Governance, Risk Management & Compliance

BEI Resmi Menjadi Pemegang Saham Pefindo Biro Kredit

Rabu 15 Mei 2019 12:32:0

Pefindo meyakini keberadaan BEI juga sekaligus mewujudkan misi untuk memperkuat sistem keuangan nasional melalui penyediaan layanan dan solusi informasi perkreditan yang handal, terpercaya, dan berstandar internasional.

JAKARTA, Stabilitas-- Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menjadi Pemegang Saham PEFINDO Biro Kredit melalui keputusan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2019 Perseroan di Jakarta (14/05/2019). Rapat tersebut menyetujui penambahan modal ditempatkan dan disetor Perseroan sekaligus menyetujui masuknya BEI sebagai pemegang saham PEFINDO Biro Kredit yang kini menguasai sekitar 31 persen kepemilikan.

Dengan masuknya BEI, maka komposisi kepemilikan saham PEFINDO Biro Kredit menjadi :

No

Pemegang Saham

Persentase Kepemilikan

1

PT Pemeringkat Efek Indonesia

34,77 persen

2

PT Bursa Efek Indonesia

30,60 persen

3

PT Pegadaian (Persero)

16,09 persen

4

PT Sigma Cipta Caraka

6,82 persen

5

PT Taspen (Persero)

6,82 persen

6

PT Consumer Information Consulting

3,68 persen

7

Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia

1,22 persen

Keberadaan dan posisi strategis Bursa Efek Indonesia di industri keuangan nasional diyakini akan mampu mendorong pertumbuhan usaha perseroan sekaligus mewujudkan misi untuk memperkuat sistem keuangan nasional melalui penyediaan layanan dan solusi informasi perkreditan yang handal, terpercaya, dan berstandar internasional

"Melalui tambahan modal ini, total ekuitas PEFINDO Biro Kredit akan bertambah sehingga struktur permodalan akan lebih kuat dan mampu mempercepat realisasi pengembangan usaha guna meningkatkan layanan kepada anggota kami termasuk penetrasi ke sektor pasar modal"ujar Yohanes Arts Abimanyu Direktur Utama PEFINDO Biro Kredit.

Untuk memenuhi kebutuhan Anggota dan memberikan nilai tambah atas layanannya PEFINDO Biro Kredit akan terus memperbanyak variasi produk dan memperluas data non kredit guna menjawab kebutuhan pasar dan industri.

Lebih jauh Abimanyu menambahkan bahwa pihaknya telah menyusun product roadmap yang disesuaikan dengan perkembangan di industri terkini dan yang akan terus berkembang hingga 3 - 5 tahun mendatang.

Selanjutnya, guna menjaga kelangsungan pertumbuhan usaha, PEFINDO Biro Kredit akan memperbanyak variasi produk dengan mengandalkan dukungan sistem teknologi informasi terkini dan teruji.

"Saat ini kami dalam kajian pengembangan beberapa produk untuk memenuhi kebutuan pasar. Kalau tidak ada halangan, tahun ini siap untuk diluncurkan" jelas Abimanyu menutup keterangannya.

Hartadinata Bagi Dividen Rp32,2 Miliar

Wed, 12 Jun 2019 - Untuk tahun buku 2018, perseroan memberikan dividen tunai sebesar Rp32,2 miliar atau Rp7 per saham.

Melantai Perdana, Saham CPRI Langsung 'Terbang'

Fri, 12 Apr 2019 - Dalam perdagangan perdananya, saham CPRI dilepas dengan harga Rp125 per saham, sehingga lewat proses IPO kali ini perusahaan dapat mengantongi dana segar setidaknya sebesar Rp79,79 miliar.

OJK Komitmen Tingkatkan Peran Pasar Modal

Wed, 02 Jan 2019 - OJK berkomitmen untuk meningkatkan peran pasar modal sebagai alternatif sumber pembiayaan dengan mengeluarkan berbagai regulasi untuk tingkatkan likuiditas pasar.

Penyelesaian Transaksi Bursa Dua Hari (T+2) Berjalan Lancar

Fri, 30 Nov 2018 - Percepatan transaksi bursa T+2, memiliki tujuan untuk meningkatkan likuiditas melalui percepatan re-investment dari modal investor maupun efisiensi operasional serta menambah kapasitas transaksi Perusahaan Efek.

Ada Insiden Balkon BEI Ambruk, Perdagangan Saham di BEI Tetap Berjalan Normal

Mon, 15 Jan 2018 - “Proses transaksi dan setelmen transaksi berjalan normal. Tidak ada gangguan listrik dan jaringan. Sistem JATS, E-CLEARS dan C-BEST berjalan normal...”



Non Bank

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

DJP, DJBC dan DJA Kolaborasi Optimalkan Kesadaran Bayar Pajak

Kolaborasi ini memunculkan beberapa program untuk mengo

Sri Mulyani Lantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Kementerian Keuangan

Menkeu juga mengingatkan kepada para pejabat di Kemenke

Kantongi Izin BI, Cashlez Siap Lebarkan Sayap

Setelah sebulan mengajukan izin beroperasi 2 tahun yang

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi