Governance, Risk Management & Compliance

Dukung IPC, BNI Salurkan Port Service Financing dan IPC Smart Card

Selasa 7 Agustus 2018 13:52:0

PSF ini bertujuan untuk menjamin kepastian pelayananjasa kepelabuhanan selama 24/7 dan ditunjang dengan pembayaran yang mudah serta dapat dipantau langsung melalui BNI direct.

JAKARTA, Stabilitas -- Demi memudahkan pengguna jasa pelabuhan dalam bertransaksi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan Indonesia Port Corporation (IPC) bekerja sama dalam memperkenalkan program“Port Service Financing” (PSF)yaitu pemberian fasilitas pembiayaan atas jasa layanan kepelabuhanan yang digunakan oleh pelanggan IPC.

PSF ini bertujuan untuk menjamin kepastian pelayananjasa kepelabuhanan selama 24/7 dan ditunjang dengan pembayaran yang mudah serta dapat dipantau langsung melalui BNI direct. Program PSF ini merupakan bagian dari komitmen BNI untuk menyalurkan kredit Supply Chain Financing (SCF) dengan total plafon sekitar Rp500 miliar.

Sebagai tahap awal program PSF ini, BNI telah menyiapkan Rp20 miliar yang dikhususkan pada dua layanan yaitu layanan jasa kapal dan jasa barang, Dengan demikian, sasaran perdana program PSFadalah Perusahaan Keagenan Kapal dan Perusahaan Bongkar Muat (PBM). Kedepan, diharapkan program tersebut tersedia untuk seluruh jenis pelayanan jasa kepelabuhanan.

Selain itu, BNI juga mendukung program “IPC Smart Card” yaitu penggunaan kartu elektronik yang digunakan sebagai kartu akses masuk gate Pelabuhan Tanjung Priok.Selain itu dapat juga digunakan untuk bertransaksi di tol maupun supermarket, pembelian tiket transportasi, serta menjadi sarana pembayaran di tenant-tenant yang ada di pelabuhan.

Berdasarkan data, terdapat sekitar 12.000 kendaraan yang keluar masuk gerbang pelabuhan Tanjung Priok ini setiap harinya, mulai dari truk hingga kendaraan roda dua. IPC Smart Carddengan fitur BNI TapCash di dalamnya dapat mengurangi antrian di gerbang masuk karena transaksinya dilakukan secara elektronik.

Peluncuran “IPC Smart Card” ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati dan Direktur Operasi & Sistem Informasi IPC Prasetyadi di Jakarta, Selasa (7 Agustus 2018). Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya serta jajaran direksi IPC. Penyaluran SCF tersebut juga ditandai dengan penandatanganan piagam oleh Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto dan perwakilan dari pengguna layanan IPC.

Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi menuturkan, dalam rangka sinergi BUMN dan mendukung bisnis Kepelabuhanan, BNI berkomitmen untuk menyalurkan kredit SCF kepada pengguna Jasa IPC yang nantinya akan terintegrasi dengan sistem pembayaran jasa kepelabuhanan di IPC. Pelanggan tersebut yang masuk dalam segmen bisnis kecil, menengah, ataupun korporasi yang memenuhi syarat akan mendapatkan pembiayaan dari BNI.

"Pada kesempatan pertama BNI akan menyalurkan total kredit SCF sebesar Rp20 miliar kepada perusahaan yang menjadi pengguna setia layanan dari IPC. Namun sebagai bank yang berkomitmen menjadi partner keuangan dengan total financial solution, BNI juga turut terlibat dalam pengembangan IPC Smart Card yang memiliki fitur BNI TapCash di dalamnya. Fitur tersebut memungkinkan transaksi baik di gerbang masuk maupun di dalam Pelabuhan Tanjung Priok terjadi secara cashless atau tanpa uang tunai," ujarnya.

Dengan demikian, BNI memberikan solusi yang terintegrasi kepada seluruh kegiatan operasional IPC dalam pengelolaan keuangan perusahaan secara efektif dan efisien.

Kerja sama tersebut sejalan dengan program Bank Indonesia yang menggagas Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Untuk lebih mendukung GNNT, Pelabuhan Banten, Pelabuhan Jambi, dan Pelabuhan Palembang juga akan menjadi lokasi penggunaan IPC Smart Card berikutnya.

“Kerjasama Port Service Financingserta IPC Smart Cardantara IPC dengan BNI merupakan bagian dari upaya korporasi untuk memberikan kemudahan bagi seluruh pelanggan pelabuhan selama 24/7. Dengan adanya program baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan, kenyamanan dan efisiensi bagi para pelanggan IPC. Program ini merupakan bentuk nyatadari upaya manajemen untuk menjadikan IPC sebagai perusahaan yang berkelas dunia dan berbasis digital”, tutup Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya, dalam kesempatan yang sama.

Tingkatkan Volume Transaksi iB Hasanah Card, BNI Syariah Gandeng Tour Travel Nusantara USA

Fri, 12 Apr 2019 - Dengan kartu iB Hasanah Card BNI Syariah, masyarakat dapat lebih mudah membeli paket homestay atau nyantri di Amerika.

BNI Syariah Luncurkan Program Tunjuk Rumah di Balikpapan

Fri, 05 Apr 2019 - Dengan menawarkan kemudahan memperoleh rumah dengan harga yang menarik, BNI Syariah ingin menarik masyarakat untuk memanfaatkan produk syariah melalui kerja sama peluncuran program Tnjuk Rumah.

Perluas Inklusi Keuangan Syariah, BNI Syariah Gandeng UM Surabaya

Thu, 28 Mar 2019 - "Dengan adanya industri 4.0 dan potensi industri halal yang masih belum banyak berkembang diharapkan bisa meningkatkan literasi dan inklusi industri keuangan syariah,.."

BNI Syariah Siapkan Mobile Banking untuk Pelunasan BPIH

Wed, 27 Mar 2019 - Melalui aplikasi ini, nasabah dipermudah karena diberi alternatif pelunasan serta mengurangi antrian di teller bank cukup dengan mengikuti beberapa langkah dari ponsel nasabah.

BNI Syariah Lakukan Program Pelatihan Masjid di Mataram

Mon, 25 Mar 2019 - Dengan pelatihan manajemen masjid, BNI Syariah bertujuan mendorong masjid menjadi lebih profesional baik dalam pengelolaan uang maupun fund rising.

Kemenkop & UKM Gandeng BNI dan Perumnas Bangun Perumahan ASN

Fri, 22 Mar 2019 - Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Bank BNI dan Perumnas untuk menyediakan perumahan bagi ASN di lingkungan Kemenkop & UKM.



Non Bank

Amartha Salurkan Rp970M Dana Khusus Perempuan

Amartha, penyalur pinjaman khusus perempuan pelaku UMKM

Allianz Indonesia Ikuti Perkembangan Fintech Tingkatkan Penetrasi Asuransi

Dengan mempertimbangkan pesatnya perkembangan fintech,

Ini Peluang dan Tantangan Industri Asuransi Jiwa di 2019

Sebagai kontributor utama industri asuransi, tingkat pe

AIA Catat Pertumbuhan Dua Digit di 2018

AIA berhasil meningkatkan laba operasi setelah pajak me

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi