Governance, Risk Management & Compliance

Cegah Pelanggaran AFPI Beri Pelatihan Bagi Penagih Pinjaman Online

Senin 4 Februari 2019 23:23:0

AFPI akan melakukan beberapa langkah untuk mencegah dan menekan pelanggaran fintech. Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga penagih utang online.

JAKARTA, Stabilitas—Demi mencegah pelanggaran saat melakukan penagihan, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) akan melakukan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga penagih utang online atau desk collector pada bulan Februari 2019. Tak hanya memberikan pelatihan kepada penagih, sertifikasi juga akan diberikan kepada stakkeholder dan pemegang saham di perusahaan pemberi pinjaman tersebut.

"Rencananya Februari ini akan kita beri sertifiaksi dan pelatihan ke semua jajaran dari pemegang saham sampai penagih,"kataWakil Ketua APFI Sunu Widyatmoko di Kantor APFI, Senin (4/2/2019).

Sunu menambahkan, hal ini bertujuan untuk menjawab keluhan nasabah pinjaman online serta mengurangi pelanggaran saat penagihan dilakukan kepada nasabah. Lebih jauh dikatakan Sunu, pelatihan dan sertifikasi ini juga berlaku kepada penagih pihak ketiga atau outsource

"Paling banyak keluhan ya saat penagihan. Kadang caranya kasar dan tidak manusiawi. Sampai mengakses kontak, galeri telepon seluler. Itu kan sudah ranah privasi,"kata dia.

Selain dengan memberkan pelatihan dan sertifikasi, AFPI juga akan membentuk sistem yang memuat nasabah yang termasuk dalam blacklist perusahaan peminjaman dengan teknologi blockchain. Menurut Sunu, hal ini dilakukan untuk mencegah nasabah yang memiliki niatan buruk dalam melakukan pinjaman online.

"Kita juga ada project blaklist sharing dan kita gunakan sebuah sistem tertentu pakai blockchain"tegas Sunu.

Tak berhenti di situ saja, AFPI juga menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK)membuat pusat data fintech P2P lending. Melalui pusat data ini, seluruh transaksi yang dilakukan melalui pinjaman online legal akan didata oleh OJK, sehingga akan diketahui debitur-debitur yang melakukan transaksi pada lebih dari satu penyedia jasa pinjaman online.

"Asosiasi buat pusat data fintech lending kerja sama dg OJK, Di bawah POJK 77, OJK berhak menarik data informasi yang dibutuhkan, dan OJK dapat menginformasikan ke AFPI terkait pinjaman yang telat bayar, kemudian peminjam yang memiliki pinjaman berlebih, dan kemudian infromasi lain terkait peminjam yang berguna bagi bisnis fintech p2p lending,"pungkasnya.

OJK: Ada 5 Tantangan IKNB 2019

Wed, 13 Mar 2019 - Salah satu tatangan yang dihadapi oleh IKNB di tahun 2019 ini adalah rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk IKNB. Menurut Nasrullah, permasalahan ini harus segera diatasi mengingat salah satu kunci dalam bisnis asuransi adalah kepercaya

OJK Kembali Hentikan 168 Fintech & 47 Investasi Ilegal

Wed, 13 Mar 2019 - Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya. Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima.

Asosiasi Fintech Luncurkan "Jendela" Informasi & Pengaduan Nasabah

Fri, 08 Mar 2019 - "Jendela" AFPI merupakan layanan aduan bagi korban ataupun nasabah layanan pinjaman online yang menjadi anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia.

AFPI Atur Batas Bunga Pinjaman

Fri, 08 Mar 2019 - Untuk memperkuat aturan dalam bisnis fintech peer-to-peer lending, OJK meresmikan Asosiasi FIntech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) di Jakarta. Dalam peresmian ini, AFPI juga menentukan batasan bunga sebesar 0.8 persen.

AFPI Beri Pelatihan Calon P2P-Lending

Wed, 06 Mar 2019 - Sebagai syarat mendaftar ke OJK, Asosiasi FIntech Pendanaan Indonesia memberikan pelatihan kepada 50 calon penyelenggara pinjaman p2p lending di Indonesia.

OJK: Fintech Isi Celah Kelemahan Bank

Wed, 27 Feb 2019 - Selain keterjangkauan bank dalam pendanaan yang masih rendah, ketersediaan infrastruktur dalam biang teknologi juga menjadi salah satu cikal-bakal makin majunya fintech pendanaan di Indonesia.



Non Bank

Amartha Salurkan Rp970M Dana Khusus Perempuan

Amartha, penyalur pinjaman khusus perempuan pelaku UMKM

Allianz Indonesia Ikuti Perkembangan Fintech Tingkatkan Penetrasi Asuransi

Dengan mempertimbangkan pesatnya perkembangan fintech,

Ini Peluang dan Tantangan Industri Asuransi Jiwa di 2019

Sebagai kontributor utama industri asuransi, tingkat pe

AIA Catat Pertumbuhan Dua Digit di 2018

AIA berhasil meningkatkan laba operasi setelah pajak me

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi