Governance, Risk Management & Compliance

Ini Strategi Pencegahan Fraud Digital Banking

Jumat 3 Juni 2016 13:50:0

Potensi fraud di kuartal II-2016 relatif akan naik. Beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan fraud antara lain peningkatan transaksi di alat pembayaran menggunakan kartu.

JAKARTA, Stabilitas – Sebagian besar bisnis perbankan tidak lepas dari resiko kerugian yang disebabkan oleh praktik fraud, begitu pun dalam transaksi digital banking. Untuk itu perlu pencegahan guna melindungi nasabahnya dari kerugian, dan menjaga nama baik perusahaan itu sendiri.

Direktur Risk Management and Compliance PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Ahmad Siddik Badruddin mengatakan beberapa modus fraud yang sering terjadi di bank di antaranya adalah skimming kartu ATM dan phishing internet banking. "Kami mempunyai strategi 4 pilar retension untuk mengatasi potensi fraud. Salah satunya adalah melakukan mitigasi IT, mitigasi potensi dan melakukan audit internal sistem," ujar Siddik, dalam ‘Seminar Anti Fraud 2016’ uang digelar Majalah Stabilitas – LPPI di Jakarta, Rabu, (1/6).

Bank Mandiri sebagai perusahaan yang melakukan sebagian besar transaksinya melalui internet banking, tidak akan lepas dari resiko terjadinya fraud. Ancaman yang dapat terjadi pada layanan digital banking diantaranya adalah malware, phising, card trapping, card skimming, serta system breach insider dan outsider.

Untuk itu, lanjut Siddik, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan terhadap internal perusahaan dan eksternal perusahaan. Dia menjelaskan, pencegahan pada internal perusahaan dilakukan terhadap karyawan dan pimpinan pada umumnya, sedangkan pencegahan pada eksternal perusahaan dilakukan dengan menggunakan beberapa teknologi, edukasi, serta beberapa media dan event.

Sementara beberapa teknologi yang digunakan oleh Bank Mandiri untuk mencegah fraud yang dilakukan oleh pihak-pihak eksternal adalah pemasangan Fraudulent Device Inhibitor (FDI), sensor, jitter, CCTV, dan EPP Encrypted Pinpad (EPP) sebagai langkah pencegahan Card Skimming.

“Selain itu edukasi diberikan kepada customer melalui website, media sosial facebook dan twitter, brosur, serta melalui berbagai event.”

Potensi Fraud Masih Tinggi

Sementara Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Susy Liestiowaty, di kesempatan yang sama mengatakan, potensi fraud atau penyimpangan/manipulasi pada kuartal II-2016 relatif akan naik. Beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan fraud antara lain peningkatan transaksi di alat pembayaran menggunakan kartu. Beberapa fraud yang terjadi utamanya adalah dari aktivitas penggandaan informasi atau pencurian data yang terdapat pada pita magnetik.

Menurut dia, pada kuartal kedua, potensi kenaikan frekuensi fraud mencapai 20% year on year (yoy). Kenaikan ini disebabkan karena jumlah unit kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia sebesar 10.000 unit. "Kami masih melihat trend akan naik," ujarnya.

Secara umum, kata Susy, semakin banyak transaksi yang dilakukan oleh perbankan, maka potensi fraud akan semakin tinggi. Namun, bank secara umum sudah melakukan mitigasi risiko terkait hal ini. Seperti dengan melakukan analisa nasabah dan proses seleksi pegawai yang ketat.

Berdasarkan data kepolisian, tiga tahun terakhir, ada sebanyak 5.550 kasus skimming di dunia. Sebanyak 1.549 kasus di antaranya terjadi di Indonesia. Secara umum, faktor adanya fraud bisa disebabkan karena faktor dalam perusahaan yaitu karyawan bisa juga disebabkan dari orang luar yaitu nasabah. (Ima)

Sistem Pembayaran Tunai Dominasi Transaksi Harbolnas

Fri, 16 Dec 2016 - Jumlah transaksi tunai melalui ATM dan cash on delivery (COD) masih besar, sebab masih ada ketakutan yang besar pada masyarakat dalam penggunaan teknologi digital.



Non Bank

OJK Keluarkan Kebijakan Stimulus Lanjutan Bagi IKNB

Penyesuaian Pelaksanaan Teknis Pemasaran PAYDI Dan Kebi

Kredit Kuartal I CIMB Niaga Finance Tumbuh 52%

Kredit atau pembiayaan yang disalurkan CIMB Niaga Finan

Allianz Life Indonesia Perkenalkan Asuransi Jiwa Unit Link Terbaru

Sampai 2019 produk asuransi jiwa unitlink masih mendomi

Portofolio

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Mandiri Sekuritas Permudah Proses Pembukaan Rekening Efek

Mandiri Sekuritas mendorong masyarakat berinvestasi di

Kemenkeu Terbitkan SUN dengan Tenor 50 Tahun

SUN tersebut diterbitkan guna memenuhi kebutuhan pembia

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi