Governance, Risk Management & Compliance

Laba Bersih Konsolidasi CIMB Niaga di Triwulan I Tumbuh 7,6 Persen

Jumat 26 April 2019 23:18:0

Kinerja Bank CIMB Niaga menunjukan peningkatan yang stabil dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

JAKARTA, Stabilitas-- PT Bank CIMB Niaga Tbk melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi sebesar Rp944 miliar pada kuartal pertama tahun 2019 atau naik sebesar 7,6 persen. Menurut Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M. Siahaan, pertumbuhan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan non bunga atau Non-Interest Income yang naik sebesar 4,0 persen menjadi Rp1,03 triliun, serta penurunan pada biaya kredit sebesar 19 bps, dari 1,79 persen menjadi 1,60 persen.Rasio Loan Loss Coverage CIMB Niaga berada di level yang aman sebesar 113,8 persen.

"Kinerja CIMB Niaga pada kuartal I 2019 menunjukkan peningkatan yang stabil dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Pendapatan operasional naik 1,1 persen yoy, dengan kontribusi terbesar dari pendapatan non bunga atau Non-Interest Income. Biaya pencadangan mengalami penurunan sebesar 16,2 persen yoy, sejalan dengan kondisi perekonomian yang terus mengalami perbaikan, sehingga menghasilkan pertumbuhan laba bersih sebesar 7,6 persen Y-o-Y menjadi Rp944 miliar."paparnya.

Tigor menambahkan, dengan total aset mencapai Rp262,82 triliun per 31 Maret 2019, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset.

"Strategi yang kami ambil untuk fokus pada segmen Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Usaha Kecil dan Menengah terus menampakkan hasil dengan angka pertumbuhan masing-masing 13,1 persen dan 8,1 persen yoy. Sementara kredit Korporasi dan Komersial tumbuh secara kumulatif sebesar 5,1 persen yoy. Hasilnya, total penyaluran kredit tumbuh 5,0 persen yoy menjadi Rp187,99 triliun," jelas Tigor. (Is)

Total penghimpunan dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp190,56 triliun dengan rasio CASA sebesar 53,7 persen. Adapun Tabungan mengalami pertumbuhan sebesar 2,8 persen yoy, sejalan dengan komitmen Bank untuk mengembangkan layanan digital dan meningkatkan customer experience.

 

Di segmen perbankan Syariah, total pembiayaan Unit Usaha Syariah CIMB Niaga mencapai Rp28,04 triliun dengan DPK sebesar Rp26,52 triliun per 31 Maret 2019. Capital Adequacy Ratio CIMB Niaga tercatat sebesar 20,37 persen per 31 Maret 2019.

 

"Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar 15 April 2019, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai setinggi-tingginya 20 persen atau sebesar-besarnya Rp696,5 miliar dari laba bersih CIMB Niaga Tahun 2018. Dividen tunai tersebut akan dibayarkan pada 15 Mei 2019," tutup Tigor.



Non Bank

Ekonom DBS Perkirakan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Ada beberapa faktor yang mendukung BI turunkan bunga ac

Sequis Hadirkan Produk untuk Milenial

M!Protection adalah produk asuransi yang diperuntukkan

Resmi Diluncurkan, LinkAja Kenalkan Jajaran Manajemen dan Pencapaian

Meski baru resmi diluncurkan, LinkAja tercatat telah be

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi