Governance, Risk Management & Compliance

Hasselblad H6D Kamera Penguras Kantung

Sabtu 4 Juni 2016 22:36:0

Produsen kamera asal Swedia, Hasselblad meluncurkan seri kamera terbarunya H6D. Ada dua versi dari kamera digital ini yang sudah dilempar ke pasar

Produsen kamera asal Swedia, Hasselblad meluncurkan seri kamera terbarunya H6D. Ada dua versi dari kamera digital ini yang sudah dilempar ke pasar, H6D-50c dan H6D-100c. Kedua kamera medium-format tersebut dilengkapi sensor kamera CMOS. Untuk model H6D-50c, resolusi kamera yang diusungnya mencapai 50 megapiksel. Sedangkan model H6D-100c memiliki resolusi 100 megapiksel.

Kedua kamera tersebut juga sama-sama mampu digunakan untuk merekam video kualitas 4K (3840 x 2160 piksel), serta sama-sama dilengkapi dengan dua slot untuk kartu memori. Satu untuk kartu CFast dan satu lagi untuk jenis SD.

Tampilan fisik kedua kamera ini mengusung layar 3 inci dengan resolusi 920k dot di bagian belakangnya. Urusan konektivitas, keduanya dilengkapi USB 3.0 Tipe C yang mampu mentransfer hasil gambar ataupun video dengan lebih cepat. Hasselblad juga menyediakan koneksi Wifi di kedua produknya itu.

Kamera H6D-50c dan H6D-100c mempunyai shutter speed mencapai 1/2000 detik hingga mulai dari 60 menit. Sistem tersebut pun disandingkan dengan software image processing Phocus 3.0. Sementara untuk range ISO mulai dari 64 hingga 12.800.

Seperti biasa, kamera keluaran Hasselblad pasti menguras kantong. Untuk H6D-50c dilepas dengan harga 26 ribu dollar AS atau sekitar Rp336 juta, sedangkan H6D-100c 33 ribu dollar AS atau sekitar Rp427 juta.


Non Bank

Siap Dirilis Maret, BI: Izin LinkAja Masih Diproses

Menjelang dirilis Maret mendatang, aplikasi fintech ga

IdEA Akan Gelar Pasar E-Commerce 2019

Menyadari potensi besar industri e-commerce di Indonesi

Penetrasi Pasar Jadi Tantangan E-commerce menjadi Unicorn

Asosiasi E-commerce Indonesia menilai penetrasi pasar b

Chubb Life Tunjuk Budi Tatawidjaja Sebagai Direktur Kepatuhan

PT Chubb General Insurance mengangkat Budi Tatawidjaja

Portofolio

Hadirkan Produk Derivatif GOFX, Pasar ICDX Semakin Liquid

GOFX adalah kelompok produk derivatif komoditi, terdiri

Pemanfaatan data Dispendukcapil, KSEI: Pembuatan Rekening Lebih Mudah

kerjasama ini dilakukan untuk memperdalam pasar investa

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi