Governance, Risk Management & Compliance

APP Sinar Mas Kembali Raih Penghargaan Primaniyarta

Kamis 17 Oktober 2019 4:7:0

Penghargaan Primaniyarta yang diraih APP Sinar Mas tahun ini merupakan penghargaan ketujuh dari total 15 penghargaan yang telah diraih unit usaha APP Sinar Mas dalam kategori Eksportir Berkinerja dan kategori Pembangun Merek Global.

JAKARTA, Stabilitas-- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, bersama dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, menyerahkan Penghargaan Primaniyarta 2019 kepada dua anak perusahaan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas dalam acara Trade Expo Indonesia tahun ini. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk mendapatkan penghargaan dalam kategori Eksportir Berkinerja, sedangkan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk mendapatkan penghargaan kategori Pembangun Merek Global. Acara tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN), Kementerian Perdagangan di Indonesia Convention Exhibition, Kota BSD, Tangerang, Banten.

Penghargaan secara langsung diberikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Saleh Husin selaku Presiden Komisaris PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, dan Suhendra Wiriadinata selaku Presiden Direktur PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.

Penghargaan Primaniyarta yang diraih APP Sinar Mas tahun ini merupakan penghargaan ketujuh dari total 15 penghargaan yang telah diraih unit usaha APP Sinar Mas dalam kategori Eksportir Berkinerja dan kategori Pembangun Merek Global. Sebelumnya, perusahaan meraih penghargaan yang sama pada tahun 2007, 2008, 2009, 2011, 2012, dan 2015. APP Sinar Mas sendiri selama ini telah mengekspor produknya ke lebih dari 150 negara.

Menurut laporan dari Observatory of Economic Complexity, Massachusetts Institute of Technology (MIT), nilai ekspor produk pulp dan kertas dari Indonesia mencapai nilai 7,35 miliar dolar AS setiap tahunnya, dan Indonesia menduduki peringkat kesepuluh penghasil kertas terbesar di dunia menurut laporan dari World Atlas.

"Kami percaya bahwa kertas memegang banyak jawaban terhadap permasalahan-permasalahan kita di masa depan. Kegunaan kertas saat ini telah bertransformasi, dan kertas merupakan bahan yang paling berpotensi untuk menggantikan pemakaian plastik. Selama lebih dari 40 tahun, perusahaan terus berinovasi untuk menawarkan produk kertas, pulp, dan kemasan yang memenuhi kebutuhan dunia yang terus berubah," ujar Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata.

Suhendra menambahkan bahwa perusahaan menyambut baik penghargaan ini, karena merupakan wujud nyata perusahaan dalam menghasilkan produk berkualitas, sehingga dapat diterima oleh pasar internasional.

Penghargaan Primaniyarta adalah penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi. Penghargaan yang telah diselenggarakan sejak tahun 1992 ini diharapkan dapat berperan sebagai salah satu pendorong bagi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan prestasinya dalam bidang ekspor.

Selain untuk memberikan apresiasi kepada eksportir Indonesia yang berprestasi, penghargaan Primaniyarta juga memotivasi para eksportir lainnya agar selalu berusaha meningkatkan nilai dan volume ekspor produk nonmigas dari Indonesia. Penghargaan ini bertujuan untuk mencari eksportir berprestasi yang dapat dijadikan teladan bagi eksportir lainnya, agar Indonesia dapat menghasilkan para eksportir yang tangguh, terampil, dan berdaya saing tinggi dalam berbagai sektor.


Non Bank

Dukung Safety Riding, Sequis Life Perkenalkan Asuransi Super Safe Protection

Banyak hal tak terduga yang dapat terjadi saat kita ber

Strategi IKNB Hadapi Tantangan Berat Tahun Depan

Begitu juga dengan asuransi. Unit link diprediksi akan

Aset CNAF Tembus Rp3,3 Triliun pada Sembilan Bulan Pertama 2019

Penyaluran pembiayaan CNAF sebesar Rp2,45 triliun per 3

Allianz Indonesia Lakukan Berbagai Automasi Digital

Hal ini merupakan langkah Allianz Indonesia untuk mempe

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi