Governance, Risk Management & Compliance

Indonesia Perjuangkan Empat Tema Prioritas di Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018

Senin 8 Oktober 2018 12:20:0

Indonesia akan mengambil manfaat sebesar-besarnya sebagai tuan rumah kegiatan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia tahun 2018 dengan memperjuangkan empat tema prioritas di bidang keuangan.

NUSA DUA, Stabilitas -- Indonesia akan memperjuangkan empat tema prioritas di bidang keuangan dalam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia tahun 2018. Hal ini dilakukan untuk mengambil manfaat sebesar-besarnya sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam jumpa media hari ini, Selasa (08/10), di Nusa Dua, Bali. Jumpa pers dilakukan bersama dengan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Kominfo, Rudiantara.

Tema pertama adalah mengenai kebijakan ekonomi global, khususnya harmonisasi kebijakan antarnegara untuk pemulihan global dan mengatasi ketidakpastian global. Pembahasan ini diangkat agar pemulihan yang baik tak hanya dialami oleh negara maju, namun juga negara berkembang. Topik yang dibahas mencakup pula normalisasi kebijakan moneter negara maju serta ketegangan dagang antarnegara. Terdapat 25 kegiatan dalam rangkaian Pertemuan Tahunan yang membahas mengenai topik tersebut termasuk pertemuan IMF, pertemuan G20 dan G30, yang diharapkan dapat mendukung usaha pemulihan ekonomi negara berkembang, termasuk Indonesia.

Tema kedua adalah pembiayaan infrastruktur. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dari sisi infrastruktur tumbuh sangat cepat, yang mendatangkan apresiasi dari dunia internasional. Topik ini diangkat agar pembiayaan tak hanya datang dari APBN namun juga sumber lain seperti obligasi maupun penanaman modal untuk investasi infrastruktur. Terdapat 9 jadwal pertemuan yang membahas topik pembiayaan ini, termasuk yang melibatkan CEO berbagai perusahan besar.

Tema ketiga adalah ekonomi digital. Pembahasan antara lain akan berkisar kepada bagaimana ekonomi digital dapat dilakukan untuk pembiayaan UMKM serta teknologi finansial. Selain itu, akan dibahas pula mengenai bagaimana pengaruh ekonomi digital bagi bank sentral, khususnya terhadap sistem pembayaran serta keamanan digital. Rencananya, akan dilaksanakan 12 kegiatan terkait topik tersebut.

Tema keempat adalah ekonomi dan keuangan syariah. Kesempatan ini digunakan untuk menunjukkan kepada dunia internasional mengenai pencapaian dan potensi besar yang dimiiki Indonesia dalam bidang tersebut. Pertemuan tahunan kali ini pun menandai pertama kalinya tema ekonomi syariah mendapat porsi pembahasan yang cukup besar. Terdapat 5 kegiatan yang rencananya akan mencakup tema tersebut.

Selanjutnya, Gubernur Bank Indonesia menjelaskan bahwa secara umum terdapat 2 (dua) kelompok kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang AM 2018, yaitu bidang keuangan dan pembangunan. Bidang keuangan adalah kegiatan-kegiatan terkait IMF, bank-bank sentral, dan berbagai pertemuan untuk tujuan investasi, sementara bidang pembangunan lebih terkait dengan Bank Dunia. Dalam bidang keuangan, terdapat 10 pertemuan utama (main events) seperti pertemuan G20, Sidang IMF, dan sidang-sidang lainnya. Selain itu, terdapat 107 pertemuan sampingan (side events), yaitu pertemuan pelaku dunia keuangan yang terdiri atas workshop, seminar, pertemuan investor dan pertemuan lainnya terkait bank sentral dan IMF. Akan dilaksanakan pula 46 kegiatan paralel (parallel events), terkait sektor swasta, organisasi internasional dan lainnya. Jumlah tersebut masih di luar pertemuan-pertemuan bilateral yang dilakukan masing-masing rombongan.

Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia tersebut merupakan kegiatan penting di dunia, dan keberhasilan sebagai tuan rumah merupakan sebuah kebanggaan bagi Indonesia. Berbagai pembahasan yang diangkat diharapkan akan bermanfaat bagi ekonomi Indonesia saat ini dan ke depan.

Ekonom: BI Masih Akan Naikkan Suku Bunga di 2019

Thu, 13 Dec 2018 - Ekonom memprediksikan BI akan kembali menaikkan suku bunga acuan Bank Indonesia 7-day Reverse Repo Rate pada tahun 2019 menjadi 6,5 persen

Inflasi November 2018 Terkendali

Tue, 04 Dec 2018 - Inflasi inti tetap terkendali yakni sebesar 0,22 persen (mtm), tetap stabil dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 0,29 persen (mtm). Secara tahunan, inflasi inti pada November 2018 tersebut tercatat 3,03 persen (yoy).

BI Dukung Pelestarian Seni Budaya Daerah

Sat, 17 Nov 2018 - Dukungan diberikan dalam bentuk satu set gamelan slendro dan pelog untuk Akademi Seni Mangkunegaran Surakarta atau biasa dikenal dengan sebutan ASGA

BI: Ekonomi Dunia alami Perlambatan, perekonomian Indonesia Tumbuh baik

Fri, 16 Nov 2018 - Di tengah perlambatan Ekonomi dunia, Indonesia pada triwulan ketiga tahun 2018 tumbuh dengan baik yakni sebesar 5,17% year on year (yoy) yang didukung oleh permintaan domestik yang kuat.

Perlonggar Likuiditas Perbankan, BI Keluarkan Peraturan Baru

Thu, 15 Nov 2018 - BI menaikkan porsi pemenuhan GWM rata-rata (konvensional dan syariah) dari 2 persen menjadi 3 persen. Sementara untuk PLM rata-rata juga meningkat dari sebelumnya 2 persen. menjadi 4 persen .

BI 7-Day Reverse Repo Rate Bertahan di 5,75%

Thu, 25 Oct 2018 - Keputusan tersebut konsisten dengan upaya untuk menurunkan defisit transaksi berjalan ke dalam batas aman dan mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik.



Non Bank

Pelanggaran Fintech, Pertemuan OJK dan LBH Belum Ada Titik Temu

Belum ada titik temu disebebkan belum ada kesepahaman m

Industri Halal Indonesia Masih Tertinggal

Dalam mengembangkan Industri halal, tentunya tidak terl

Amartha Konsisten Gandeng UMKM Perempuan

PT Amartha Mikro Fintek terus berkomitmen menyalurkan p

Kuartal III, Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Melambat 15%

Industri asuransi jiwa pada kuartal ketiga 2018 mencata

Portofolio

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Penyelesaian Transaksi Bursa Dua Hari (T+2) Berjalan Lancar

Percepatan transaksi bursa T+2, memiliki tujuan untuk m

Dorong Milenial Investasi, SGE Gelar Festival

Berdasarkan data terbaru dari Bursa Efek Indonesia, gen

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi