Governance, Risk Management & Compliance

Garap Tol Harbour Road II, CMNP Siapkan Dana Hingga Rp13,55 Triliun

Jumat 20 Desember 2019 10:30:0

Untuk proses penggarapan di lapangan, CMNP kini tengah mempertimbangkan untuk juga bekerjasama dengan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)

JAKARTA, Stabilitas - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menyatakan bakal segera memulai proses penggarapan jalan tol Harbour Road II yang membentang dari Pluit hingga Ancol dengan panjang mencapai 9,67 kilometer. Dengan estimasi mulai penggarapan sejak Triwulan II/2020, keseluruhan ruas tol tersebut diperkirakan sudah akan bisa beroperasi pada tahun 2020 mendatang.

Pihak CMNP mengestimasikan dana investasi yang dibutuhkan untuk keseluruhan proyek ini bakal mencapai Rp13,55 triliun hingga benar-benar rampung nantinya. "Untuk (estimasi dana) tahun depan kami sudah anggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp4 triliun dulu untuk proyek (tol Harbour Road II) ini," ujar Direktur Independen CMNP, Muhdhor Nurohman, dalam public expose perusahaan, yang digelar di kantor pusat CMNP, Jakarta, Kamis (19/12).

Guna memenuhi kebutuhan anggaran tersebut, menurut Muhdhor, pihaknya bakal memanfaatkan skema contractor pre financing (CPF). Sedangkan untuk proses penggarapan di lapangan, CMNP kini tengah mempertimbangkan untuk juga bekerjasama dengan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

"Tapi untuk sampai sekarang sih kami belum membuka proses tender konstruksi untuk proyek Tol Harbour Road II ini," tutur Muhdhor.

Namun demikian, Muhdhor memastikan bahwa saat ini pihaknya telah mendapatkan Surat Ijin Prinsip Menteri Penambahan Lingkup dan tengah dalam proses menunggu persetujuan dari pihak Bina Marga terkait Berita Acara Basic Design serta Penambahan Lingkup Jalan Tol harbor Road II. Oleh pemerintah sendiri, nantinya kehadiran Tol Harbour Road II diharapkan bisa menampung kendaraan yang melintas hingga 33.000 kendaraan di setiap harinya.

WIKA Beton Bukukan Laba Bersih 2019 Sebesar Rp510,71 Miliar

Fri, 27 Mar 2020 - Melihat positifnya hasil kinerja tahun 2019, WIKA Beton menetapkan target laba bersih sebesar Rp561,2 miliar pada tahun ini.

PT Tower Bersama Infrastructure Umumkan Penawaran Obligasi Rupiah

Fri, 27 Mar 2020 - Saat ini perseroan memiliki struktur utang yang sangat kuat, dengan utang yang sepenuhnya terlindung nilai, jangka panjang dan masih banyak ketersediaan komitmen yang belum digunakan.

Tekan Dampak Covid-19, OJK Pangkas Waktu Perdagangan Saham

Wed, 25 Mar 2020 - Penyingkatan jam perdagangan dan waktu operasional serta penyesuaian waktu proses penyelesaian berlaku sejak 30 Maret 2020.

Puradelta Lestari Tbk Catat Lonjakan Laba Bersih

Mon, 23 Mar 2020 - Emiten berkode saham DMAS itu mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 168,41 persen dari posisi tahun 2018 sebesar Rp496,25 miliar.

OJK & Otoritas Bursa Tetap Jaga Kelangsungan Bursa Efek

Mon, 23 Mar 2020 - OJK dan SRO juga akan terus mengupayakan keberlangsungan aktivitas perdagangan bursa efek yang teratur, wajar dan efisien, dan layanan pasar modal kepada seluruh stakeholders.

Tumbuh 26,42%, Laba Bersih WIKA Tahun 2019 Capai Rp2,62 Triliun

Sat, 21 Mar 2020 - Tahun ini Wika menargetkan dapat memperoleh laba bersih Rp2,92 Triliun atau tumbuh 11,41% dibandingkan dengan realisasi Tahun 2019.



Non Bank

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

BI Sebut Modal Asing Keluar Rp167 Triliun

Menurut perry terjadi kericuhan di pasar keuangan membu

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi