Governance, Risk Management & Compliance

Dukungan Nyata BNI untuk Sektor Maritim

Kamis 12 Mei 2016 20:5:0

BNI bersama bersama OJK dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pembiayaan kepada komunitas nelayan yang berdomisili di Kabupaten Bengkalis, Riau.

BENGKALIS - Sektor Kemaritiman tampaknya merupakan bidang yang menjadi fokus dan andalan PT  Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk meningkatkan kinerjanya tahun ini. Bulan Mei ini BNI memperkuat layanan perbankan untuk mempercepat inklusi keuangan di kawasan Pesisir Timur Riau.

Program yang dijalankan bersama OJK dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini dijalankan dengan memberikan pembiayaan kepada komunitas nelayan yang berdomisili di Kabupaten Bengkalis, Riau. Program ini diharapkan akan dapat mempercepat pembiayaan BNI ke sektor Kelautan dan Perikanan antara lain melalui pengenalan Program JARING atau Jangkau, Sinergi, dan Guideline yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kegiatan sosialisasi JARING di Bengkalis ini merupakan kegiatan ketiga kalinya setelah dilakukan di Takalar Sulawesi Selatan dan Sendangbiru Malang Jawa Timur.

BNI juga memberi dukungan dalam acara Expo, Workshop, dan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh OJK dan KKP di Bengkalis, Riau, pada awal Mei 2016. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, Anggota Komisi XI DPR RI Jon Erizal, serta Direktur Perencanaan dan Operasional BNI Bob T Ananta.

Pada tahun 2015, total portfolio BNI di sektor kemaritiman sebesar Rp 10,38 triliun, dan kemudian meningkat menjadi Rp 10,40 triliun pada Triwulan I 2016. Sektor kemaritiman yang dimaksud termasuk sektor-sektor yang menjadi perhatian utama Program JARING, yaitu sektor Budidaya & Penangkapan Perikanan, Industri Pengolahan Perikanan, serta Perdagangan Hasil Perikanan. Ketiga sektor tersebut dikelompokkan ke dalam Sub Sektor Kelautan dan Perikanan.

Khusus untuk sub-sektor kelautan dan Perikanan, portfolio BNI pada tahun 2015 mencapai Rp 1,40 triliun, termasuk diantaranya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Akumulasi dari tahun 2007 hingga akhir Maret 2016, jumlah debitur yang mendapatkan fasilitas pembiayaan KUR di sektor Kelautan dan Perikanan mencapai 5.064 UMKM.

Pada kesempatan acara di Bengkalis tersebut, BNI secara simbolis menyerahkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk 3 debitur yang merupakan para nelayan di Kabupaten Bengkalis dan sekitarnya. Ketiga nelayan tersebut adalah AM Asmal, Rozak, dan M Ali. Ketiganya mendapatkan KUR BNI sebesar Rp 362 juta. Selain KUR, ketiga nelayan tersebut juga mendapatkan perlindungan Asuransi Jiwa yang ditujukan bagi segment mikro dari BNI Life.

Andalkan Laku Pandai

Dalam acara tersebut BNI juga turut serta dalam implementasi Program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang telah digagas OJK sejak tahun lalu. Hingga 28 April 2016, jumlah Agen Laku Pandai BNI (Agen BNI46) di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 7.000 agen, termasuk diantaranya 70 agen yang ada di pesisir timur Provinsi Riau yang tersebar di Bengkalis, Rokan Hilir, hingga Dumai. Khusus di kawasan Sumatra, BNI telah memiliki 1894 agen laku pandai yang tersebar di Kantor BNI wilayah Medan, Padang dan Palembang dengan jumlah transaksi sebanyak 23.020 senilai Rp 14,16 miliar.

Agen-agen BNI46 di pesisir timur Riau ini cukup aktif memberikan layanan perbankan berupa antara lain Pembukaan Rekening Tabungan BNI Pandai, Pembayaran BPJS Kesehatan, Pembayaran jasa operator telekomunikasi, Top Up Pulsa telepon genggam, penarikan tunai, hingga penyetoran. Transaksi terbanyak yang dilakukan masyarakat di agen-agen BNI 46 adalah Penyetoran yaitu 61 persen dari jumlah transaksi yang dilakukan di ketiga kota tersebut (Bengkalis, Rokan Hilir dan Dumai).”Kondisi ini menunjukkan bahwa Program Laku Pandai mulai berhasil menggeser kebiasaan penduduk di kawasan-kawasan yang jauh dari jangkauan perbankan, dari menyimpan uang di rumah beralih menjadi penabung aktif di BNI,” ujar Bob T Ananta, Direktur Perencanaan dan Operasional.

Untuk itu, BNI terus mengembangkan jangkauan program Laku Pandai ini di Bengkalis. Salah satunya ditunjukkan dengan penyerahan sertifikat Agen BNI46 baru di Kabupaten Bengkalis kepada Dedi Suradi, seorang pemilik toko kelontong yang bersedia memberikan layanan perbankan kepada masyarakat di sekitarnya.(adv)

 

Jual Sembako Murah, BNI Berbagi Dengan Warga di Trase Kereta Cepat

Thu, 07 Jun 2018 - Hasil penjualan dari pasar murah tersebut akan disalurkan untuk pembangunan sanitasi irigasi air di 3 titik.

BNI Syariah Layani Penukaran Uang untuk Persiapan Idul Fitri 1439 H

Thu, 24 May 2018 - BNI Syariah dipercaya oleh BI sebagai perwakilan Bank Syariah untuk dapat berpartisipasi melayani masyarakat dalam melakukan penukaran uang pada musim Lebaran 1439 H.

BNI Layani Pembayaran Tiket Kapal dan Top Up Agen PELNI

Tue, 08 May 2018 - Segala transaksi yang dilakukan oleh pengguna kapal laut maupun agen tercatat pada sistem PELNI secara online dan real time. Maka, dalam hitungan detik tiket penumpang akan langsung terbit dan deposit para Agen PELNI bertambah.

Tingkatkan Keamanan Transaksi, BNI Terapkan 3D Secure

Tue, 08 May 2018 - Sistem 3DS ini akan menambah pengamanan transaksi online saat menggunakan Kartu Debit BNI. 3DS juga mampu meningkatkan kepercayaan pemegang Kartu Debit BNI dalam bertransaksi online.

Rayakan Hardiknas 2018, BNI Undang 25.250 Pelajar Ikuti ‘Field Trip’

Wed, 02 May 2018 - Field Trip ini juga sekaligus mendekatkan layanan perbankan kepada pelajar, sehingga dapat menjadi bagian dari upaya mempercepat literasi keuangan yang terus digelorakan oleh OJK.

Eks Pabrik Gula Jadi Ajang Pameran Produk Mitra Binaan BUMN

Sun, 29 Apr 2018 - Terdapat dua pameran yang digelar dan disiapkan bagi para mitra binaan BUMN ini, yaitu Pameran Kuliner dan Pameran Kerajinan. Pameran Kuliner digelar di Stasiun Ketelan Pabrik Gula Colomadu, adapun Pameran Kerajinan digelar di Stasiun Gilingan Pabrik Gul



Non Bank

Indofood dan Anak Usaha Bagi-bagi Dividen

PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan anak usahanya PT Indo

PMK 75/2011 Direvisi, LPDB KUMKM Bisa Langsung Biayai UMKM

"Selama ini kita hanya bisa membiayai skim pembiayaan u

Laba Bersih Bersih Sinarmas MSIG Life Tumbuh 49 Persen di 2017

Selain mengumumkan catatan pertumbuhan positif selama 2

Untuk Kemudahan Nasabah, Sequis Life Luncurkan Aplikasi Polisku

Sequis Polisku yaitu aplikasi mobile dan website untuk

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi