Governance, Risk Management & Compliance

Indonesia Gandeng Belanda Benahi Tata Kelola Peternakan

Selasa 21 Nopember 2017 3:23:0

Kementerian Pertanian (Kementan) telah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta terkait program Food Security, Poultry and Dairy Sector.

JAKARTA-Kementerian Pertanian (Kementan) telah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta terkait program Food Security, Poultry and Dairy Sector. Kerjasama yang telah dimulai sejak tahun 2014 ini berfokus upaya peningkatan ketahanan pangan di Indonesia, khususnya di bidang perunggasan dan persusuan. “Bentuk nyata dari program ini adalah upaya perbaikan di sektor perunggasan dan persusuan di skala kecil,” ujar Direktur Kesehatan Masyarakat Veteiner Kementan, Syamsul Ma'arif, dalam diskusi Lokakarya Hasil Proyek DISF Live, di Jakarta, Selasa (21/11).

Upaya perbaikan sektor perunggasan dan persusuan tersebut, menurut Syamsul, dilakukan dengan memperbaiki standar produksi serta pasokan daging ayam dan susu sapi dari para peternak, khususnya yang skala kecil. Salah satunya adalah dengan memodernisasi tata kelola kandang ayam dan juga kegiatan pemotongan ayam di Indonesia. “Melalui program ini pihak dari Belanda mengajari para peternak kita seperti apa sih membangun kandang ayam berikut tata kelola yang benar. Yang pasokan udaranya cukup, pasokan airnya cukup dan sebagainya. Dengan begitu ayam yang tinggal di situ sejahtera, tidak stress,” tutur Syamsul. Selama ini, lanjut Syamsul, salah satu kendala utama dalam bisnis peternakan ayam adalah tingginya ongkos produksi untuk kebutuhan vaksin dan obat-obatan. Dengan menjaga ayam tetap sehat, maka diyakini komponen ongkos produksi yang harus ditanggung oleh peternak dapat lebih efisien. “Selama ini peternak selalu tergantung dengan obat-obatan. Dengan sistem baru yang diajarkan dari Belanda ini, biaya produksi bisa turun 50 persen lebih. Jadi untuk harga di pasar nantinya juga bisa lebih murah,” tegas Syamsul.



Non Bank

Presiden Jokowi: Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kebijakan yang Akomodatif

Pengaturan yang akomodatif menjadi semakin penting, aga

Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Guru Se-Yogyakarta

Mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi d

Mandiri Inhealth Tangani 447 Kasus di Asian Games 2018

Bukti dukungan Mandiri Inhealth dalam ajang Asian Games

OJK Temukan 182 Fintech dan 10 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Jumlah peer to peer lendingtidak berijin yang ditemukan

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi