Governance, Risk Management & Compliance

Dukung Safety Riding, Sequis Life Perkenalkan Asuransi Super Safe Protection

Kamis 5 Desember 2019 12:21:0

Banyak hal tak terduga yang dapat terjadi saat kita berada di jalan raya sehingga selain menerapkan konsep safety riding demi keamanan dan keselamatan berkendara, kita juga perlu melengkapi diri dengan asuransi kecelakaan.

JAKARTA, Stabilitas -- Kecelakaan masih menjadi permasalahan lalu lintas di seluruh dunia. WHO Global Status Report on Road Safety menyebutkan bahwa setiap tahun ada lebih dari 1,25 juta korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas dan 50 juta orang luka berat di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut 90% terjadi di negara berkembang seperti Indonesia. Data kepolisian Republik Indonesia pun menyebutkan rata-rata 3 orang meninggal per jamnya akibat kecelakaan di jalan. Data dari WHO dan Kepolisian ini merupakan alarm bagi kita untuk peduli pada permasalahan keselamatan lalu lintas. Jika tidak, diprediksi 25 juta korban jiwa akan berjatuhan dalam kurun waktu 20 tahun ke depan.

Penyebab permasalahan lalu lintas bermacam-macam, terutama 61% karena faktor manusia, yaitu kemampuan berkendara dan karakter pengemudi. Misalnya, kebiasaan ojek online mengendarai motor atau mobil sambil menggunakan handphone dengan alasan orderan penumpang, berkendara dalam keadaan mabuk, kebiasaan pejalan kaki menyeberang tidak pada waktu yang tepat dan tidak pada tempat untuk menyeberang, tidak menggunakan seat belt (sabuk keselamatan) ketika mengemudi, tidak menggunakan helm dengan benar, berkendara tetapi tidak memahami dan menaati fungsi rambu-rambu lalu lintas, dan masih banyak lagi.

Evan Tanotogono, Head of Digital Channel Sequis Life mengatakan, sebagai pengguna jalan, tentunya kita wajib bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan orang lain di sekitar kita. Penting bagi pengendara untuk memiliki kemampuan safety riding, yaitu kecakapan dan keterampilan mengemudi dan mengutamakan budaya keselamatan berkendara. Misalnya, berkonsentrasi saat berkendara, tidak sambil menggunakan telepon genggam, nonton, makan dan minum terutama alkohol. Stamina dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan lelah, dan mengantuk.

"Hal lainnya soal safety riding adalah menaati aturan lalu lintas dan menghormati pengguna jalan raya lain terutama pejalan kaki serta memberikan kesempatan bagi kendaraan yang mendapatkan prioritas, seperti ambulans, penanganan ancaman bom, penanganan huru-hara, penanganan bencana alam, atau pemadam kebakaran," kata Evan melalui siaran pers yang dikutip, Kamis (5/11).

Dia menambahkan, mengingat kemacetan sudah menjadi hal kronis di banyak kota di Indonesia dan tingkat kecelakaan juga cukup tinggi maka kita perlu fokus saat berkendara, mengetahui dan menaati rambu-rambu lalu lintas, memiliki kemampuan teknis berkendara, jaga jarak aman, peduli pada keselamatan pengguna jalan yang lain, misalnya tidak mengerem mendadak dan gunakan lampu sen saat pindah jalur atau belok, dan selalu bawa SIM dan STNK yang masih berlaku.

Selain soal safety riding, lanjut Evan, pengguna jalan raya juga perlu melengkapi diri dengan asuransi kecelakaan karena walaupun kita sudah berhati-hati dan memiliki kompetensi sebagai pengendara tetapi risiko kecelakaan masih saja dapat terjadi. Kepolisian Republik Indonesia menyebutkan bahwa risiko kecelakaan selain karena faktor manusia, 30% penyebab kecelakaan di Indonesia juga terjadi karena faktor prasarana dan lingkungan, misalnya karena jalan berlubang dan licin, karena cuaca berkabut dan hujan. Faktor lainnya, 9% karena kendaraan terkait pemenuhan persyaratan teknis laik jalan, misalnya karena usia kendaraan yang sudah tua, atau kendaraan pengguna lain secara teknis tidak laik, contohnya lampu, rem, dan emisi.

Evan mengatakan banyak hal tak terduga yang dapat terjadi saat kita berada di jalan raya sehingga selain menerapkan konsep safety riding demi keamanan dan keselamatan berkendara, kita juga perlu melengkapi diri dengan asuransi kecelakaan. Apalagi, pengendara motor jumlahnya termasuk yang paling besar di Indonesia dan paling rawan mengalami kecelakaan lalu lintas.

"Kami setuju bahwa kita harus menaati rambu lalu lintas dan menggunakan perlengkapan berkendara yang benar bukan semata-mata karena takut ditilang. Dalam asuransi pun pelanggaran lalu lintas termasuk dalam pengecualian. Demi keselamatan dan keamanan diri pengendara, kami menyarankan agar menggunakan perangkat keselamatan, mempraktikkan safety riding, mampu mengelola emosi dan konsentrasi selama berkendara serta melengkapi diri dengan asuransi kecelakaan. Hal-hal ini adalah bentuk berkontribusi kita untuk menekan jumlah kecelakaan dan mengurangi kemacetan," sebut Evan. 

Ia pun menyarankan agar asuransi kecelakaan juga dimiliki oleh pejalan kaki karena risiko kecelakaan lalu lintas tidak saja terjadi pada pengendara, tetapi juga penumpang, dan pejalan kaki. Asuransi tersebut telah disediakan oleh Super You by Sequis Online sebagai bentuk kepedulian pada keselamatan pengguna jalan. Evan pun menambahkan bahwa mengurangi tingkat kecelakaan bukan saja urusan polisi lalu lintas tetapi tanggung jawab kita semua dan melalui Super You by Sequis Online, Sequis ingin membantu masyarakat dengan menyediakan asuransi jika terjadi risiko kecelakaan.

Asuransi Super You by Sequis Online dapat diakses www.superyou.co.id. Terdapat produk asuransi kecelakaan diri yang bisa dimiliki oleh pengendara, penumpang, dan pejalan kaki, yaitu Super Safe Protection yang ditawarkan dengan premi murah dan tetap mulai dari Rp36.500,00. Produk ini juga menyediakan asuransi tambahan (rider) Super Motor Protection yang direkomendasikan bagi pengguna kendaraan bermotor karena memberi perlindungan biaya medis tambahan jika terjadi kecelakaan motor.

"Kami senantiasa mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa asuransi perlu dimiliki oleh semua orang. Risiko kecelakaan bukan saja berdampak pada korban tetapi juga pada keluarga mereka. Artinya, ada risiko kehilangan pekerjaan, kecelakaan, dan finansial keluarga pun terganggu. Di Super You kami menyediakan produk asuransi yang simpel, terjangkau, dengan akses yang mudah serta pengalaman bertransaksi secara online. Khusus produk Super Safe Protection, tersedia Uang Pertanggungan (UP) hingga Rp1 miliar ditambah dengan perlindungan biaya rumah sakit agar keadaan finansial keluarga tetap terjaga," tutup Evan.

Sequis Financial dan Bank Mayapada Kerja Rilis Produk Banccassurance Q Protection

Thu, 02 Aug 2018 - Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan serta loyalitas nasabah akan kebutuhan finansial dan proteksi dengan layanan satu pintu "One Stop Financial Solution" melalui penyediaan produk Q Protection di seluruh kantor pemasaran Bank Mayapada.

Untuk Kemudahan Nasabah, Sequis Life Luncurkan Aplikasi Polisku

Tue, 08 May 2018 - Sequis Polisku yaitu aplikasi mobile dan website untuk memudahkan nasabah dalam mengakses informasi polis dan melakukan berbagai transaksi.



Non Bank

Jelang 2020 Taspen Ganti Logo Baru

Logo baru ini merupakan wujud komprehensif dalam mempe

Esta Kapital Kantongi Izin Usaha P2P Lending OJK

Esta Kapital menawarkan imbal hasil hingga 16 persen pe

Cowdo Peroleh Ijin Usaha dari OJK

Crowdo, platform peer to peer lending Asia Tenggara men

Dukung Safety Riding, Sequis Life Perkenalkan Asuransi Super Safe Protection

Banyak hal tak terduga yang dapat terjadi saat kita ber

Portofolio

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi