Governance, Risk Management & Compliance

CIMB Niaga Bukukan Laba Rp1,1 Triliun pada Kuartal I 2020

Senin 11 Mei 2020 12:34:0

Dengan total aset mencapai Rp274,5 triliun per 31 Maret 2020, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset.

JAKARTA, Stabilitas --.PT Bank CIMB Niaga Tbk hari ini melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp1,1 triliun pada kuartal pertama tahun 2020, naik sebesar 11,8 persen year-on-year (yoy), menghasilkan earnings per share Rp42,33.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, pertumbuhan laba bersih sebesar 11,8 persen terutama didukung oleh pendapatan non bunga atau Non-Interest Income sebesar 11,5 persen dan penurunan pada Biaya Operasional sebesar 2,7 persen yoy.

"Hasilnya, rasio Cost to Income turun menjadi di bawah 48 persen. Dana murah (CASA) tumbuh 18,8 persen yoy dan berkontribusi terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 6,3 persen yoy. Sementara, rasio Loan Loss Coverage (LLC)meningkat menjadi 191,13 persen, dan biaya provisi naik menjadi 8,7 persen yoy,"bebernya.

Sementara itu Capital Adequacy Ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat baik sebesar 19,39 persen per 31 Maret 2020.

Total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp202,6 triliun dengan rasio CASA sebesar 60,1 persen. Adapun Tabungan mengalami pertumbuhan sebesar 20,3 persen Y-o-Y, sejalan dengan komitmen Bank untuk mengembangkan layanan digital dan meningkatkan customer experience.

Jumlah kredit yang disalurkan tumbuh 3,3 persen yoy menjadi Rp194,3 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis Consumer Banking.

"Kami dapat mempertahankan kepemimpinan yang kuat dalam segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang meningkat 11,6 persen Y-o-Y, sementara Kartu Kredit yang tumbuh sebesar 8,9 persen yoy sebagai hasil dari pengembangan bisnis akuisisi merchant yang kami lakukan," kata Tigor.

Di segmen perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah ("UUS") CIMB Niaga ("CIMB  Niaga Syariah") berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp34,5 triliun (+23,0 persen Y-o-Y) dan DPK sebesar Rp30,3 triliun (+14,4 persen Y-o-Y) per 31 Maret 2020.

"Fokus kami saat ini adalah meningkatkan likuiditas, menjaga kualitas aset, serta disiplin dalam mengelola biaya. Memasuki tahun kedua inisiatif transformasi Forward 23, saat ini kami berinvestasi dan lebih mendorong untuk meningkatkan customer experience, digitalisasi, serta produktivitas.  Kami terus mengembangkan digital channel  untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nasabah, khususnya dalam situasi menantang seperti saat ini,"ungkap Tigor. 

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Tue, 30 Jun 2020 - Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memberikan pinjaman atas modal kerja baru atau tambahan pinjaman modal kerja dalam rangka restrukturisasi.

Atasi Dampak Covid, Bank Lakukan Restrukturisasi

Thu, 18 Jun 2020 - Debitur restrukturisasi berasal dari berbagai sektor baik korporasi, UMKM, komersial hingga konsumer

Terimbas Pandemi, Bank Ina Revisi Target Pertumbuhan Kredit

Fri, 05 Jun 2020 - BINA telah memasukkan RBB 2020 pada November 2019 lalu ke OJK. BINA optimistis menargetkan pertumbuhan kredit hingga di level dua digit.

Naik Kelas ke Bank BUKU III, BNI Syariah Kokohkan Inovasi Digital

Thu, 28 May 2020 - BNI Syariah mencetak laba bersih Rp214,01 miliar pada triwulan I 2020, naik 58% dibandingkan periode sama 2019 sebesar Rp135,35 miliar.

Simak Paket Kebijakan Lanjutan Stimulus Covid-19 Dari OJK

Thu, 28 May 2020 - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengeluarkan kebijakan lanjutan dengan merelaksasi ketentuan di sektor perbankan



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi