Governance, Risk Management & Compliance

Cari Dana Untuk Kembangkan Bisnis, NCS Bersiap IPO

Jumat 6 Desember 2019 10:35:0

NCS kini tengah berfokus untuk mencari rekanan kerja atau investor besar yang bisa diajak bekerjasama dalam mengembangkan size bisnis perusahaan.

JAKARTA, Stabilitas - Perkembangan bisnisdalam beberapa tahun terakhir membuat PT Nusantara Card Semesta (NCS) merasa harus segera berbenah diri. Salah satunya adalah dengan menggeser struktur bisnisnya sebagai penyedia jasa pengiriman di Indonesia yang hingga saat ini masih sangat mengandalkan segmen korporat dengan pendekatan kerjasama business to business (B2B) secara bertahap ke segmen ritel.

"Ceruk pasar di sana (segmen ritel) sangat besar dan ke depan potensinya juga sangat menjanjikan, sehingga target kami dalam lima tahun ke depan adalah menggeser dari posisi saat ini 80:20 dengan mayoritas klien B2B menjadi 30:70 dengan sebagian besar kami dapat dari segmen ritel," ujar Direktur Utama NCS, Reni Sitawati Siregar, di Jakarta, Jumat (6/12).

Salah satu upaya yang bakal ditempuh demi bisa menggeser struktur kontribusi bisnis tersebut, menurut Reni, pihaknya kini tengah berfokus untuk mencari rekanan kerja atau investor besar yang bisa diajak bekerjasama dalam mengembangkan size bisnis perusahaan. Namun, Reni juga sangat berharap agar rekanan yang digandeng nantinya dapat membawa business model baru untuk dikerjakan bersama dan tidak hanya sebatas menempatkan dana investasi tanpa langkah bisnis ke depan yang jelas.

"Saya tidak ingin (investor) yang hanya taruh duit terus diem nungguin setoran return dari kami. Kami mau ada yang dikerjasamakan seperti yang kami lakukan dengan Gojek saat ini. Kalau hanya (menempatkan) dana, ketimbang dari investor lebih baik kami IPO (Initial Public Offering/penawaran umum perdana saham) saja," tutur Reni.

Terkait opsi untuk IPO itu sendiri, lanjut Reni, pihaknya juga tengah mempersiapkan diri secara serius sebagai salah satu opsi pendanaan yang cukup realistis untuk dijalankan. Namun demikian, Reni menyatakan bahwa rencana itu baru akan dilaksanakannya dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

"Yang jelas semua(syarat)nya sedang kami siapkan. Kami juga sudah berbincang dengan salah satu (perusahaan) sekuritas. Financial audit sedang kami kebut. Yang jelas dalam lima tahun ke depan kami ingin IPO. Kapan pastinya, belum bisa kami jawab karena masih menunggu juga dari progress persiapan di internal kami. Tunggu saja," tegas Reni.

Bentjok Pertanyakan Kepemilikan Saham Grup Bakrie Atas Jiwasraya

Tue, 30 Jun 2020 - Benny Tjokro, menyebut bahwa saat ini Jiwasraya diketahuinya memiliki saham Grup Bakrie.

Astragraphia Bagikan Deviden 40% Dari Laba

Thu, 11 Jun 2020 - Pembagian sisa dividen sebesar Rp 49 per lembar saham telah dijadwalkan pada 6 Juli 2020.

WIKA Bagikan Dividen Rp 457 Miliar

Mon, 08 Jun 2020 - Pemegang saham juga menunjuk lima direksi baru dengan empat di antaranya berasal dari internal WIKA.

Indofood Raih Laba Rp3,4 T di Kuartal I 2020

Fri, 22 May 2020 - Penjualan neto konsolidasi tumbuh sebesar 1% menjadi Rp19,30 triliun.

WIKA Beton Bukukan Laba Bersih 2019 Sebesar Rp510,71 Miliar

Fri, 27 Mar 2020 - Melihat positifnya hasil kinerja tahun 2019, WIKA Beton menetapkan target laba bersih sebesar Rp561,2 miliar pada tahun ini.

PT Tower Bersama Infrastructure Umumkan Penawaran Obligasi Rupiah

Fri, 27 Mar 2020 - Saat ini perseroan memiliki struktur utang yang sangat kuat, dengan utang yang sepenuhnya terlindung nilai, jangka panjang dan masih banyak ketersediaan komitmen yang belum digunakan.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi