Governance, Risk Management & Compliance

Gandeng Pinhantanas, Askrindo Mulai Garap Penjaminan Alutsista

Kamis 3 Mei 2018 10:29:0

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) baru saja menandatangani kerjasama dengan Perkumpulan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) terkait penjaminan asuransi kredit berbagai proyek di bawah pengerjaan para anggota Pinhantanas.

JAKARTA-PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) baru saja menandatangani kerjasama dengan Perkumpulan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) terkait penjaminan asuransi kredit berbagai proyek di bawah pengerjaan para anggota Pinhantanas. Melalui kerjasama ini pihak Askrindo mengaku ingin berkontribusi langsung dalam mendukung penguatan industri pertahanan keamanan nasional, khususnya untuk pemenuhan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista). “Proses perawatan, pengadaan, dan pembangunan alutsista ini mengandung risiko yang dalam kacamata kami dapat diminimalisasi melalui jasa asuransi, sehingga tugas yang digariskan oleh Pemerintah dapat terselesaikan dengan tepat waktu, tepat guna, dan juga tepat sasaran,” ujar Direktur Utama Askrindo, Asmawi Syam, usai penandatanganan kerjasama, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (3/5).

Menurut Asmawi, perhatian pemerintah saat ini begitu besar terhadap bidang Pertahanan dan Keamanan. Hal itu dapat dilihat dari besarnya alokasi dana APBN yang dianggarkan untuk keperluan perawatan, pengadaan dan pembangunan alutsista, yang mencapai Rp105 Triliun atau setara dengan 12,47 persen dari total APBN Tahun 2018. “Semangat pemerintah ini harus didukung oleh semua pihak. Dalam hal ini kami sebagai BUMN merasa perlu untuk turut serta berkontribusi langsung dalam hal menyukseskan pengadaan, pembangunan, dan perawatan alutsista beserta stakeholders lainnya,” tutur Asmawi. Selama ini, lanjut Asmawi, pihaknya telah memiliki pengalaman di bidang penjaminan proyek-proyek alutsista, baik yang dikerjakan oleh Perusahaan BUMN, seperti PT PAL, PT Pindad, dan PT Dirgantara Indonesia, maupun Perusahaan Swasta Nasional, seperti anggota Pinhantanas. Dalam kerjasama kali ini, Askrindo akan menjamin Asuransi Kredit, Asuransi Kerugian, Suretybond (Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, Jaminan Uang Muka, Jaminan Pemeliharaan), Kontra Bank Garansi (Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, Jaminan Uang Muka, Jaminan Pemeliharaan) dan juga Custom Bonds, Kontra L/C serta SKBDN.



Non Bank

Siap Dirilis Maret, BI: Izin LinkAja Masih Diproses

Menjelang dirilis Maret mendatang, aplikasi fintech ga

IdEA Akan Gelar Pasar E-Commerce 2019

Menyadari potensi besar industri e-commerce di Indonesi

Penetrasi Pasar Jadi Tantangan E-commerce menjadi Unicorn

Asosiasi E-commerce Indonesia menilai penetrasi pasar b

Chubb Life Tunjuk Budi Tatawidjaja Sebagai Direktur Kepatuhan

PT Chubb General Insurance mengangkat Budi Tatawidjaja

Portofolio

Hadirkan Produk Derivatif GOFX, Pasar ICDX Semakin Liquid

GOFX adalah kelompok produk derivatif komoditi, terdiri

Pemanfaatan data Dispendukcapil, KSEI: Pembuatan Rekening Lebih Mudah

kerjasama ini dilakukan untuk memperdalam pasar investa

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi