Governance, Risk Management & Compliance

Indofood dan Anak Usaha Bagi-bagi Dividen

Jumat 1 Juni 2018 13:25:0

PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan anak usahanya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk menggelar RUPS dan membagikan deviden kedua perseroan.

STABILITAS, Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Kamis, 31 Mei 2018 menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Para pemegang saham kedua perseroan tersebut menyetujui untuk membagikan dividen.

Untuk INDF diputuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 237 per saham atau setara 50 persen dari laba 2017 Rp 4,17 triliun. Sedangkan ICBP diputuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 162 per saham yang besaran dividen payout ratio-nya sama yakni 50 persen dari laba 2017 sebesar Rp 3,8 triliun.

"Kalau secara total untuk ICBP sekitar Rp 1,7 triliun dan INDF sekitar Rp 2 triliun," kata Direktur INDF Thomas Tjie.

Selain itu RUPS kedua perusahaan juga melakukan perombakan direksi dan komisaris.

Berikut jajaran direksi dan komisaris INDF hingga 2021:

Dewan Komisais

 - Komisaris Utama: Manuel Velez Pangilinan

- Komisaris: Benny Setiawan Santoso

- Komisaris: Robert Charles Nicholson

- Komisaris: Christopher H. Young

- Komisaris: Joseph HP Ng

- Komisaris Independen: Utomo Josodirdjo

- Komisaris Independen: Bambang Subianto

- Komisaris Independen: Adi Pranoto Leman

Dewan Direksi

- Direktur Utama: Anthoni Salim

- Direktur: Franciscus Welirang

- Direktur: Tjhie Tje Fie (Thomas Tjhie)

- Direktur: Taufik Wiraatmadja

- Direktur: Moleonoto (Paulus Moleonoto)

- Direktur: Axton Salim

- Direktur: Joedianto Soejonopoetro

- Direktur: Hendra Widjaja

- Direktur: Sulianto Pratama

Sedangkan susunan direksi dan komisaris ICBP sebagai berikut:

Dewan Komisaris

- Komisaris Utama: Franciscus Welirang - - Komisaris: Moleonoto (Paulus Moleonoto)

- Komisaris: Alamsyah

- Komisaris: F.G. Winarno

- Komisaris: Hans Kartikahadi

- Komisaris: A. Prijohandojo Kristanto

Dewan Direktur

- Direktur Drama: Anthoni Salim

- Direktur: Tjhie Tje Fie (Thomas Tjhie)

- Direktur: Taufik Wiraatmadja

- Direktur: Axton Salim

- Direktur: Joedianto Soejonopoetro

- Direktur: Hendra Widjaja

- Direktur: Suaimi Suriady

-Direktur: Tio Eddy Hariyanto



Non Bank

OJK: Kemajuan Teknologi Finansial Perlu didukung SDM yang Handal.

Berdasarkan data World Bank, dari jumlah 157 negara, In

Presiden Jokowi: Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kebijakan yang Akomodatif

Pengaturan yang akomodatif menjadi semakin penting, aga

Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Guru Se-Yogyakarta

Mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi d

Mandiri Inhealth Tangani 447 Kasus di Asian Games 2018

Bukti dukungan Mandiri Inhealth dalam ajang Asian Games

Portofolio

OJK Dorong Pertumbuhan Industri di Daerah Melalui Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perusahaan

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi