Governance, Risk Management & Compliance

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

Rabu 19 Juli 2017 16:55:0

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung hukum untuk membaginya seperti apa? Mengapa itu harus dibagi? Ini kan menunggu regulasinya dulu

JAKARTA, Stabilitas--Institute Development of Economics and Financial (INDEF) menilai Reformasi Agraria yang dicanangkan Presiden Jokowi belum menyasar permasalahan yang dihadapi petani.

Reformasi Agraria bertujuan untuk membagi lahan di Indonesia yang jumlahnya 21 hektar, namun INDEF melihat tidak adanya kejelasan skema dan status lahan yang akan dibagikan.

"Reforma agraria ini kan yang penting bagi-bagi lahan tanpa melihat adanya problem. Problemnya kan masalah petani yang tidak mampu mengakses aset produktif," kata Direktur INDEF, Enny Sri Hartati, pada Seminar Nasional "Mengurai Solusi Ketimpangan" di Jakarta, Rabu (19/7).

Enny melanjutkan, lahan itu merupakan aset produktif petani, apakah untuk bisa mengakses itu pemerintah harus membagi-bagi lahan atau justru hanya sekedar petani mampu mempunyai sumber lahan yang bisa digarap.

"Itu dua hal berbeda kan,"kata Enny.

Selanjutnya, setelah petani mendapatkan akses sumber daya yang produktif tadi apakah pemerintah menjamin lahan tersebut memiliki nilai ekonomi.

"apakah ada jaminan apakah ini akan mempunyai nilai keekonomian?" Lanjut Enny.

Enny menjelaskan secara sederhana, saat ini seharusnya pemerintah telah mengidentifikasi jumlah lahan yang bisa digarap oleh petani, sehingga jumlah tanah dan penerima bisa ditentukan.

"Katakanlah pemerintah mengklaim ada sekian juta lahan menganggur, apakah benar itu sudah clear and clean statusnya? Nah itu kan harus diverifikasi dulu kalau gak clear and clean apa yang mau dibagi dan siapa yang mau bagi?"imbuh Enny.

Enny menjelaskan kejelasan tersebut harus dibarengi dengan regulasi, sehingga bisa dipastikan bagaimana prosedur pembagian lahan tersebut, sehingga reformasi agraria bukan sekedar bagi-bagi lahan dan sertifikasi.

"Kemarin ditanya ke BPN aja untuk sertifikasi belum selesai sampai sekarang. Status lahan ini apa? Sehingga itu payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung hukum untuk membaginya seperti apa? Mengapa itu harus dibagi? Ini kan menunggu regulasinya dulu. Karena reforma agraria itu kan ngga sekedar bagi-bagi lahan dan sertifikat lahan,"tutup Enny. 

Presiden Resmikan Underpass Yogyakarta Airport

Sun, 02 Feb 2020 - Underpass YIA dibangun WIKA-MCM (KSO) setelah ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana oleh Kementerian PUPR.

Presiden Joko Widodo Resmikan Terowongan Sungai Nanjung

Wed, 29 Jan 2020 - WIKA-ADHI JO yang ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana, melaksanakan pekerjaan dengan nilai kontrak Rp316,014 miliar.

Pengentasan Kemiskinan Era Jokowi Lamban

Tue, 16 Jul 2019 - Pada tahun 2009 yang merupakan tahun pertama SBY periode II, Ditemukan bahwa terjadi penurunan kemiskinan dari 13,74 persen ke 11,25 persen alias 2,49 persen. Yang berarti 1,6 kali lipatnya pencapaian Jokowi Jilid I

INDEF : 2019 Ekonomi Indonesia Tak Akan Lampaui Target

Wed, 08 May 2019 - INDEF memperkirakan target pertumbuhan ekonomi tidak akan tercapai pada tahun 2019 lantaran pertumbuhan yang tidak signifikan pada kuartal I ini.

Ekonom INDEF Sayangkan Kepatuhan Pajak Yang Masih Rendah

Tue, 26 Mar 2019 - Ekonom Indef Aviliani menilai, kesadaran masyarakat membayar pajak masih rendah.

Dihadiri Menkeu dan Presiden, Pegadaian Salurkan Kreasi UMi

Fri, 01 Mar 2019 - Pemerinta dan Pegadaian akan terus meningkatkan penyaluranKredit Ultra Mikro (Kreasi UMi) dalam upaya membantu perkembangan UMKM yang belumpernah mendapatkan fasilitas kredit dari perbankan (unbankable) melalui KUR. Dimana hinggasaat ini program Kreasi U



Non Bank

Pemerintah Sudah Salurkan Dana BOS Tahap I Langsung ke Rekening Sekolah

Penyaluran langsung ke rekening sekolah tetap ditatausa

SBR009 Semakin Diburu Investor Milenial

Penerbitan Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR009 mencapai

Kredivo Indonesia Targetkan Pertumbuhan Pinjaman Tunai 2 Kali Lipat di 2020

Profil pengguna Kredivo Indonesia pada 2019 juga masih

Moody's Pertahankan Peringkat Utang Indonesia Pada Baa2 Outlook Stable

Peringkat Baa2 artinya surat berharga yang diterbitkan

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi