Governance, Risk Management & Compliance

BI & Pemerintah Atur 6 Langkah Strategis Penerimaan Devisa Pariwisata

Senin 18 Maret 2019 12:20:0

Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia (Rakorpusda) menghasilkan enam langkah strategis untuk mendorong penerimaan devisa pariwisata 2019.

JAKARTA, Stabilitas-- Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan dan Menteri Pariwisata Arief Yahya membagikan hasil Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia (Rakorpusda) di Jakarta, Selasa (18/03/2019) yang mengangkat tema "Strategi Akselerasi Pencapaian Target Devisa Pariwisata".

Rapat tersebut menyimpulkan, Pemerintah dan Bank Indonesia menyepakati langkah strategis untuk mendorong penerimaan devisa pariwisata 2019 melalui 6 (enam) langkah strategis yang akan ditempuh untuk penguatan kinerja sektor pariwisata ke depan. 

"Dengan enam strategi ini diharapkan memiliki nilai tambah tidak hanya menarik devisa tapi juga lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi dan juga mengangkat ekonomi rakyat kita,"kata Perry dalam sambutannya di Gedung Thamrin Bank Indonesia.

Perry memaparkan keenam langkah strategis tersebut antara lain:

Pertama, mempercepat penyelesaian beberapa proyek infrastruktur, seperti New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Yogyakarta dan akses pendukungnya, runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, rapid exit taxiway Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali, dan pengembangan jalan di sekitar destinasi wisata. Percepatan penyelesaian proyek infrastruktur tersebut untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

Kedua, mendorong pengembangan atraksi wisata, antara lain melalui pengembangan pariwisata di daerah perbatasan (cross-border tourism) melalui penyelenggaraan sejumlah kegiatan wisata secara periodik.

"Pengembangan atraksi wisata ke arah quality tourism dengan menetapkan kapasitas daya dukung (carrying capacity) di daerah destinasi wisata,"imbuh Perry.

Ketiga, meningkatkan kualitas amenitas di daerah destinasi wisata melalui upaya percepatan pembebasan lahan untuk pengembangan amenitas di Danau Toba dan Borobudur, penyelenggaraan Program Indonesia Bersih untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di berbagai daerah destinasi wisata.

"Serta memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar, termasuk ketersediaan fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM), kegiatan usaha penukaran valuta asing (KUPVA), operasional kanal pembayaran, serta pengembangan elektronifikasi transaksi pelaku pariwisata di destinasi wisata,"paparnya.

Keempat, memperkuat promosi pariwisata nasional untuk meningkatkan lama tinggal (length of stay) wisatawan mancanegara, antara lain melalui: promosi digital (marketplace), pengembangan paket wisata, perluasan paket promo wisata (hot deals) di destinasi wisata, serta promosi di beberapa lokasi yang menjadi regional tourism hub.

Kelima, endorong investasi dan pembiayaan dalam pengembangan destinasi wisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta perbaikan dukungan data dan informasi yakni melalui penerbitan publikasi standarisasi kegiatan usaha Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) terkait aktivitas pariwisata, penerbitan petunjuk teknis (juknis) penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pariwisata untuk meningkatkan akses pembiayaan.

"Melalui penyusunan kajian terkait insentif dan model pembiayaan untuk pengembangan destinasi wisata, peningkatan kapasitas SDM di daerah destinasi wisata melalui pendidikan vokasi dan program sertifikasi di bidang kepariwisataan serta pengkinian data dan informasi pariwisata untuk identifikasi pola pengeluaran wisatawan mancanegara."kata Perry.

Serta yang keenam, menyusun standar prosedur Manajemen Krisis Kepariwisataan dan membentuk forum Manajemen Krisis Kepariwisataan Daerah (MKK Daerah).

Perry menambahkan, selain keenam butir kesepakatan di atas, Rapat Koordinasi juga menyepakati untuk tetap melanjutkan komitmen pengembangan destinasi wisata dalam jangka menengah panjang. 

"Kesepakatannya antara lain pembangunan infrastruktur, pengembangan atraksi pendukung, dan peningkatan kualitas amenitas; optimalisasi promosi dengan kanal media digital; serta fasilitasi kemudahan investasi dan peningkatan kualitas SDM." (Is)

Kemenkeu Buka Masa Penawaran Sukuk Negara Tabungan Seri ST005

Thu, 08 Aug 2019 - Sukuk Tabungan seri ST005 hanya bisa dibeli selama masa penawaran 8-21 Agustus 2019. Meski masa penawaran belum dibuka, kita sudah bisa mendaftar terlebih dahulu untuk memesan ST005 di 22 mitra distribusi yang telah ditentukan.

BCA Syariah - Blibli Perluas Akses Produk Syariah

Tue, 30 Jul 2019 - Kerjasama BCA Syariah dan Blibli.com meliputi pemasaran produk Pembiayaan Multijasa Umrah dengan mekanisme referral.

LPS Siapkan Platform Pelaporan Terintegrasi

Mon, 29 Jul 2019 - LPS menargetkan, pada tahun depan platform pengaduan sudah bisa digunakan untuk melaporkan laporan keuangan bank kepada otoritas

LPS Likuidasi 6 BPR Bermasalah

Mon, 29 Jul 2019 - Dengan dilikuidasinya 6 bank pada paruh pertama tahun 2019 ini, maka jumlah total bank yang telah ditutup sejak LPS beroperasi berjumlah 98 bank.

Bilateral Meeting OJK & Bank of Thailand

Mon, 22 Jul 2019 - OJK mendorong perbankan Indonesia untuk mengaktifkan peran dan kehadiran di Thailand melalui akusisi ataupun langkah strategis lainnya

Ekonom DBS Perkirakan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Thu, 18 Jul 2019 - Ada beberapa faktor yang mendukung BI turunkan bunga acuan yakni penguatan rupiah dan membaiknya neraca perdagangan Indonesia



Non Bank

Kian Mudah, Adira Perkenalkan Klaim #1JariBeres

Sepanjang tahun 2019, Adira Insurance telah menerima 4.

Kredivo Luncurkan Inovasi Terbaru

Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih opsi cicila

Adira Insurance Buka Kantor Perwakilan di Pusat Perbelanjaan

Keberadaan kantor representatif Adira Insurance ingin m

Gandeng Ralali.com, ASM Maksimalkan E Commerce

Secara korporasi, kerjasama dengan Ralali.com ini juga

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi