Governance, Risk Management & Compliance

Dirut BCA Nilai Keputusan BI Pertahankan Suku Bunga Sudah Tepat

Jumat 26 April 2019 23:13:0

Jahja memperkirakan ke depannya akan ada kemungkinan BI menurunkan suku bunga acuannya mengingat Bank Sentral Amerika atau The Fed juga tidak menaikkan suku bunganya.

JAKARTA, Stabilitas—Direktur Utama Bank Central Asia (BCA), Jahja Setiaatmaja, menilai hasil Rapat Dewan Gubernur BI untuk kembali menahan suku bunga acuan di level 6 persen sudah tepat. Hal ini mengingat sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan.

"Sudah cocok sekali keputusan BI menahan suku bunga apalagi menjelang hari raya (Bulan Puasa dan Lebaran,"papar Jahja dalam Konferensi pers laporan capaian kinerja kuartal I Bank BCA di Hotel Kempinsky, Kamis (25/4/2019).

Jahja menambahkan, hal ini mengingat kebutuhan likuiditas yang cukup tinggi menjelang hari raya serta kredit uyang dperkirakan meningkat selama dua bulan ke depan. Menurutnya, jika ada kemungkinan menurunkan suku bunga acuan sebaiknya dilakukan setelah Hari Raya Lebaran atau pada kuartal ketiga tahun 2019.

"Dengan begitu likuiditas perbakan juga akan tetap terjaga. Kalau hari raya kan banyak kebutuhan. Nanti aja turunnya saat kuartal III,"kata dia.

Jahja menurutkan, ke depannya akan ada kemungkinan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuannya mengingat bank sentral Amerika tidak menaikkan suku bunga acuan. Dirinya menambahkan, jika pada kuartal III likuiditas melonggar serta The Fed menurunkan suku bunga acuannya, maka akan ada ruang bagi bank sentral Indonesia untuk juga menurunkan suku bunga acuannya.

"Tentunya kita hasrus lihat likuiditasnya bagaimana. Kalau sudah melonggar, The Fed turunkan FFR baru bisa. Kalau likuiditas bertambah, maka ada room untuk juga ikut turun,"pungkasnya.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan Bank Indonesia di level 6 persen,suku bunga deposit facility sebesar 5,25 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 6,75 persen. (Is)

 

Libur Idul Fitri 2019, BCA Tetap Beroperasi

Tue, 28 May 2019 - Bank BCA akan tetap mengoperasikan beberapa cabangnya selama libur lebaran serta menyediakan uang tunai sebesar Rp51 triliun.

BCA Rombak Susunan Direksi

Thu, 11 Apr 2019 - Bank BCA melakukan perubahan susunan direksi yakni mengganti Wakil Presiden Direktur dan Direktur Kepatuhan BCA. Kedua jabatan ini berlaku efektif sejak disetujui OJK selaku regulator.

BCA Gaet GoWork Beri Kemudahan Kepada Pelanggan

Thu, 07 Feb 2019 - PT Bank BCA Tbk menggandeng perusahaan Coworking, GO GoWOrk untuk memberikan kemudahan pembayaran serta memberikan promo Pay 1 Get 2 Days.

BCA Akan Akuisisi Satu Bank di 2019

Tue, 15 Jan 2019 - PT Bank Central Asia Tbk berencana akan mengakuisisi satu bank kecil pada kurtal ketiga tahun ini. Perseroan tengah mengajukan ijin ke Otoritas Jasa Keuangan



Non Bank

CIMB Niaga dan BPJPH Sinergi Dukung Industri Halal

Kerja sama CIMB Niaga melalui Unit Usaha Syariah (UUS)

Digibank Jadi Mitra Distribusi Obligasi Ritel Indonesia

ORI016 adalah salah satu instrumen SBN yang ditawarkan

Fintech Do-It dan AIQQON Jalin Kerja Sama Strategis

Kerja sama ini menargetkan jutaan UMKM Go Digital.

Modalku & Hipmi Jaya Bagikan Kiat Melancarkan Arus Kas Bisnis

Proses Invoice Financing yang cepat menjadikan pinjaman

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi