Governance, Risk Management & Compliance

Sukses Ekspansi Pisang Goreng Madu Berkat Aplikasi Paxel

Selasa 19 Nopember 2019 12:16:0

Keberhasilan ekspansi bisnis Pisang Goreng Madu Bu Nanik karena pengusaha UMKM ini bermitra dengan Paxel

JAKARTA, Stabilitas-- Pendiri usaha Kecil Menengah, Pisang Goreng Madu Bu Nanik, yaitu Nanik Soelistiowati, mendorong UKM Indonesia untuk melebarkan sayap bisnisnya. Menurutnya, UKM Indonesia tidak perlu takut untuk ekspansi, asal dihitung dengan cermat dan  berkolaborasi dengan partner yang tepat. Motivasi ini disampaikan Nanik dalam acara coffee talks #NgobrolUKM pada Selasa (19/11/2019).

"Permintaan konsumen luar kota akan Pisang Goreng Madu Bu Nanik yang semakin tinggi, akhirnya membuat Bu Nanik memberanikan diri untuk ekspansi usahanya keluar Jabodetabek mulai Oktober 2019 lalu,"ujarnya.

Ia mengaku butuh waktu 12 tahun untuk akhirnya berani ekspansi keluar daerah.

"Untungnya saya ketemu partner yang pas bisa mewujudkan rencana ekspansi. Tadinya tidak terpikir bagaimana pisang goreng saya bisa sampai ke Surabaya malah Bali, dalam kondisi masih baik. Sampai akhirnya ketemu Paxel,"kata Nanik.

Menurutnya ekspansi keluar daerah bukan cuma soal penjualan. Tapi menjangkau lebih banyak konsumen nun jauh, dengan produk yang UKM produksi.

Pisang Goreng Madu Bu Nanik sendiri awalnya diproduksi karena ingin membuat cemilan enak dan manis bagi sang ibu yang menderita diabetes. 

"Akhirnya, saya mengganti gula dengan madu, rasa pisang goreng madu pun lebih enak dan lebih renyah. Di awal berjualan pisang goreng madu sangat susah untuk meyakinkan konsumen karena penampilannya tidak cantik. Ngapain sih jualan makanan gosong, katanya, dikasih tester aja pada nolak. Makanya pisang goreng madu saya sebut ‘Si Hitam Manis’,"imbuhnya.

Sebelumya, dalam sehari dirinya mengaku biasa mengirimkan tiga ton pisang mentah untuk area Jabodetabek. Setelah berekspansi, meningkat menjadi empat ton pisang mentah sehari. Artinya, terjadi peningkatan hingga 33persen pengiriman pisang mentah dalam sehari.  Pisang Goreng Madu Bu Nanik, kini sudah bisa dinikmati di 12 kota daerah Jawa - Bali. Ekspansi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kuliner ini dilakukan melalui kerjasama dengan perusahaan logistik Paxel.

Menurut Executive Advisor Paxel yang juga pengusaha kawakan, Johari Zein, ekspansi bisnis itu harus berdasarkan rencana matang bukan sekedar karena ada tawaran.

"Bisnis harus ada tujuan dan tujuan bukan hanya keuntungan. Tanyakan pada diri sendiri, mengapa harus ekspansi? Siapa yang akan menjadi eksekutor nya? Siapa yang akan paling diuntungkan? Apa strategi yang akan diterapkan agar berhasil?" paparnya.

Upaya Paxel membantu UKM Indonesia juga semakin dalam. Sejak November 2019, masyarakat bisa membeli Pisang Goreng Madu Bu Nanik di dalam aplikasi Paxel. Pembelian bisa dilakukan dengan metode PO (Pre Order) di hari Selasa - Rabu untuk pengiriman hari Sabtu, atau pemesanan di hari Kamis - Jumat untuk pengiriman hari Minggu. Harganya pun lebih terjangkau dengan Rp78 ribu/10 pcs dan gratis ongkos kirim ke seluruh jangkauan Paxel dengan kode promo PAXEL4BUNANIK.

Presiden Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Redam Dampak Ekonomi dari Pandemi Covid-19

Mon, 23 Mar 2020 - Kepala Negara juga meminta agar penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat lebih diintensifkan dan dieksekusi seluas-luasnya untuk menjaga sekaligus memberdayakan UMKM.

Kemenperin Poles Daya Saing Industri Kerajinan

Sat, 29 Feb 2020 - Industri kerajinan yang didominasi oleh pelaku IKM ini dinilai terus berkembang, sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan yang cukup besar.

Menko Airlangga Pastikan RUU Cipta Kerja Selaras Dengan Koridor Konstitusi

Wed, 26 Feb 2020 - Dalam RUU Cipta Kerja ini terdapat 80 pasal yang mengatur investasi dan perizinan berusaha, kemudian mengenai pengadaan lahan ada 19 pasal, investasi pemerintah dan proyek strategis nasional 16 pasal, penguatan UMKM dan koperasi ada 15 Pasal.

Laba Perum Jamkrindo Tumbuh 51 Persen

Thu, 20 Feb 2020 - Pada tahun 2020,target volume penjaminan Jamkrindo adalah Rp231,5 triliun, tumbuh 13,5 persen dari realisasi tahun 2018.

UKM Makanan Meningkat, Same Day Delivery Raup Untung

Fri, 31 Jan 2020 - Paxel mengklaim mampu mencatatkan pertumbuhan kiriman hingga 650 persen sepanjang 2019 karena ditopang oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

8000 Santri Siap Jadi Wirausahawan Baru

Tue, 21 Jan 2020 - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mencetak wirausaha industri baru dari lingkungan pondok pesantren melalui Program Santripreneur yang telah membina 8.128 santri.


Non Bank

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

BI Sebut Modal Asing Keluar Rp167 Triliun

Menurut perry terjadi kericuhan di pasar keuangan membu

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi