Governance, Risk Management & Compliance

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Selasa 24 Januari 2017 7:42:0

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka 67,82 persen di tahun 2016 dari sebelumnya hanya 59,74 persen di tahun 2013.

JAKARTA, Stabilitas—Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan hasil survei nasional iiterasi dan knklusi Keuangan 2016 di Jakarta, Selasa (24/1). Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka 67,82 persen di tahun 2016 dari sebelumnya hanya 59,74 persen di tahun 2013.

Tingkat inklusi tertinggi terjadi di provinsi DKI Jakarta sebesar 78,18 persen disusul oleh Provinsi Jawa Barat 38,70 persen dan DI Yogyakarya 38,55 persen, sedangkan tingkat inklusi terendah terjadi di provinsi Papua Barat sebesar 58,55 persen. Berdasarkan survei yang dilakukan OJK, kenaikan tersebut merupakan akibat dari perkembangan institusi keuangan dalam mengembangkan produk dan fitur usahanya serta didorong literasi dari berbagai aspek.

“Kita telaah, dari responden yang kita survei ternyata mereka concern terhadap fitur dan manfaat, sedangkan risiko kurang,”kata Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti S. Soetiono.

Indeks inklusi keuangan skala nasional naik dari 59,74 persen ke 67,82 persen. Sektor perbankan menduduki angka tertinggi pada inklusi keuangan mencapai 63,63 persen dari sebelumya 57,28 persen di tahun 2013. Sektor keuangan non bank diantaranya perasuransian, prosentasenya naik dari 11,81 persen mencapai 12,08 persen. Dana pensiun sebelumnya 1,53 persen, naik menjadi 4,66 persen. Lembaga pembiayaan juga mengalami kenaikan inklusi dari yang sebelumnya 6,33 persen menjadi 11,85 persen. Pergadaian mencapai 10,49 persen dari sebelumnya 5,04 persen. Pasar modal 1,25 persen di 2016 dari sebelumnya 0,11 persen di 2013.

Walaupun demikian, menaiknya indeks inklusi keuangan masih dilatarbelakangi oleh alasan yang tidak jauh berbeda dengan survei yang dilakukan sebelumnya yaitu kehidupan, pendidikan, dan tabungan. Berdasarkan profil responden yang beragam, justru alasan-alasan tersebut dilontarkan oleh sebagian responden dengan tingkat pendidikan tinggi.

“Tujuan masyarakat mengakses kegiatan di institusi keuangan masih cukup sederhana. Misalnya untuk bertahan hidup, pendidikan anak, dan tabungan, anehnya ini juga terjadi pada responden kalangan menengah keatas dan tingkat pendidikan tinggi,”terang Tituk.

Survei yang dilakukan OJK pada 2016 tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan pada tahun 2013 baik dari segi konsep maupun profil responden. Adapun responden yang disurvei berasal dari profil yang berbeda-beda diantaranya bersdasarkan gender, strata wilayah, pendidikan, pengeluaran, pekerjaan, dan usia.

OJK Batalkan Pendaftaran Auditor dan Kantor Akuntan Publik PT SNP

Mon, 01 Oct 2018 - "Pengenaan sanksi terhadap AP dan KAP dimaksud hanya berlaku di sektor Perbankan, Pasar Modal dan IKNB..."

OJK: Hingga September Stabiltias Sektor Keuangan Terjaga

Thu, 27 Sep 2018 - OJK mencatat beberapa faktor risiko yang menjadi perhatian di antaranya adalah perkembangan suku bunga dan likuiditas global, gejolak di pasar keuangan emerging markets, dan tensi perang dagang.

OJK Temukan 182 Fintech dan 10 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Wed, 12 Sep 2018 - Jumlah peer to peer lendingtidak berijin yang ditemukan Satgas Waspada Investasi menjadi 407 entitas, setelah pada temuan sebelumnya Satgas menemukan 227 entitas peer to peer lendingyang beroperasi tanpa izin OJK.

OJK Beri Perlakukan Khusus Rekstrukturisasi Kredit Korban Bencana Lombok

Fri, 24 Aug 2018 - Berdasarkan kunjungan Ketua Dewan Komisioner OJK dan perwakilan industri jasa keuangan pada 13 Agustus 2018 ke Desa Bentek dan Desa Rempek di Kabupaten Lombok Utara, dan data yang dikumpulkan sampai dengan 21 Agustus 2018, terdapat 39.341 debitur perbank

OJK Ungkap Kasus Tindak Pidana Perbankan Di BPR MAMS Bekasi

Wed, 22 Aug 2018 - Modus operandi yang dilakukan H sebagai Komisaris PT. BPR MAMS adalah dengan pencatatan palsu dalam pembukuan maupun dalam dokumen kegiatan usaha, laporan transaksi atau rekening PT. BPR Multi Artha Mas Sejahtera Bekasi.

Bhinneka Life Kenalkan Asuransi pada Petani Tasikmalaya

Wed, 08 Aug 2018 - "Dalam tiga tahun ke depan, kita akan memberikan edukasi perencanaan keuangan di bidang asuransi kepada para petani anggota BUMDes seluruh Indonesia. Salah satunya adalah Edukasi Perencanaan Keuangan di bidang Asuransi bagi para Petani Tasikmalaya..."


Non Bank

Presiden Jokowi: Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kebijakan yang Akomodatif

Pengaturan yang akomodatif menjadi semakin penting, aga

Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Guru Se-Yogyakarta

Mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi d

Mandiri Inhealth Tangani 447 Kasus di Asian Games 2018

Bukti dukungan Mandiri Inhealth dalam ajang Asian Games

OJK Temukan 182 Fintech dan 10 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Jumlah peer to peer lendingtidak berijin yang ditemukan

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi