Governance, Risk Management & Compliance

Fintech Do-It dan AIQQON Jalin Kerja Sama Strategis

Senin 7 Oktober 2019 22:8:0

Kerja sama ini menargetkan jutaan UMKM Go Digital.

JAKARTA, Stabilitas—Do-It dan AIQQON menjalin kerja sama untuk memajukan para pelaku UMKM di tanah air. Cukup dengan mengunduh dan mengisi aplikasi AIQQON di smartphone masing-masing, pengguna Do-It dapat langsung menerima pembayaran dari kartu kredit, kartu debit ataupun uang elektronik ternama lainnya. 

Sejalan dengan tujuannya untuk mendukung pelaku UMKM se-Nusantara tidak hanya melalui penyaluran modal melainkan juga melalui pengembangan ekosistem yang lebih lengkap, Do-It kini menghadirkan solusi pembayaran elektronik secara non-tunai (payment digital solution) yang diharapkan dapat semakin memajukan penggunanya dalam usaha mereka.

 "Dengan demikian, para UMKM tidak perlu memiliki mesin electronic data capture (EDC) sekaligus mendapat kemudahan untuk menerima semua jenis pembayaran lainnya cukup dalam satu platform,"ujar Thomas Nugroho sebagai founder AIQQON.

Adapun, Thomas Nugroho sebagai founder AIQQON menilai Do-It sebagai mitra yang tepat untuk sama-sama memajukan UMKM di Indonesia melalui pengajuan kredit yang mudah, proses verifikasi cepat dan tingkat bunga yang kompetitif.

"Kerja sama Do-It dengan AIQQON merupakan komitmen kami memajukan para pengguna di sektor produktif. Kini pengguna Do-It dapat menggunakan AIQQON untuk menerima pembayaran dari kartu kredit, kartu debit maupun uang elektronik dalam satu aplikasi saja," ungkap Jennifer Claudia, Chief Executive Officer Do-It."Hal ini juga sejalan dengan tujuan Pemerintah untuk mendorong perkembangan sistem pembayaran digital, dengan target sebanyak 8 juta UMKM sudah menggunakan layanan digital pada tahun 2020 mendatang," tambahnya.

Sebagai informasi, para pengguna AIQQON tidak dikenakan biaya langganan ataupun biaya pendaftaran, sehingga solusi ini benar-benar memberikan manfaat bagi UMKM baik dari segi biaya maupun kemudahan. 

Tidak dipungkiri bahwa UMKM di Indonesia kini berkembang cepat, menyerap sekiar 96 persen tenaga kerja dan berkontribusi 60 persen terhadap PDB. Namun demikian, pelaku UMKM sering mengalami kendala dalam hal menerima pembayaran elektronik termasuk melalui kartu kredit maupun kartu debit. 

Kendala ini turut menjadi perhatian dari PT Glotech Vista Prima (Do-It) sebagai salah satu perusahaan fintech P2P lending asal Indonesia, yang per bulan Agustus 2019 telah menyalurkan kredit modal kerja bagi 100.000 pengguna di sektor produktif. 

Do-It sendiri selain menjalin kerjasama dengan AIQQON, berupaya untuk terus mendorong masyarakat Indonesia menjadi lebih produktif melalui berbagai upaya di beragam provinsi. Mulai dari pinjaman modal yang digabung dengan produk asuransi untuk para petani kecil yang bertujuan melindungi peminjam dari kemungkinan gagal panen, hingga penyuluhan bagi komunitas wanita pengrajin, Do-It terus-menerus mencari cara agar masyarakat Indonesia dapat lebih produktif untuk hidup makmur sejahtera.

Temui Wapres, Bukalapak Bicarakan Sinergi Untuk Ekonomi Syariah

Mon, 02 Dec 2019 - Dalam pertemuan ini, Wakil Presiden KH Maruf Amin meminta Bukalapak mengembangkan produk syariah.

Jamkrindo Targetkan Volume Penjaminan 231,5 Triliun

Mon, 02 Dec 2019 - Selain mengakselarasi percepatan peningkatan kapabilitas dan kualitas UMKM nasional Perum Jamkrindo juga berusaha menciptakan ekosistem bagi UMKM.

Jamkrindo Gelar Festival UMKM 2019

Fri, 29 Nov 2019 - Festival UMKM ini dilaksanakan sekaligus untuk menguatkan peran dan fungsi Perum Jamkrindo sebagai satu-satunya BUMN di bidang penjaminan UMKM

Kolaborasi Grab dan Tamasia, Bisa Beli Emas dari Aplikasi

Thu, 28 Nov 2019 - Mitra GrabKios bisa menjual tabungan emas Tamasia mulai Rp10.000 yang akan dikonversikan dengan gram sesuai harga emas saat itu.

PermataBank dan Kredivo Salurkan Kredit 1 Triliun Rupiah

Thu, 28 Nov 2019 - Kerja sama ini dilakukan guna mendukung target inklusi keuangan tahun 2019 sebesar 75 persen.

Kembangkan Bisnis, ATIC Akuisisi Tiga Perusahaan Fintech

Thu, 28 Nov 2019 - Setidaknya tiga perusahaan fintech telah diakuisisi ATIC dengan nilai investasi mencapai Rp50 miliar.



Non Bank

Strategi IKNB Hadapi Tantangan Berat Tahun Depan

Begitu juga dengan asuransi. Unit link diprediksi akan

Aset CNAF Tembus Rp3,3 Triliun pada Sembilan Bulan Pertama 2019

Penyaluran pembiayaan CNAF sebesar Rp2,45 triliun per 3

Allianz Indonesia Lakukan Berbagai Automasi Digital

Hal ini merupakan langkah Allianz Indonesia untuk mempe

CIMB Niaga dan BPJPH Sinergi Dukung Industri Halal

Kerja sama CIMB Niaga melalui Unit Usaha Syariah (UUS)

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi