumlah nasabah yang bisa didapat BNI Syariah dari kerjasama ini mencapai 150 pelanggan yang merupakan institusi.

Kedepannya keberhasilan dari kerjasama ini akan berpotensi menambah jaringan bisnis BNI Syariah dari kerjasama proyek penerimaan pembayaran pelanggan PT. Pertamina (Persero) untuk wilayah kerja lainnya.

Dengan terjalinnya kerjasama ini, BNI Syariah melalui Divisi Bisnis Transaksional berharap dapat meningkatkan pelayanan dan mempermudah pelanggan Pertamina dalam melaksanakan pembayaran kewajibannya kepada Pertamina melalui suatu sistem yang terintegrasi (host to host).

Secara garis besar fokus utama kerjasama ini adalah tetap menjaga layanan perbankan yang selama ini didapat oleh pelanggan dari masing-masing bank induk. Selain itu, dengan kerjasama ini BNI Syariah juga dapat melayani pelanggan Pertamina secara maksimal dalam memanfaatkan layanan perbankan syariah.

BNI Syariah akan melakukan koordinasi yang intensif dengan Pertamina untuk melakukan sosialisasi bersama terkait penerimaan pembayaran ini dan turut mengenalkan layanan perbankan syariah khususnya melalui BNI Syariah kepada para pelanggan Pertamina.

Alhamdulillah hingga akhir 2019, BNI Syariah atas dukungan BNI Group telah membuka tujuh Kantor Cabang Pembantu (KCP) Berbasis Syariah di Provinsi Aceh. Ke-7 kantor tersebut memperkuat 24 unit layanan syariah (SCO) yang sebelumnya sudah beroperasi di seluruh outlet BNI di Provinsi Aceh.

Dengan pembukaan KCP tersebut sampai saat ini kami dapat melayani masyarakat Aceh melalui 2 Kantor Cabang (KC), 7 kantor cabang pembantu (KCP), dan 3 payment point.

Pembukaan layanan syariah ini bertujuan untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat Aceh untuk bertransaksi syariah. Pembukaan layanan syariah ini juga bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan dan percepatan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

BNI Syariah juga memberikan layanan sesuai prinsip syariah diantaranya penghapusan denda, layanan sholat tepat waktu di seluruh outlet BNI Syariah, hasanah reward yaitu tunjangan hafiz qur’an kepada karyawan, dan menyediakan akses layanan Ziswaf melalui e-channel BNI (ATM, mobile banking, internet banking) serta website dan aplikasi Wakaf Hasanah.

BNI Syariah juga memiliki fasilitas, produk dan layanan transaksi e-channel yang didukung oleh teknologi dan jaringan BNI, sehingga nasabah akan mendapatkan pengalaman yang sama ketika menggunakan produk dan layanan BNI Syariah. Dengan dukungan BNI, BNI Syariah siap memberikan layanan dan implementasi Qanun yang terbaik, halal, dan sesuai dengan prinsip syariah.

BNI Syariah Salurkan Bantuan 5,7 Ton Beras ke Ojek Online & Pedagang

Sun, 05 Apr 2020 - Ojek online dan pedagang kaki lima dipilih karena dipandang merupakan profesi yang cukup rentan terkena dampak wabah COVID-19.

Permudah Masyarakat Terdampak Covid-19, BNI Syariah Luncurkan Smart Shadaqah

Sat, 04 Apr 2020 - Smart shadaqah merupakan fitur pendebetan BNI iB Hasanah Card secara rutin tiap bulan untuk donasi melalui kerjasama dengan badan amil.

BNI Syariah Inisiasi Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Tue, 31 Mar 2020 - Penggalangan dana untuk RS Container Covid-19 bersama Dompet Dhuafa dihimpun melalui platform Wakaf Hasanah BNI Syariah. Ditargetkan dana yang terkumpul dalam program ini sebanyak Rp250 juta.

BNI Syariah Siap Bantu Nasabah Pembiayaan yang Terdampak COVID-19

Mon, 30 Mar 2020 - BNI Syariah memberikan keringanan (restrukturisasi) berupa penundaan pembayaran kepada nasabah yang terdampak COVID-19.

BNI Syariah Peduli Terhadap Meluasnya Penyebaran Virus Corona

Sat, 28 Mar 2020 - Terkait antisipasi penyebaran virus corona, BNI Syariah juga memberlakukan layanan terbatas dan penutupan sementara di beberapa outlet dan mengalihkan ke lokasi outlet terdekat.

WIKA Beton Bukukan Laba Bersih 2019 Sebesar Rp510,71 Miliar

Fri, 27 Mar 2020 - Melihat positifnya hasil kinerja tahun 2019, WIKA Beton menetapkan target laba bersih sebesar Rp561,2 miliar pada tahun ini.



Non Bank

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

BI Sebut Modal Asing Keluar Rp167 Triliun

Menurut perry terjadi kericuhan di pasar keuangan membu

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi