Governance, Risk Management & Compliance

Empat Bulan Lagi, IHSG Diprediksi Bakal Meroket

Kamis 17 Mei 2018 10:58:0

Di tengah fluktuasi pergerakan harga saham yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, IHSG diprediksi bakal berpotensi kembali menguat pada kurun waktu September-Oktober mendatang.

JAKARTA-Di tengah fluktuasi pergerakan harga saham yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, pengamat pasar modal, Gema Merdeka Goeyardi, memprediksi bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal berpotensi menguat pada kurun waktu September-Oktober mendatang. Prediksi tersebut didasarkannya pada metode astronacci, yaitu sebuah metode menggunakan pendekatan ilmu astronomi dan juga fibonacci dalam memperkirakan posisi market timing dan pergerakan harga saham ke depan. “Dengan metode astronacci kami melihat dan meyakini bahwa kondisi pasar yang cenderung folatile ini nantinya akan kembali bullish (menguat) di masa-masa Libra, yaitu sekitar September-Oktober,” ujar Gema, di Jakarta, Kamis (17/5).

Karena mendasarkan prediksinya pada metode astronacci, maka menurut Gema, hingga saat ini pihaknya belum bisa memperkirakan alasan atau sentimen apa yang nantinya bakal mendasari penguatan IHSG pada kurun waktu September-Oktober sesuai perkiraannya. Sesuai pengalaman, Gema menyatakan bahwa alasan atau sentimen nantinya bisa saja muncul ketika waktunya telah mendekati momen tersebut. “Alasan bisa apa saja sesuai perkembangan dan dinamika nanti. Yang jelas momen bullish itu akan datang karena memang siklusnya menunjukkan demikian,” tutur Gema. Selama ini, metode astronacci bagi sebagian kalangan memang terlihat unik lantaran mendasarkan prediksinya pada ilmu astronomi. Namun Gema mengklaim metode pendekatan yang ditemukannya tersebut kini telah mulai mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Hal ini seiring dengan kesuksesan Gema dalam meraih gelar Master of Financial Technical Analysis (MFTA) dari International Federation of Technical Analysis (IFTA). IFTA sendiri selama ini dikenal sebagai wadah organisasi analis teknikal dari seluruh dunia.



Non Bank

PEFINDO Biro Kredit dan Trimegah Sekuritas Resmikan Perjanjian Keanggotaan

“Kami menyambut baik bergabungnya Trimegah Sekuritas

Indofood dan Anak Usaha Bagi-bagi Dividen

PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan anak usahanya PT Indo

PMK 75/2011 Direvisi, LPDB KUMKM Bisa Langsung Biayai UMKM

"Selama ini kita hanya bisa membiayai skim pembiayaan u

Laba Bersih Bersih Sinarmas MSIG Life Tumbuh 49 Persen di 2017

Selain mengumumkan catatan pertumbuhan positif selama 2

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi